INVERSI.ID – Sunscreen aman, efektif melindungi kulit, dan mencegah penuaan dini adalah tiga alasan utama mengapa tabir surya seharusnya menjadi bagian penting dari rutinitas perawatan kulit setiap orang. Dalam beberapa tahun terakhir, kesadaran masyarakat untuk memakai sunscreen memang meningkat, seiring hadirnya formula baru yang lebih ringan, nyaman, dan mudah diaplikasikan.
Dulu, banyak orang malas menggunakan sunscreen karena terasa lengket, bau menyengat, dan membuat kulit tampak putih pucat seperti kapur. Namun kini, stigma itu sudah hilang. Berkat inovasi, sunscreen modern hadir dalam bentuk serum, pelembap, bahkan bedak tabur dengan SPF yang tinggi namun tetap ringan dan menyenangkan dipakai. Alasan “sunscreen terasa menjijikkan” sudah tidak relevan lagi.
Sayangnya, di balik tren skincare yang sedang digandrungi, banyak anak muda terutama Gen Z masih mengabaikan pentingnya memakai sunscreen setiap hari. Survei American Academy of Dermatology menunjukkan hanya 37% orang dewasa muda memakai sunscreen jika diminta orang lain. Lebih dari separuh bahkan tidak menyadari bahwa sengatan matahari meningkatkan risiko kanker kulit dan mempercepat penuaan dini seperti kerutan dan flek hitam.
Mengapa Banyak Anak Muda Menghindari Sunscreen?
Padahal generasi muda sangat peduli pada penampilan kulit. Lalu, mengapa sunscreen belum populer? Salah satu alasannya adalah misinformasi yang beredar di media sosial. Banyak mitos yang membuat orang enggan, mulai dari klaim bahwa sunscreen tidak aman, hanya perlu saat ke pantai, hingga anggapan bahwa riasan dengan SPF sudah cukup melindungi (padahal tidak).
Faktanya, dokter kulit sepakat: sunscreen adalah langkah paling penting dalam perawatan kulit. Tidak peduli warna kulit, usia, atau jenis kulit, semua orang membutuhkan sunscreen untuk mencegah kanker kulit, penuaan dini, dan menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan.
“Tabir surya apa pun lebih baik daripada tidak pakai sama sekali. Ini satu-satunya cara paling mudah dan terjangkau untuk melindungi kulit Anda,” menurut dokter kulit bersertifikat Heather Rogers, MD.
Amankah Memakai Sunscreen Setiap Hari?
Pertanyaan yang paling sering diajukan adalah: apakah sunscreen aman dipakai setiap hari? Jawabannya: tentu saja aman. Bahkan, wajib digunakan setiap hari termasuk saat cuaca mendung.
“Kerusakan akibat sinar UV tetap terjadi meski matahari tertutup awan,” jelas Dr. Rogers.
“Tabir surya melindungi kulit kita dari sinar UV yang berbahaya, mencegah penuaan dini, dan mengurangi risiko kanker kulit.”
Ia menambahkan, kekhawatiran publik soal keamanan sunscreen lebih banyak disebabkan salah informasi.
“Bahan sunscreen mana pun yang Anda pakai, tetap jauh lebih baik daripada tidak memakai apa-apa,” tegasnya.
Apakah Sunscreen Terserap ke Dalam Tubuh?
Pertanyaan berikutnya: apakah bahan aktif sunscreen masuk ke dalam aliran darah? Ini tergantung pada jenis sunscreen. Tabir surya mineral yang menggunakan zinc oxide atau titanium dioxide bekerja dengan membentuk lapisan pelindung di atas kulit dan tidak diserap.
Berbeda dengan sunscreen kimia, yang menggunakan bahan seperti avobenzone atau oxybenzone. Beberapa penelitian menemukan bahwa bahan aktif ini memang diserap kulit dan bisa terdeteksi dalam darah.
“Tidak ada bukti yang menunjukkan konsentrasi bahan aktif ini berbahaya bagi kesehatan pada kadar yang digunakan dalam tabir surya. FDA pun masih menganggapnya aman sembari terus mengkaji lebih jauh,” tegas Namun, Dr. Rogers.
Sunscreen Kimia vs Mineral, Mana yang Lebih Baik?
Lalu, bagaimana dengan isu sunscreen kimia berbahaya? Dr. Alexis Stephens, MD, menjelaskan bahwa sebagian orang menghindari sunscreen kimia karena kekhawatiran terhadap potensi efek hormonal dan dampak lingkungan seperti pemutihan terumbu karang.
“Benar, ada penelitian yang menunjukkan oxybenzone dapat memengaruhi ekosistem laut. Di beberapa tempat, seperti Hawaii, sunscreen kimia tertentu dilarang untuk melindungi karang. Namun bagi manusia, belum ada bukti kuat yang menunjukkan sunscreen kimia berbahaya pada kadar yang ada dalam produk,” jelasnya.
Kalau Anda tetap khawatir, pilihan sunscreen mineral tetap aman.
“Tidak ada alasan untuk takut. Pilih formula yang paling nyaman bagi Anda sehingga Anda akan konsisten memakainya setiap hari,” tambah Dr. Rogers.
Tips Memilih Sunscreen yang Tepat
Agar manfaat sunscreen maksimal, berikut tips dari para ahli:
- Pilih SPF minimal 30 dengan label broad-spectrum.
- Untuk kulit sensitif, pilih sunscreen mineral.
- Gunakan sunscreen secukupnya, jangan pelit.
- Aplikasikan ulang setiap 2 jam jika beraktivitas di luar ruangan.
- Jangan hanya mengandalkan makeup dengan SPF, karena perlindungannya tidak cukup.
Anak Muda, Jangan Abaikan Sunscreen!
Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Jangan tunggu kulit rusak, penuh flek, atau bahkan terkena kanker kulit baru sadar pentingnya sunscreen. “Sunscreen bukan hanya tentang kecantikan, tapi kesehatan,” ujar Dr. Stephens.
Bagi anak muda yang peduli pada kesehatan kulit, kini saatnya menghapus mitos dan mulai membiasakan diri memakai sunscreen setiap hari. Pilih produk yang paling sesuai dengan kebutuhan kulit Anda, dan jadikan langkah ini sebagai investasi jangka panjang untuk kulit sehat dan bercahaya.