By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Revitalisasi Sekolah di Banjarnegara Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Siswa
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Revitalisasi Sekolah di Banjarnegara Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Siswa

Pendidikan

Revitalisasi Sekolah di Banjarnegara Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Siswa

Adrian
By
Adrian
5 months ago
Share
5 Min Read
Foto : Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti meresmikan hasil revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Banjarnegara, Senin (26/1), ditandai dengan simbolisasi peresmian di hadapan jajaran pemerintah daerah dan insan pendidikan di SMP Muhammadiyah Pingit (Sumber : www.netralnews.com)
Foto : Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti meresmikan hasil revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Banjarnegara, Senin (26/1), ditandai dengan simbolisasi peresmian di hadapan jajaran pemerintah daerah dan insan pendidikan di SMP Muhammadiyah Pingit (Sumber : www.netralnews.com)
SHARE

Inversi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meresmikan hasil revitalisasi 28 satuan pendidikan di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Senin (26/1/2026).

Program revitalisasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi peserta didik.

Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pembangunan dan perbaikan fasilitas pendidikan merupakan bagian penting dari upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu pembelajaran secara nasional. Menurutnya, sarana dan prasarana yang memadai akan mendukung proses belajar-mengajar yang lebih efektif serta menjamin keselamatan warga sekolah.

“Semoga hasil revitalisasi ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya agar pembelajaran semakin berkualitas dan anak-anak sekolah dapat belajar dengan aman dan nyaman,” ujar Abdul Mu’ti di hadapan para pendidik, peserta didik, dan pemangku kepentingan pendidikan di Banjarnegara.

Pada tahun anggaran 2025, Kabupaten Banjarnegara menerima program revitalisasi untuk 28 satuan pendidikan yang tersebar di berbagai jenjang. Revitalisasi tersebut meliputi tiga satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), empat Sekolah Dasar (SD), 13 Sekolah Menengah Pertama (SMP), dua Sekolah Menengah Atas (SMA), lima Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), serta satu Sekolah Luar Biasa (SLB). Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp29.198.404.606.

Abdul Mu’ti memastikan bahwa seluruh pekerjaan revitalisasi di Banjarnegara telah diselesaikan sesuai dengan perencanaan dan standar yang ditetapkan. “Alhamdulillah, semuanya sudah selesai 100 persen,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pengawasan ketat dilakukan untuk memastikan kualitas bangunan dan ketepatan penggunaan anggaran.

Lebih lanjut, Abdul Mu’ti mengungkapkan bahwa program revitalisasi satuan pendidikan akan kembali dilanjutkan pada tahun 2026. Pemerintah pusat, melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), telah menyiapkan dana sebesar Rp14 triliun untuk merevitalisasi sekitar 11.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Selain itu, Presiden Republik Indonesia juga telah menyampaikan rencana penambahan kuota revitalisasi bagi sekitar 60.000 satuan pendidikan yang saat ini masih dalam tahap pengusulan anggaran. “Jika digabungkan, totalnya menjadi sekitar 71.000 satuan pendidikan pada tahun 2026. Mudah-mudahan Kabupaten Banjarnegara dapat kembali memperoleh tambahan program revitalisasi,” kata Abdul Mu’ti.

Salah satu sekolah penerima program revitalisasi adalah SMP Muhammadiyah Pingit, termasuk SMP Muhammadiyah Rakit. Sekolah tersebut dinilai telah memenuhi berbagai aspek pendukung, seperti jumlah peserta didik yang stabil, ketersediaan lahan, serta komitmen pengelola dalam mengembangkan mutu pendidikan.

Baca Juga :

Orang Tua, Game Online, dan Ledakan SMAN 72: Siapa Sebenarnya yang Harus Bertanggung Jawab?
Sosok dan Profil AKBP Achiruddin Hasibuan, Perwira Polisi yang Diduga Biarkan Sang Anak Aniaya Mahasiswa

Dana bantuan revitalisasi di sekolah ini akan dioptimalkan untuk pembangunan konstruksi gedung lantai tiga guna menunjang kebutuhan ruang belajar dan kegiatan pendidikan lainnya. Kepala SMP Muhammadiyah Rakit, Slamet Hidayat, S.Pd, dalam testimoninya menyampaikan bahwa sekolah yang dipimpinnya telah berdiri sejak tahun 1985.

Pada awal berdiri, jumlah siswa hanya sekitar 85 orang. Namun, perubahan signifikan terjadi sejak tahun 2019, setelah sekolah menerapkan konsep Modern Boarding School (MBS) Al Madina.

“Dalam enam tahun terakhir, jumlah siswa meningkat menjadi sekitar 330 anak. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang kami selenggarakan,” ungkap Slamet. Ia menilai revitalisasi sarana dan prasarana sekolah akan semakin memperkuat daya dukung pembelajaran dan kenyamanan siswa.

Selain itu, Slamet menjelaskan bahwa Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pingit juga memiliki visi jangka panjang dalam pengembangan pendidikan.

Salah satu rencana strategis yang tengah disiapkan adalah pendirian SMA Al Madina Muhammadiyah Banjarnegara sebagai kelanjutan pendidikan bagi para lulusan SMP Muhammadiyah Rakit.

“PCM Pingit memandang perlu mencanangkan SMA Al Madina Muhammadiyah. Untuk sementara, siswa-siswa kami dititipkan di SMA Muhammadiyah Banjarnegara,” tuturnya. Slamet juga menyampaikan kebanggaannya atas kehadiran Abdul Mu’ti yang selain menjabat sebagai Mendikdasmen, juga merupakan tokoh Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Selain meresmikan hasil revitalisasi sekolah, Abdul Mu’ti juga memimpin upacara bendera di SMP Negeri 2 Wanadadi. Kegiatan tersebut menjadi momen penting karena sekaligus menandai peluncuran perdana pembacaan Ikrar Pelajar Indonesia.

Dengan pelaksanaan ini, Banjarnegara tercatat sebagai kabupaten pertama di Indonesia yang mengimplementasikan pembacaan ikrar tersebut dalam upacara bendera hari Senin.

“Di Kabupaten Banjarnegara inilah kita pertama kali melaksanakan surat edaran Mendikdasmen tentang Ikrar Pelajar Indonesia dalam upacara bendera,” jelas Abdul Mu’ti.

Ikrar Pelajar Indonesia memuat pesan-pesan penting untuk menumbuhkan semangat belajar, menghormati orang tua dan guru, mencintai tanah air, serta memperkuat kerukunan antar pelajar. Abdul Mu’ti menegaskan bahwa ikrar tersebut diharapkan menjadi bagian dari budaya sekolah yang positif, berkelanjutan, dan mampu membentuk karakter peserta didik sejak dini.

You Might Also Like

UI Kembali Jadi Kampus Terbaik Indonesia, Bertahan di 200 Besar Dunia Versi QS WUR 2027
Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa yang Tawuran
Disdik Jabar Ingatkan Peserta SPMB Tahap 1 untuk Daftar Ulang, Tahap 2 Segera Dibuka
Lebih dari 1.000 Pelajar di Jakarta Barat Terima Beasiswa PIP, Dukung Pendidikan Generasi Masa Depan
Unhas Tembus Peringkat 861 Dunia, Melonjak 111 Posisi di QS World University Rankings 2027
TAGGED:BanjarnegaraPembelajaranSekolahsiswaTingkatakan Kualitas
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article LSF Dorong Film Semua Usia di Momentum Ramadhan dan Lebaran
Next Article Foto : Bupati Malang, HM Sanusi (Sumber : times.co.id) Bupati Malang Dorong Siswa Capai Nilai Rata-Rata 9 demi Daya Saing Pendidikan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Rusia Buka Kesempatan Kuliah Gratis untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Syaratnya

7 days ago
Foto : Program Makan Bergizi Gratis (MBG) (Sumber : www.bgn.go.id)
MBG

Fokus pada Ibu Hamil dan Balita, BGN Pangkas 8 Juta Penerima Makan Bergizi Gratis

1 week ago
Pendidikan

Tak Kebagian Sekolah Negeri? Pemprov Jabar Siapkan Bantuan untuk Masuk Swasta

1 week ago
PendidikanTerkini

Putra Timur Dijegal? Bahlil Pertanyakan Keadilan di Kampus UI

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index