INVERSI.ID – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi meresmikan SMA Kemala Taruna Bhayangkara, sebuah sekolah internasional dengan beasiswa penuh, pada Minggu (20/7). Sekolah ini hadir sebagai bagian dari upaya mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang salah satunya fokus pada penguatan pendidikan generasi muda sebagai kader bangsa.
Peresmian sekolah internasional ini dilakukan bersamaan dengan pembukaan angkatan pertama akademi kader bangsa untuk SMA Kemala Taruna Bhayangkara dan Global Darussalam Academy. Acara berlangsung di Global Darussalam Academy, Sleman, Yogyakarta, dengan dihadiri sejumlah pejabat negara dan tokoh penting.
Sekolah ini menawarkan program pendidikan berbasis nilai kebhayangkaraan, serta menjamin beasiswa penuh untuk seluruh siswa angkatan tahun ajaran 2025/2026, yang seluruh biayanya ditanggung oleh Polri.
Peresmian SMA Kemala Taruna Bhayangkara dan Akademi Kader Bangsa
Acara peresmian SMA Kemala Taruna Bhayangkara berlangsung khidmat dengan diawali lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan mars Global Darussalam Academy, dan mars SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Kapolri yang juga menjabat Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Kemala Taruna Bhayangkara memimpin langsung prosesi peresmian ini.
Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Koordinator PMK Praktino, Menteri Komunikasi Digital Meutya Hafid, Ketua Umum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo, serta Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo. Kehadiran para pejabat negara menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mendukung pendidikan generasi muda Indonesia.
“Sekolah ini kami dirikan bukan hanya untuk mencetak siswa yang cerdas secara akademis, tetapi juga membangun karakter bangsa yang berjiwa bhayangkara: berani, disiplin, dan berintegritas,” kata Kapolri dalam sambutannya
SMA Berbasis Nilai Kebhayangkaraan dengan Kurikulum Internasional
SMA Kemala Taruna Bhayangkara mengusung kurikulum internasional, yang dikombinasikan dengan pendidikan nilai kebhayangkaraan. Sekolah ini terletak di Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, dan siap menjadi pusat pendidikan unggulan bagi generasi muda yang ingin mengabdi kepada bangsa.
Dalam angkatan pertama tahun ajaran 2025/2026 ini, SMA Kemala Taruna Bhayangkara menerima 120 siswa terpilih dari berbagai daerah di Indonesia. Sementara itu, Global Darussalam Academy di Yogyakarta juga menerima 66 siswa baru pada angkatan pertamanya.
Para siswa tidak hanya mendapatkan pendidikan formal berbasis internasional, tetapi juga pendidikan karakter, latihan fisik, dan penguatan wawasan kebangsaan. Tujuannya adalah melahirkan lulusan yang siap menjadi kader bangsa dengan kualitas global namun tetap berakar pada nilai-nilai Pancasila.
Beasiswa Penuh bagi Seluruh Siswa Angkatan Pertama
Salah satu daya tarik utama SMA Kemala Taruna Bhayangkara adalah beasiswa penuh bagi seluruh siswa angkatan pertama tahun ajaran 2025/2026. Semua biaya pendidikan, termasuk biaya asrama, makan, seragam, hingga buku pelajaran, ditanggung sepenuhnya oleh Polri melalui Yayasan Pendidikan Kemala Taruna Bhayangkara.
Kebijakan ini diambil sebagai bentuk komitmen Polri untuk memberi akses pendidikan berkualitas tanpa membebani orang tua siswa.
“Beasiswa ini adalah wujud nyata kepedulian Polri terhadap pendidikan generasi muda Indonesia. Kami ingin memastikan siapa pun yang memiliki potensi dan semangat belajar bisa sekolah di sini, tanpa memandang latar belakang ekonomi keluarga,” ujar Kapolri.
Kolaborasi Dua Sekolah Unggulan: SMA Kemala Taruna & Global Darussalam
Bersamaan dengan peresmian SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Kapolri juga membuka angkatan pertama Global Darussalam Academy di Sleman, Yogyakarta. Kedua sekolah ini memiliki visi serupa dalam membangun pendidikan kader bangsa berbasis nilai nasionalisme dan kualitas pendidikan internasional.
Global Darussalam Academy sendiri sudah dikenal sebagai sekolah berbasis internasional dengan pendekatan modern, sedangkan SMA Kemala Taruna lebih fokus pada pembentukan karakter bhayangkara. Sinergi keduanya diharapkan memperluas cakupan pembinaan generasi muda di berbagai daerah Indonesia.
Harapan untuk Generasi Penerus Bangsa
Dengan hadirnya SMA Kemala Taruna Bhayangkara dan dukungan penuh dari berbagai pihak, pemerintah berharap pendidikan Indonesia semakin inklusif, modern, dan tetap menanamkan jiwa nasionalisme.
“Semoga sekolah ini menjadi awal yang baik untuk mencetak generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga punya integritas, disiplin, serta rasa cinta tanah air yang kuat,” tutup Kapolri.
Langkah Polri ini sekaligus menjadi bukti bahwa institusi negara juga bisa terlibat aktif dalam membangun kualitas pendidikan nasional. Generasi muda yang dididik di sekolah ini diharapkan kelak dapat mengambil peran penting dalam pembangunan bangsa di berbagai bidang.