By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Sarankan WFH Atasi Kualitas Udara, KPAI: Anak-anak Tidak Sekuat Orang Dewasa
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Sarankan WFH Atasi Kualitas Udara, KPAI: Anak-anak Tidak Sekuat Orang Dewasa

Terkini

Sarankan WFH Atasi Kualitas Udara, KPAI: Anak-anak Tidak Sekuat Orang Dewasa

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Kualitas udara Jakarta yang semakin memburuk setiap harinya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengambil langkah untuk menjaga anak-anak dari kualitas udara yang tidak sehat.

Contents
Disarankan WFHSekolah Gunakan Kurikulum MerdekaAnak Aktif Jadi Pengurang Dampak Polusi Udara Ekstrim

Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra menegaskan bahwa anak-anak tidak sekuat orang dewasa. Jadi apabila mereka mengalami sakit, tidak mudah mendeskripsikan atau menjelaskan.

Karena kadang kebutuhan mainya mengalahkan apa yang dirasakan. Padahal mereka membutuhkan di selamatkan dari polusi udara yang ekstrim dan suhu tinggi di Ibu Kota.

“Anak anak tidak sekuat orang dewasa. Bila mereka mengalami sakit, tak mudah mendeskripsikan atau menjelaskan. Kebutuhan bermainnya, kadang mengalahkan apa yang di rasanya. Padahal mereka butuh di selamatkan dalam polusi udara ekstrim dan suhu tinggi di Jakarta,” kata Jasra Putra.

Disarankan WFH

Oleh karena itu, lanjut Jasra Putra, seruan Work From Home (WFH) oleh orang dewasa sangat baik, begitu juga anak anak. Hal itu dilakukan sambil menunggu udara normal kembali.

Jasra menjelaskan baha kesehatan anak sangat penting untuk diupayakan sejak dini. Sebagaimana tertuang dalam UU Kesehatan yang baru agar anak sehat sejak dalam kandungan.

“Hak kesehatan anak penting diupayakan sejak dini, sebagaimana cita cita Undang Undang Kesehatan yang baru agar anak anak memiliki modal kesehatan yang tinggi sejak dalam kandungan,” lanjut Jasra.

Sekolah Gunakan Kurikulum Merdeka

Ia juga menyarankan soal WFH karena Indoensia sudah mempunyai pengalam WFH. Bahkan sekolah juga sudah menggunakan Kurikulum Merdeka.

“Saya kira Indonesia sudah punya pengalaman WFH. Sekolah pun sudah menggunakan Kurikulum Merdeka Belajar yang mengatur sekolah bisa di sekolah dan luar sekolah. Sehingga lebih baik mencegah daripada mengobati,” tambah Jasra Putra.

Baca Juga :

Fakta-Fakta 5 Keputusan Wasit Shaun Evans di Piala Asia U-23, Jeli dan Tak Pandang Bulu
Harus Waspada! Ini 6 Penyakit yang Disebabkan oleh Sampah

Anak Aktif Jadi Pengurang Dampak Polusi Udara Ekstrim

Oleh karena itu, pihak KPAI pun berharap agar anak-anak diajak aktif menjadi pengurang dampak polusi udara ekstrim. Sehingga masing-masing sekolah punya peran mengurangi dampak bencana.

“Kita berharap anak anak juga diajak aktif menjadi pengurang dampak polusi udara ekstrim ini. Saya kira kondisinya sekarang suhu tinggi dan polusi udara. Sehingga masing masing sekolah punya peran mengurangi dampak bencana, ikut aktif menyelamatkan anak anak dan lingkungan,” ungkapnya.

Dengan begitu, manusia akan ramah terhadap lingkungan dan kelestariannya untuk mewarisi masa depan yang lebih baik.

“Sehingga manusia juga ramah terhadap lingkungan dan kelestariannya, untuk mewarisi masa depan yang lebih baik, lingkungan yang lebih ramah untuk anak anak kita,” katanya.

Menurutnya, upaya untuk mengurangi asap polusi udara yang perlu dilakukan yaitu menurunkan angka prevalensi perokok anak.

“Saya kira segala upaya mengurangi asap polusi udara yang membahayakan ini, perlu di lakukan, termasuk menurunkan angka prevalensi perokok anak. Agar benar-benar anak terbebas dari polusi udara sekitar,” pungkasnya.

You Might Also Like

Ronaldo Bangkit! Portugal Dapat Sinyal Kuat Menuju Gelar Dunia
Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Jokowi Minta Jajaran Menteri Susun Langkah Konkret Perbaiki Kualitas Udara Jakarta
Next Article Biodata dan Profil Lengkap Azizah Salsha, Seleb TikTok Diduga Segera Menikah dengan Pratama Arhan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur

22 hours ago
Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

22 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

24 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index