By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Ratusan Pelajar SMP Pasuruan Unjuk Gigi di Lomba Olahraga Tradisional!
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Ratusan Pelajar SMP Pasuruan Unjuk Gigi di Lomba Olahraga Tradisional!

Olahraga

Ratusan Pelajar SMP Pasuruan Unjuk Gigi di Lomba Olahraga Tradisional!

Adrian
By
Adrian
9 months ago
Share
4 Min Read
Pelajar SMP Pasuruan Unjuk Gigi di Lomba Olahraga Tradisional!
Pelajar SMP Pasuruan Unjuk Gigi di Lomba Olahraga Tradisional!
SHARE

Halo Inversi! Kota Pasuruan kembali diramaikan dengan semangat kompetisi olahraga, kali ini lewat ajang Lomba Olahraga Masyarakat yang berlangsung di Lapangan Krampyangan.

Contents
400 Peserta Tunjukkan Skill di Tiga Cabang Olahraga TradisionalOlahraga Jadi Ruang KebersamaanAjang Lestarikan Budaya, Cetak Generasi Berprestasi

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Pasuruan, M. Nawawi atau akrab disapa Mas Nawawi, dan sukses menghadirkan energi positif dari ratusan pelajar SMP se-Kota Pasuruan.

400 Peserta Tunjukkan Skill di Tiga Cabang Olahraga Tradisional

Sekitar 400 peserta dari berbagai SMP ikut ambil bagian dalam lomba ini. Uniknya, cabang olahraga yang dipertandingkan bukan olahraga modern, melainkan permainan tradisional khas nusantara yang sarat makna kebersamaan. Ada egrand, hadang, hingga dagongan alias tarik tambang bambu yang jadi sorotan utama.

Buat banyak pelajar, ini bukan sekadar lomba, tapi juga nostalgia dengan permainan yang biasanya dimainkan di lapangan kampung. Bedanya, kali ini suasananya lebih megah dengan sorakan penonton dan dukungan sekolah masing-masing.

Dalam sambutannya, Mas Nawawi menegaskan bahwa ajang ini bukan hanya hiburan, melainkan wadah nyata untuk menyalurkan minat dan bakat para siswa.

“Ini kesempatan emas bagi kalian untuk menyalurkan bakat di bidang olahraga. Harapannya, dari sini akan lahir prestasi-prestasi ke depan,” ujar Mas Nawawi dengan penuh semangat.

Menurutnya, olahraga tradisional tidak kalah penting dibanding olahraga populer lainnya. Selain melatih fisik, olahraga ini juga melatih strategi, kerja sama, hingga sportivitas yang jadi nilai penting dalam kehidupan sehari-hari.

Olahraga Jadi Ruang Kebersamaan

Mas Nawawi juga menekankan, olahraga bukan hanya soal kemenangan, tapi tentang membangun komunikasi dan solidaritas. “Dengan olahraga, kita bisa memperkuat komunitas dan komunikasi antar siswa. Semoga kegiatan ini membuat Kota Pasuruan semakin aman, rukun, dan nyaman untuk kita semua,” tambahnya.

Pernyataan ini sejalan dengan tujuan besar kegiatan, yaitu menjadikan olahraga tradisional sebagai sarana untuk mempererat persaudaraan antar pelajar di tengah era modern yang serba digital.

Baca Juga :

Fakta-Fakta Han So Hee Ngaku Pacaran dengan Ryu Jun-yeol, Ini Poin Klarifikasinya
Menteri Ekonomi Kreatif Dorong Generasi Muda Hadapi Tantangan Digital dengan Pelatihan dan Kolaborasi

Suasana di Lapangan Krampyangan hari itu benar-benar meriah. Para peserta tampil dengan wajah serius, penuh strategi, tapi tetap diselingi canda tawa khas anak muda. Terlihat beberapa tim kompak dengan yel-yel unik, sementara yang lain saling menyemangati di pinggir lapangan.

Salah satu peserta, Andi, siswa kelas 8, mengaku senang bisa ikut lomba. “Biasanya main hadang cuma di rumah sama teman-teman, sekarang bisa ikut lomba resmi. Seru banget, apalagi bisa ketemu banyak teman dari sekolah lain,” katanya.

Ajang Lestarikan Budaya, Cetak Generasi Berprestasi

Lebih dari sekadar lomba, kegiatan ini juga jadi bukti bahwa pemerintah daerah serius melestarikan budaya tradisional. Permainan seperti hadang dan dagongan punya nilai sejarah panjang yang perlu dikenalkan lagi ke generasi muda agar tidak hilang ditelan zaman.

Dengan melibatkan pelajar, Pemkot Pasuruan ingin menunjukkan bahwa olahraga tradisional tetap relevan, bahkan bisa jadi media pembentukan karakter dan pencetak prestasi.

Di akhir acara pembukaan, Mas Nawawi berpesan agar para pelajar menjadikan ajang ini sebagai pengalaman berharga. “Ingat, kemenangan sejati bukan hanya soal juara, tapi bagaimana kalian berproses, belajar sportif, dan membangun mental juara,” pungkasnya.

Lomba olahraga tradisional ini diharapkan bisa terus berlanjut setiap tahun, bahkan bisa diperluas ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan begitu, semangat sportivitas, kebersamaan, dan kecintaan terhadap budaya lokal bisa terus tumbuh di kalangan generasi muda.

You Might Also Like

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
Waspada Stroke Iskemik! Intervensi Vaskular Jadi Solusi Minim Sayatan untuk Kurangi Risiko
Asian Boxing U19 dan U23 2026: Enam Petinju Indonesia Hadapi Laga Penentuan
Muchova vs Noskova, Final Impian Ceko Tersaji di Wimbledon 2026
TAGGED:LombaLomba Olahraga TradisionalPelajarRatusan PelajarSMP Pasuruan
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Pemdes Aik Ketekok Dukung Pendidikan! Pemdes Aik Ketekok Dukung Pendidikan! Bantuan Sekolah Buat Generasi Berprestasi
Next Article POPDA Karate Kebumen 2025! POPDA Karate Kebumen 2025! Ajang Lahirnya Bibit-Bibit Atlet Tangguh
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Olahraga

Djokovic vs Sinner, Duel Generasi Berebut Tiket Final Wimbledon 2026

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
Olahraga

Erick Thohir Resmikan Festival Grassroots Piala Presiden 2026, Dorong Pembinaan Sepak Bola dari Usia Dini

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index