By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Nelayan Kecil Bisa Dapat “Hadiah Lebaran”? Ini Usulan DPR ke KKP
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Nelayan Kecil Bisa Dapat “Hadiah Lebaran”? Ini Usulan DPR ke KKP

EkonomiTerkini

Nelayan Kecil Bisa Dapat “Hadiah Lebaran”? Ini Usulan DPR ke KKP

Yayat Cipasang
By
Yayat Cipasang
5 months ago
Share
3 Min Read
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan bantuan pemasangan Vessel Monitoring System (VMS) kepada nelayan kecil dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2026). (Foto, Yayat Cipasang/INVERSI.ID)
SHARE

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan bantuan berupa pemasangan Vessel Monitoring System (VMS) kepada nelayan kecil sebagai bentuk “hadiah Lebaran”.

Bantuan tersebut diusulkan berasal dari sebagian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang diperoleh dari kebijakan VMS. “Output dari kebijakan VMS ini adalah PNBP. Ayo kita kembalikan sebagian PNBP yang berhasil diperoleh pada tahun 2025 lalu untuk membantu pemasangan VMS bagi nelayan kecil kita,” ujar Alex.

Politisi Fraksi PDI Perjuangan itu menyampaikan harapan tersebut dalam rapat kerja Komisi IV DPR RI bersama mitra kerja dengan agenda pengamanan harga dan persiapan stok bahan pangan menjelang Ramadhan 2026, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Rapat kerja tersebut dipimpin Ketua Komisi IV DPR RI Siti Heriadi atau Titiek Soeharto dan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman. Hadir dalam rapat tersebut Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Wakil Menteri KKP Didit Herdiawan Ashaf, Kepala Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, beserta jajaran.

Vessel Monitoring System (VMS) merupakan sistem pemantauan kapal perikanan berbasis satelit yang wajib dipasang pada kapal perikanan berizin pusat, umumnya kapal di atas 30 Gross Tonnage (GT) atau kapal eks daerah yang bermigrasi. Sistem ini berfungsi untuk melacak posisi dan aktivitas kapal secara real-time, meningkatkan keselamatan pelayaran melalui fitur alarm, meningkatkan efisiensi operasional, serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi perikanan berkelanjutan.

Berdasarkan data hingga April 2025, sekitar 8.893 kapal telah terpasang VMS dari total 13.313 kapal perikanan yang mengantongi izin dari pemerintah pusat.

Dalam rapat tersebut, Alex juga mengapresiasi langkah Menteri KKP yang menggaransi percepatan pemberian izin bagi pengusaha perikanan yang akan memasang VMS.

“Dengan semakin banyak nelayan yang menggunakan VMS, tentu akan menambah potensi pemasukan negara dari sektor perikanan tangkap,” ujar Alex yang juga menjabat Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Barat itu.

Sementara itu, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono memperkirakan produksi ikan nasional pada periode Januari hingga Maret 2026 akan mencapai 3,57 juta ton. Angka tersebut terdiri atas produksi ikan budidaya sebesar 2,05 juta ton dan produksi ikan tangkap sebesar 1,52 juta ton, dengan tetap memperhatikan dinamika cuaca dan musim penangkapan.

Baca Juga :

Jadwal Tayang, Sinopsis dan Daftar Pemeran Film Women from Rote Island
Wajib Tahu! 7 Tips Mengonsumsi Daging Kurban saat Idul Adha Bagi Penderita Kolesterol

You Might Also Like

Mati Lampu Terulang Lagi? Bahlil Semprot PLN: Penyakit Lama Sejak 2019 Belum Sembuh
Inggris Mandek! Tembok Ghana Bongkar PR Besar Three Lions di Piala Dunia 2026
Ronaldo Bangkit! Portugal Dapat Sinyal Kuat Menuju Gelar Dunia
Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
TAGGED:Alex Indra LukmanAmran SulaimanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)Komisi IV DPR RIVMSWahyu Trenggono
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Presiden Timor Leste Undang Megawati Berkunjung ke Dili
Next Article Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot berbicara dalam acara "Peta Jalan Dekarbonisasi Industri Indonesia 2026: Kemitraan, Permodalan, dan Teknologi" di Jakarta, Selasa (3/2/2026). (Foto : Dok. Kementerian ESDM) ESDM Targetkan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Beroperasi 2027, Tindak Lanjut Arahan Presiden soal Krisis Sampah
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index