Halo brother and sister, ada kabar super inspiratif dari dunia pendidikan di Jawa Timur nih! Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada sebanyak 105 siswa asal Papua peserta Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) di Jatim.
Mereka berhasil lolos seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) tahun 2025! Ini adalah bukti nyata bahwa kesempatan dan dukungan bisa membuka pintu masa depan yang cerah.
“Kami bersyukur atas prestasi ini karena ada proses panjang, pembinaan yang intensif, pendampingan yang tak kenal lelah, serta penguatan dari guru dan kepala sekolah di sekolah-sekolah yang ditunjuk membina mereka,” ujar Khofifah saat acara serah terima siswa ADEM Papua di Kota Malang, Sabtu, 12 Juli 2025.
Dalam proses tersebut, menunjukkan kegiatan yang sangat kolaborasi apik diantara berbagai pihak untuk kemajuan pendidikan di daerah tersebut.
Angka 105 ini sangat membanggakan, lho! Dari total 206 siswa ADEM alumni tahun 2024–2025, lebih dari separuhnya berhasil diterima di PTN melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) 2025.
Gubernur Khofifah menilai capaian tersebut menjadi bukti nyata dampak positif program ADEM terhadap peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Papua. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kemajuan bangsa.
“Para siswa ADEM adalah siswa luar biasa, mereka punya potensi dan semangat yang hebat. Tetap semangat belajar dan lanjutkan mimpi setinggi langit, seperti kakak-kakak kalian yang kini sudah kuliah di universitas-universitas terbaik di Indonesia,” ucapnya, memberikan motivasi dan role model bagi adik-adik mereka.
Tahun ini, antusiasme program ADEM makin tinggi! Terdapat 145 siswa ADEM baru dari enam provinsi di Papua yang akan melanjutkan pendidikan di 36 SMA/SMK tersebar di Jawa Timur. Rinciannya cukup merata: Sentani (17 siswa), Sorong (25), Manokwari (13), Merauke (13), Nabire (19), Timika (11), dan Wamena (40). Jumlah ini menunjukkan komitmen pemerataan pendidikan yang serius.
Khofifah mengingatkan bahwa pendidikan adalah kunci utama keberhasilan. Ia mencontohkan tokoh-tokoh Papua yang sukses berkat pendidikan, seperti Natalius Pigai, Ribka Haluk, dan Yohana Yembise. Mereka adalah bukti nyata bahwa dengan pendidikan, segala impian bisa diraih.
“Saya adalah mamak kalian selama belajar di Jawa Timur. Jangan sungkan untuk bertanya dan meminta bantuan. Gantungkan cita-citamu setinggi langit, dan teruslah berjuang untuk meraihnya,” pesannya dengan hangat kepada para siswa, menunjukkan kedekatan emosional sebagai “mamak” bagi mereka.
Komitmen Pemerintah & Pembinaan Karakter Kebangsaan!
Subkoordinator Beasiswa Puslapdik Kemendikdasmen, Erwin Sahala Pangaloan, menegaskan bahwa serah terima siswa ADEM ini adalah komitmen nyata pemerintah untuk mempercepat pemerataan pendidikan di seluruh pelosok negeri. Program ini bukan sekadar formalitas, tapi sebuah upaya strategis.
“Manfaatkan kesempatan ini dengan baik. Serap ilmu dan pengalaman sebanyak-banyaknya dari lingkungan belajar yang baru. Ingat, pendidikan adalah kunci masa depan yang akan membuka banyak pintu kesuksesan,” ujarnya, memberikan nasihat berharga kepada para siswa.
Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, menambahkan bahwa program ini menjadi bentuk pemerataan pendidikan yang efektif, penguatan karakter kebangsaan, dan akulturasi budaya yang indah antara Papua dan Jawa. Ini adalah jembatan budaya yang mempererat persatuan.
Sebelum acara serah terima resmi, para siswa ADEM ini juga mengikuti pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan yang intensif di Rindam Brawijaya Malang sejak 7 hingga 12 Juli 2025.
Pembinaan ini penting untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme dan kedisiplinan. Proses serah terima siswa ke sekolah tujuan berlangsung pada 11–12 Juli.
“Alhamdulillah, 105 siswa ADEM lolos SNBP dan SNBT 2025. Ini adalah capaian yang luar biasa dan patut kita syukuri. Kita harus terus menjaga semangat ini agar program ADEM dapat menjadi gerbang masa depan yang cerah bagi anak-anak Papua,” kata Aries, penuh optimisme.
Pada acara yang penuh haru dan semangat tersebut, Gubernur Khofifah juga mengajak seluruh siswa menyanyikan Lagu Tanah Papua dan Lagu Bendera sambil mengibarkan Bendera Merah Putih dengan bangga, menyambut Hari Kemerdekaan RI yang sebentar lagi tiba. Suasana makin meriah dan penuh nasionalisme.
Sebagai bentuk apresiasi tambahan, Gubernur juga memberikan penghargaan khusus bagi siswa berprestasi, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik. Ini adalah bentuk pengakuan atas kerja keras dan talenta mereka.
Program ADEM ini adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dapat menghasilkan dampak positif yang signifikan dalam memajukan pendidikan dan mempersiapkan generasi muda dari seluruh pelosok Indonesia untuk meraih masa depan yang gemilang.