Halo sahabat Inversi! Terjadi suasana meriah di Gedung Nasional Kota Sibolga pada Senin (6/10/2025) dan banyak pelajar yang berkumpul di tempat tersebut.
Ratusan pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga SMA se-Kota Sibolga berkumpul untuk mengikuti Kejuaraan Karate Antar Pelajar Piala Wali Kota Sibolga sekaligus menyaksikan Pengukuhan Pengurus Shokaido Kota Sibolga Periode 2025–2029.
Dibuka Langsung Mewakili Wali Kota
Acara ini dibuka secara resmi oleh Drs. Rudolf S. Butar-butar, M.Pd., Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, yang hadir mewakili Wali Kota Sibolga.
Dalam sambutannya, Wali Kota berpesan agar Shokaido Sibolga bisa jadi wadah pembinaan atlet yang solid serta mampu melahirkan generasi berprestasi.
Menurut Ketua Panitia, Amir Mahmud Hasibuan, ajang ini bukan hanya soal pertandingan, tapi juga bagian dari program kerja Shokaido untuk mengukur kemampuan penyelenggaraan event besar.
Sementara itu, Ketua Shokaido Sibolga, Zulhamsyah Panjaitan, berharap kegiatan ini bisa jadi sarana positif bagi pelajar, sekaligus menjauhkan mereka dari hal-hal negatif seperti kenakalan remaja.
Dihadiri Tokoh Penting
Acara ini semakin meriah dengan hadirnya berbagai pejabat dan tokoh daerah, mulai dari Kasatpol PP H. Dedy Rachmad Saleh Lubis, Kadis Parpora Ahmad Fajrin Telambanua, Ketua KONI Sibolga, Forkopimda, OPD, hingga para camat. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap dunia olahraga, khususnya karate.
Selain kejuaraan, acara ini juga jadi momen penting bagi Shokaido Sibolga dengan dilantiknya pengurus baru periode 2025–2029. Proses pengukuhan ditandai dengan pembacaan SK Pengurus Shokaido Provinsi Sumatera Utara serta penyerahan Bendera Pataka Shokaido.
Pesan Sportivitas untuk Generasi Muda
Dalam kesempatan ini, Wali Kota melalui Staf Ahlinya juga mengingatkan para atlet untuk selalu menjunjung tinggi nilai sportivitas. “Menang itu penting, tapi sportif lebih utama. Jadilah atlet yang membanggakan tidak hanya karena prestasi, tapi juga karena sikap,” pesannya.
Ketua Shokaido, Zulhamsyah Panjaitan, menutup dengan harapan agar para pelajar bisa menyalurkan energi positif lewat karate, membangun disiplin, dan menjadi generasi muda yang tangguh.