By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Sikap Muhadjir saat Dipanggil MK di Sidang Sengketa Pilpres 2024 hingga Respon Istana
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Sikap Muhadjir saat Dipanggil MK di Sidang Sengketa Pilpres 2024 hingga Respon Istana

Terkini

Sikap Muhadjir saat Dipanggil MK di Sidang Sengketa Pilpres 2024 hingga Respon Istana

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
5 Min Read
SHARE

MK Panggil 4 Menteri Jadi Saksi

Dilansir dari laman resmi Mahkamah Konstitusi (MK), mkri.id, Mahkamah Konstitusi (MK) akan memanggil empat Menteri Kabinet Indonesia Maju untuk memberikan keterangan dalam sidang lanjutan mengenai Perselisihan Hasil Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024 (PHPU Presiden 2024).

Sidang tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada Jumat, 5 April 2024, di Ruang Sidang Pleno MK.

Keempat Menteri yang akan dipanggil adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Muhadjir Effendi, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Sosial, Tri Rismaharini.

Selain keempat Menteri tersebut, MK juga akan menghadirkan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Baca Juga: Sidang Perdana Sengketa Pilpres 2024, Polri Beri Pengamanan Khusus bagi Hakim Konstitusi

Ketua MK, Suhartoyo, yang juga merupakan Ketua Majelis Hakim Pleno dalam sidang kedua PHPU Presiden 2024 pada Senin, 5 April 2024, di Ruang Sidang Pleno MK, menyampaikan hal ini.

Suhartoyo menegaskan bahwa pemanggilan para Menteri tersebut bukan atas permohonan dari para Pemohon dalam Perkara Nomor 1/PHPU.PRES-XXII/2024 dan Perkara Nomor 2/PHPU.PRES-XXII/2024. Pemanggilan tersebut dilakukan semata-mata untuk kepentingan hakim.

Suhartoyo menekankan bahwa dalam rapat permusyawaratan hakim, badan peradilan memiliki sifat yang mengikat bagi semua pihak yang terlibat, namun juga harus mempertimbangkan keberpihakan dalam mengakomodasi bukti-bukti yang diminta oleh salah satu pihak.

Oleh karena itu, pemanggilan para Menteri tersebut dilakukan semata-mata untuk kepentingan para hakim.

Baca Juga :

Indonesia Jadi Negara Tujuan Utama, Pemerintah Sebut Tren Investasi Manufaktur Terus Naik
3 Calon Kapten Timnas Indonesia U-23 Vs Guinea Usai Rizky Ridho Absen

Sekedar informasi, dalam sidang sengketa Pilpres 2024 saksi pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Mislaini Suci Rahayu, menyampaikan bahwa terdapat pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Medan, Sumatera Utara, yang mengarahkan para guru untuk memilih pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Mislaini menyebut bahwa ASN tersebut memiliki hubungan keluarga dengan Wali Kota Medan, Bobby Nasution.

Baca Juga: Profil dan Biodata Gelandang Persib Levy Clement Madinda Fokus Menang di Kandang

Awalnya, Mislaini mengungkapkan bahwa ia telah membuat laporan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengenai sebuah video yang menjadi viral, di mana seorang ASN diduga tidak bersikap netral.

Mislaini menjelaskan bahwa laporan tersebut diajukan pada tanggal 16 Januari 2024 kepada Bawaslu Sumut. Video tersebut menampilkan sebuah rapat yang diduga dipimpin oleh seorang ASN dari Dinas Pendidikan Kota Medan.

“Mengarahkan guru-guru untuk mendukung paslon 02, saya ada videonya dalam flashdisk nanti bisa saya serahkan. Hal ini terlihat dari ajakannya pada video tersebut harus mendukung orang yang berkuasa,” kata Mislaini.

“Di situ menyebutkan nama Prabowo karena masih menjadi Menhan. Juga Gibran sebagai anak presiden yang akan berkuasa sampai Oktober 2024,” sambungnya.

Previous Page123

You Might Also Like

Inggris Mandek! Tembok Ghana Bongkar PR Besar Three Lions di Piala Dunia 2026
Ronaldo Bangkit! Portugal Dapat Sinyal Kuat Menuju Gelar Dunia
Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Rencana Pembangunan Food Estate di Kepulauan Seribu Dinilai Rentan bagi Pulau Kecil
Next Article PPATK Temukan Transaksi Triliunan di Rekening Raffi Ahmad, Apa Iya Pencucian Uang?
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat

23 hours ago
Pildun 2026Terkini

Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur

24 hours ago
Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

24 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index