Halo brother and sister, ada kabar super membanggakan dari MAN 4 Jakarta Selatan nih! Salah satu siswi berbakat madrasah ini, Sumayyah Az Zahra Hijjiyah, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara Harapan 1 dalam ajang pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) tingkat Kota Jakarta Selatan!
Nggak cuma itu, Sumayyah juga berhasil masuk dalam jajaran Top 5 finalis terbaik, mengalahkan puluhan peserta lain dari berbagai sekolah dan madrasah di wilayah Jakarta Selatan pada Sabtu, 12 Juli 2025. Selamat, Sumayyah!
Ajang Duta GenRe ini merupakan program keren yang diselenggarakan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Tujuannya mulia banget: mencetak remaja sebagai agen perubahan yang positif. Para duta ini diharapkan mampu menginspirasi generasi muda untuk menjalani kehidupan remaja yang sehat, merencanakan masa depan dengan baik.
Serta menjauhi perilaku berisiko seperti seks bebas, penyalahgunaan narkoba, dan pernikahan usia dini. Ini adalah misi penting untuk masa depan bangsa!
Kesuksesan Sumayyah ini, brother and sister, tentu saja tidak lepas dari bimbingan dan dukungan penuh dari para guru dan pembimbingnya.
Secara khusus, Rahmawati Nuzulia, guru Bimbingan dan Konseling MAN 4 Jakarta Selatan, adalah sosok di balik layar yang patut diapresiasi.
Beliau selama ini telah menjadi pendamping sekaligus pembina setia dalam kegiatan GenRe di madrasah. Rahmawati memberikan arahan yang konsisten, motivasi yang tak pernah padam, serta turut membantu Sumayyah mempersiapkan diri menghadapi setiap tahapan seleksi dengan sangat matang dan detail.
Peran guru pembina yang penuh dedikasi seperti Ibu Rahmawati memang sangat vital dalam mengantarkan siswa meraih prestasi puncak. Ia bukan hanya mengajar, tapi juga mendidik dan membentuk karakter.
Apresiasi dari Kepala Madrasah & Dukungan Penuh Pembina!
Wido Prayoga, selaku Kepala MAN 4 Jakarta Selatan, turut mengucapkan selamat dan sukses kepada Sumayyah atas pencapaian luar biasanya.
Dari beliau sendiri udah mengungkapkan rasa bangga dan haru, karena prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa siswa madrasah mampu bersaing dan berkontribusi positif di tingkat kota, bahkan dalam isu-isu strategis seperti kependudukan dan perencanaan keluarga.
Nah mantap banget kan? Hal tersebut juga bisa mematahkan stereotip dan menunjukkan potensi dari sekolah-sekolah madrasah di daerah.
“Selamat kepada ananda Sumayyah. Semoga pencapaian ini menjadi awal dari kontribusi yang lebih luas dan berdampak positif bagi masyarakat.”
“Kami bangga memiliki siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga aktif sebagai agen perubahan di tengah masyarakat,” tutur Wido, memberikan semangat dan harapan.
Prestasi Sumayyah ini juga diharapkan dapat membuka mata banyak pihak bahwa madrasah, khususnya MAN 4 Jakarta Selatan, adalah platform yang sangat subur untuk melahirkan talenta-talenta muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama.
Tetapi juga peka terhadap isu sosial, peduli pada sesama, dan siap menjadi pemimpin masa depan. Ini adalah bukti bahwa pendidikan madrasah kini telah bertransformasi menjadi lembaga yang modern, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Kesuksesan Sumayyah ini tentu saja tidak lepas dari bimbingan dan dukungan penuh dari Rahmawati Nuzulia, guru Bimbingan dan Konseling MAN 4 Jakarta Selatan.
Dari Beliau sendiri ternyata selama ini menjadi pendamping sekaligus pembina setia dalam kegiatan GenRe. Rahmawati memberikan arahan dan motivasi secara konsisten, serta turut membantu mempersiapkan Sumayyah menghadapi setiap tahapan seleksi dengan matang.
Nah, karena hal ini tentu juga menjadi peran dari guru-guru pembina memang sangat vital ya, brother and sister!
Dengan diraihnya penghargaan ini, diharapkan Sumayyah dapat terus menjadi inspirasi bagi remaja lain, baik di lingkungan madrasah maupun masyarakat luas.
MAN 4 Jakarta Selatan sendiri, brother and sister, memiliki komitmen yang kuat untuk terus mendorong siswa-siswinya agar aktif dalam berbagai kegiatan positif, baik di bidang akademik yang mengasah otak, maupun non-akademik yang mengembangkan soft skills dan bakat tersembunyi.
Semua ini dilakukan demi satu tujuan mulia: membentuk generasi muda yang cerdas, sehat secara fisik dan mental, serta berakhlak mulia yang siap menghadapi tantangan zaman dan berkontribusi nyata untuk kemajuan bangsa.
Mereka tidak hanya fokus pada nilai rapor, tetapi juga pada pembentukan karakter utuh yang sesuai dengan ajaran Islam dan nilai-nilai kebangsaan.