Halo Inversi! Kota Batu kembali jadi pusat perhatian dunia olahraga pelajar lewat gelaran Turnamen Bola Basket Kapolres Cup 2025. Event ini diadakan oleh Polres Batu berkolaborasi dengan Perbasi Kota Batu, KONI Kota Batu, dan Dinas Pendidikan Kota Batu.
Bertempat di GOR Gajahmada, turnamen ini resmi dibuka dan langsung disambut dengan antusias luar biasa dari pelajar se-Kota Batu.
Yang bikin spesial, ajang ini digelar bertepatan dengan HUT ke-24 Kota Batu, sehingga nuansanya bukan hanya kompetitif, tapi juga penuh semangat perayaan.
Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, melalui Kasat Narkoba, Iptu Bobby Abadi Rustam, menegaskan bahwa olahraga bisa jadi salah satu senjata ampuh untuk menjauhkan generasi muda dari bahaya narkoba.
“Kami ingin pelajar Kota Batu tetap semangat berolahraga dan terhindar dari narkoba. Kapolres Cup ini menjadi wadah positif sekaligus pembinaan,” jelas Iptu Bobby.
Olahraga Jadi “Vaksin” Anti Narkoba
Turnamen ini tidak hanya soal siapa yang keluar sebagai juara, tetapi juga membawa pesan moral yang kuat: anak muda bisa keren tanpa narkoba. Melalui olahraga, energi pelajar disalurkan ke arah yang lebih positif, kompetitif, dan membangun solidaritas.
Hal ini juga disorot oleh Grace Evi Ekawati, Ketua Perbasi Jawa Timur. Menurutnya, Polres Batu patut diacungi jempol karena berani memadukan olahraga dengan misi edukasi sosial.
“Turnamen seperti ini keren banget. Selain membina prestasi, event ini juga mengedukasi anak-anak untuk menjauhi narkoba. Harapannya Kapolres Cup bisa jadi agenda tahunan dengan piala bergilir,” ujarnya penuh optimisme.
Selain membawa misi sosial, Kapolres Cup juga jadi panggung pembuktian bakat pelajar di Kota Batu. Total ada 23 tim basket putra dan 11 tim basket putri dari berbagai SMA, SMK, MAN, hingga MA yang siap unjuk gigi.
Tidak berhenti di basket, turnamen ini juga melibatkan 16 tim futsal pelajar tingkat SMA/SMK/MA, plus cabang voli yang ikut meramaikan atmosfer kompetisi.
Menurut M. Chori, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, ajang ini bisa jadi “pintu masuk” bagi siswa berbakat agar bisa difasilitasi dan dikembangkan lebih jauh.
“Di sekolah banyak bakat olahraga yang butuh wadah. Turnamen ini bisa jadi ajang menjaring bibit unggul yang nantinya dibina oleh Perbasi dan KONI,” kata Chori.
Sinergi untuk Generasi Muda yang Lebih Tangguh
Kolaborasi Polres, Perbasi, KONI, dan Dinas Pendidikan dalam Kapolres Cup 2025 bukan sekadar seremonial, tapi bentuk nyata kepedulian untuk membentuk SDM pelajar yang sehat, tangguh, dan berkarakter kuat.
Kapolres Batu, melalui jajaran Sat Narkoba, menegaskan bahwa agenda seperti ini akan terus didorong agar menjadi tradisi tahunan. Dengan begitu, pelajar tidak hanya punya wadah berkompetisi, tapi juga punya “benteng sosial” agar tidak terjerumus ke dalam narkoba.
Turnamen Kapolres Cup 2025 membuktikan bahwa olahraga bukan sekadar urusan fisik, tapi juga sarana membangun mental, karakter, dan solidaritas. Dari lapangan basket, futsal, hingga voli, semangat itu mengalir deras di Kota Batu.
Generasi muda yang berani bersaing di lapangan adalah mereka yang kelak akan mengharumkan nama daerah bahkan negara. Dan lebih penting lagi, lewat ajang ini, mereka belajar bahwa jalan menuju sukses sejati tidak butuh doping atau narkoba, cukup semangat, disiplin, dan kerja keras.
Kapolres Cup 2025 pun bukan hanya sebuah turnamen, tapi juga simbol bahwa anak muda Kota Batu bisa tampil keren, sehat, dan berprestasi tanpa harus merusak diri dengan narkoba.