By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Survei Ungkap Sisi Gelap Gen Z Gunakan AI: Dari Curang hingga Stres
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Survei Ungkap Sisi Gelap Gen Z Gunakan AI: Dari Curang hingga Stres

Terkini

Survei Ungkap Sisi Gelap Gen Z Gunakan AI: Dari Curang hingga Stres

Jack
By
Jack
9 months ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Kehadiran kecerdasan buatan (AI) kian melekat dalam kehidupan generasi Z di dunia kerja. Sebagai kelompok termuda di dunia profesional, Gen Z dikenal cepat beradaptasi dengan teknologi—termasuk AI. Namun, dampaknya tak selalu positif.

Contents
Pria Gen Z Paling Aktif Gunakan AIKetergantungan AI dan Kecemasan KarierAI Bisa Memicu Stres dan Etika Longgar

Sebuah survei terbaru dari Resume Genius terhadap 1.000 pekerja Gen Z penuh waktu mengungkap fakta mencengangkan. Meski AI meningkatkan produktivitas, teknologi ini juga mendorong praktik kerja yang tidak etis, terutama di kalangan pria.

Pria Gen Z Paling Aktif Gunakan AI

Dalam laporan tersebut, 71% pria Gen Z mengaku menggunakan AI untuk mengatur jadwal dan menentukan prioritas kerja, sementara hanya 48% perempuan yang melakukannya. Selain itu, 69% pria memakai AI untuk mengevaluasi hasil kerja mereka, dibandingkan 48% perempuan.

Namun, di balik pemanfaatan itu, muncul sisi gelap AI di tempat kerja.

Sebanyak 40% pria Gen Z mengaku pernah menyerahkan hasil kerja dari AI seolah-olah itu buatan sendiri—dua kali lipat lebih banyak dari perempuan (20%). Ini menandakan adanya kecenderungan penyalahgunaan AI demi keuntungan pribadi.

Ketergantungan AI dan Kecemasan Karier

Kecemasan terhadap masa depan juga menghantui para pekerja muda ini. Sekitar 43% pria Gen Z mengaku khawatir AI akan menggantikan posisi mereka di tempat kerja, sementara hanya 33% perempuan yang merasa demikian.

Bahkan, 23% pria merasa tidak mampu bekerja tanpa bantuan AI, sedangkan angka ini lebih rendah pada perempuan, yakni 14%.

Pakar karier dari Resume Genius, Eva Chan, menilai ketergantungan ini sebagai alarm bahaya. Ia mengingatkan bahwa terlalu mengandalkan AI bisa menurunkan kemampuan berpikir kritis, mengambil keputusan, dan rasa percaya diri.

“Bukan hanya pekerjaan yang diserahkan ke AI, tapi juga penilaian dan suara pribadi mereka,” jelas Eva, dikutip dari Fast Company.

Baca Juga :

Ucapan Selamat Sempro untuk Sahabat dan Pacar
Mandalika Rilis Kalender 2026, Event Balap Nasional Hingga Internasional Siap Digelar

AI Bisa Memicu Stres dan Etika Longgar

Hasil survei juga menunjukkan bahwa 18% pekerja Gen Z tidak bisa menyelesaikan pekerjaan tanpa bantuan AI. Jika penggunaan AI dilarang, mereka bahkan siap mengundurkan diri.

Dampak lainnya adalah tekanan psikologis. Sebanyak 23% responden mengatakan bahwa penggunaan AI berdampak negatif terhadap kesehatan mental mereka.

Lebih mengkhawatirkan lagi, banyak dari mereka yang menggunakan AI secara tidak etis:

  • 31% mengaku membagikan data internal perusahaan melalui AI.
  • 39% otomatisasi pekerjaan tanpa izin atasan, dan 14% di antaranya melakukannya secara rutin.
  • 30% bahkan menciptakan tugas-tugas palsu agar terlihat sibuk dan produktif.

Temuan ini menunjukkan pentingnya edukasi etika digital dan pengawasan penggunaan AI di tempat kerja, khususnya bagi generasi muda yang tumbuh bersama teknologi.***

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
TAGGED:aigen z
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Quarter Life Crisis, Antara Fase Hidup dan Komoditas Bisnis Kekinian
Next Article Program ‘An Hour With Me’ Bikin Belajar Bahasa Inggris Jadi Asyik!
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

22 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

23 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index