Halo Inversi! Semangat olahraga pelajar di Kalimantan Timur makin terasa membara. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan Pemanduan Bakat Olahraga yang berlangsung di Balikpapan Tenis Stadium, Jalan MT Haryono, Kota Balikpapan.
Ajang ini jadi langkah nyata pemerintah daerah dalam mencari bibit atlet muda yang berpotensi mengharumkan nama daerah di level nasional hingga internasional.
Dibuka Resmi dan Disambut Antusias
Kegiatan pemanduan bakat ini resmi dibuka oleh Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, dan turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, para pejabat akademik, serta perwakilan kepala sekolah dasar se-Kota Balikpapan.
Antusiasme terlihat jelas dari 250 siswa dan siswi berusia 12 hingga 13 tahun yang ikut ambil bagian. Mereka merupakan hasil seleksi ketat dari lima sekolah dasar terbaik di Balikpapan. Tak hanya itu, kegiatan ini juga dibantu oleh 25 guru PJOK tingkat SD dan staf dari Disporapar Balikpapan, menciptakan suasana edukatif dan kolaboratif.
Menariknya, kegiatan ini tak main-main. Prof. Dr. Dikdik Djafar Sidik, M.Pd. dan Dr. Asep Sumpena, dua konsultan olahraga dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, hadir langsung memberikan bimbingan.
Keterlibatan akademisi UPI ini menjadi bukti keseriusan Dispora Kaltim dalam membangun pembinaan atlet muda yang tidak sekadar berlatih fisik, tetapi juga berbasis pendekatan sport science gabungan antara ilmu pengetahuan dan pelatihan olahraga modern.
Identifikasi Dini, Kunci Pembinaan Atlet Unggul
Dalam sambutannya, Rasman Rading menegaskan bahwa pemanduan bakat seperti ini punya peran penting dalam mengidentifikasi potensi sejak dini. “Melalui kegiatan ini, kita bisa tahu di mana keunggulan dan potensi setiap anak. Nantinya, hasil tes ini akan jadi dasar pembinaan berkelanjutan agar mereka bisa diarahkan ke cabang olahraga yang paling sesuai,” jelas Rasman.
Ia juga menambahkan bahwa hasil dari kegiatan ini akan disampaikan kepada orang tua siswa sebagai rekomendasi untuk mendukung minat anak mereka di dunia olahraga.
“Anak-anak butuh dukungan, bukan hanya dari pelatih atau sekolah, tapi juga dari keluarga agar mereka bisa berkembang maksimal,” tambahnya.
Para peserta mengikuti berbagai tes fisik yang seru tapi juga menantang. Mulai dari koordinasi mata, tangan, dan kaki, motorik edukabilitas, vertical jump, basketball power, dash sprint power, hingga agility (kelincahan) dan endurance (daya tahan tubuh).
Setiap peserta diuji secara menyeluruh untuk melihat potensi terbaiknya di bidang olahraga tertentu.
Langkah Awal Menuju Generasi Juara
Dispora Kaltim berharap kegiatan ini bisa menjadi pondasi penting dalam melahirkan generasi atlet berprestasi. “Semua berawal dari sini. Siapa tahu, di antara ratusan peserta ini, ada calon atlet nasional atau bahkan dunia yang akan membawa nama Kalimantan Timur bersinar,” pungkas Rasman optimistis.
Kegiatan ini bukan hanya ajang seleksi, tapi juga ruang inspirasi bagi anak muda untuk mulai menapaki jalan prestasi di dunia olahraga dengan semangat, disiplin, dan karakter yang kuat.