Inversi Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan dasar di Kabupaten Jombang. Dua siswa kelas 1 Sekolah Dasar Aisyiyah Brilliant Academy (SD ABA) Jombang berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an Juz 30 di usia yang masih sangat dini.
Mereka adalah Ibrohim Abdurrohman Elfatih dan Shareefa Dzakira Alwiyah, yang menunjukkan capaian luar biasa dalam bidang keagamaan, akademik, dan pengembangan karakter.
Keberhasilan dua siswa ini menjadi bukti bahwa pendidikan Al-Qur’an yang ditanamkan sejak dini mampu membentuk karakter disiplin, menumbuhkan semangat belajar, serta menanamkan kecintaan mendalam terhadap nilai-nilai keislaman.
SD ABA Jombang melalui Program Tahfizh Al-Qur’an secara konsisten mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan pendidikan spiritual sebagai fondasi utama pembentukan kepribadian peserta didik.
Program Tahfizh yang diterapkan di SD ABA Jombang dirancang secara terstruktur, bertahap, dan menyenangkan. Metode pembelajaran disesuaikan dengan usia anak, sehingga proses menghafal tidak menjadi beban, melainkan aktivitas yang membangkitkan motivasi dan rasa cinta terhadap Al-Qur’an.
Para siswa dibimbing untuk menghafal secara rutin melalui setoran hafalan harian serta kegiatan murajaah atau pengulangan hafalan agar ayat-ayat yang telah dihafal tetap terjaga dengan baik. Ibrohim dan Dzakira dikenal sebagai siswa yang memiliki ketekunan tinggi dan konsistensi dalam mengikuti setiap tahapan pembelajaran tahfizh.
Setiap hari, keduanya menunjukkan antusiasme saat menyetorkan hafalan kepada guru pembimbing. Kebiasaan ini tidak hanya memperkuat hafalan, tetapi juga melatih kedisiplinan, kesabaran, serta tanggung jawab sejak usia dini.
Selain unggul dalam bidang keagamaan, kedua siswa tersebut juga menunjukkan prestasi akademik yang sangat baik. Di dalam kelas, Ibrohim dan Dzakira dikenal aktif mengikuti proses pembelajaran, cepat memahami materi pelajaran, serta disiplin dalam mengerjakan tugas-tugas sekolah.
Hal ini membuktikan bahwa pembelajaran Al-Qur’an tidak menghambat perkembangan akademik, melainkan justru mendukung tumbuhnya sikap belajar yang positif dan terarah.
Prestasi Ibrohim semakin lengkap dengan keberhasilannya di bidang olahraga bela diri Tapak Suci. Pada pekan lalu, ia berhasil meraih Juara 1 kategori Under Usia Dini 1 dalam ajang Jombang Pencak Silat Championship II 2026 Piala Bupati Jombang yang diselenggarakan pada Jumat hingga Ahad, 16–18 Januari 2026.
Capaian tersebut menunjukkan kemampuannya dalam menyeimbangkan kegiatan akademik, keagamaan, dan olahraga secara optimal. Keberhasilan di berbagai bidang ini tidak lepas dari dukungan lingkungan sekolah, keluarga, serta pendampingan guru yang berperan aktif dalam mengarahkan potensi peserta didik.
Pendidikan holistik yang diterapkan SD ABA Jombang menekankan keseimbangan antara kecerdasan intelektual, spiritual, dan fisik, sehingga siswa dapat berkembang secara menyeluruh.
Saat ditemui, Ibrohim mengungkapkan rasa bahagianya dapat menghafal Al-Qur’an sejak usia dini. Ia juga mengaku senang mengikuti latihan Tapak Suci dan bercita-cita untuk terus belajar serta meraih prestasi di berbagai bidang. “Saya senang menghafal Al-Qur’an dan berlatih Tapak Suci. Saya ingin terus belajar dan berprestasi,” ujarnya dengan penuh semangat.
Sementara itu, Dzakira juga menyampaikan perasaannya dengan polos dan antusias. Ia mengaku bahagia dapat menyelesaikan hafalan Juz 30 dan bertekad untuk belajar lebih rajin ke depannya. “Aku senang menghafal Juz 30. Aku ingin belajar lebih rajin lagi,” ungkapnya.
Prestasi yang diraih oleh Ibrohim dan Dzakira diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh siswa SD ABA Jombang maupun peserta didik lainnya untuk terus semangat dalam belajar, mencintai Al-Qur’an, serta mengembangkan potensi diri sejak usia dini. Capaian ini juga menunjukkan bahwa dengan bimbingan yang tepat, anak-anak mampu mencapai prestasi luar biasa meskipun masih berada pada jenjang pendidikan dasar.
SD Aisyiyah Brilliant Academy Jombang terus berkomitmen mendampingi peserta didik agar tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, sehat, serta berprestasi. Melalui pendidikan yang berlandaskan nilai keislaman dan pendekatan pembelajaran yang ramah anak, sekolah ini berupaya mencetak generasi Qur’ani yang siap menghadapi tantangan masa depan.