By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Tak Ada Lagi Atlet “Coba-coba”, Kemenpora Perketat Kiriman Tim Merah Putih ke Multi Event
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Tak Ada Lagi Atlet “Coba-coba”, Kemenpora Perketat Kiriman Tim Merah Putih ke Multi Event

Olahraga

Tak Ada Lagi Atlet “Coba-coba”, Kemenpora Perketat Kiriman Tim Merah Putih ke Multi Event

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
6 months ago
Share
2 Min Read
Kemenpora akan siapkan skema lebih ketat untuk ke Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang. (Foto, OCA)
SHARE

JAKARTA

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersiap menerapkan sistem pengetatan dalam pengiriman atlet ke ajang multi event internasional. Untuk selanjutnya setiap atlet yang dikirim membawa bendera Merah Putih harus lolos klasifikasi dan target prestasi yang jelas, bukan sekadar uji coba.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengungkapkan, Kemenpora tengah menyiapkan skema pembagian kelas atlet mulai dari super elit, elit, hingga potensial. Skema ini akan menjadi dasar seleksi dalam menentukan komposisi kontingen Indonesia di berbagai ajang internasional.

“Kami di Kemenpora mulai mempolakan pengiriman atlet ke depan. Tidak hanya super elit, elit, dan masa depan, kami enggak mau dibilang pengiriman atlet ini coba-coba,” kata Erick Thohir dalam siniar Redaksi Olahraga ANTARA di Jakarta, Selasa (23/12/2025).

Menurut Erick, sistem ini dirancang untuk memastikan dua hal berjalan seimbang, perburuan medali emas dan regenerasi atlet nasional. Regenerasi tetap dilakukan, namun dengan perencanaan dan standar yang ketat agar kualitas prestasi tetap terjaga.

“Regenerasi itu harus ada, tetapi pemikirannya jelas. Kami tidak mengirim atlet coba-coba. Kami mengirim atlet yang terbaik dan targetnya emas,” tegas Erick.

Ia menambahkan, dengan pola baru ini, setiap pengiriman kontingen Indonesia ke ajang internasional akan lebih terukur dan sistematis, sehingga memudahkan proses pembinaan jangka panjang di tiap cabang olahraga.

Usai mencatatkan prestasi 333 medali, terdiri dari 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu di SEA Games Thailand 2025, Kemenpora kini mulai memfokuskan persiapan menuju Asian Games Nagoya 2026.

Dengan bekal sistem seleksi yang lebih ketat, regenerasi terarah, dan capaian peringkat kedua di SEA Games 2025, Kemenpora optimistis Tim Merah Putih dapat tampil lebih kompetitif di level Asia.

Baca Juga :

Cerita Menhub Naik Kereta Bandara YIA ke Kota Yogyakarta, Lebih Efisien
Viral Kasus Asusila di Taksi Daring, Gojek Blokir Akun Pelaku

You Might Also Like

Klasemen MotoGP 2026 Usai GP Ceko: Bezzecchi Masih Memimpin, Marc Marquez Kian Mengancam
Marc Marquez Tak Terbendung di Brno, Kemenangan Kedua Beruntun Bikin Rival Waspada
Miguel Almiron Jadi Pemain Pertama Kena Aturan Prestianni di Piala Dunia 2026
Langkah Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
Alex Marquez Prioritaskan Pemulihan, Absen di Sprint dan Race GP Ceko
TAGGED:Asian Games 2026 NagoyaErick ThohirKemenpora
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Bonus SEA Games Rp 1 Miliar, Erick Thohir Ingatkan Atlet: Pikirkan Masa Depan!
Next Article Pemerintah Genjot Internet Rumah Tangga Demi Masa Depan Anak Indonesia
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Olahraga

Cetak Brace Perdana di Piala Dunia, Cunha Bawa Brasil Makin Percaya Diri

3 days ago
Olahraga

Ronaldinho Dikabarkan Gabung Ravenna FC, Siap Kembali ke Dunia Sepak Bola di Usia 46 Tahun

3 days ago
Olahraga

Siapkan Generasi Emas, Pemerintah Dorong Pembinaan Atlet Sejak Usia 8 Tahun

4 days ago
Olahraga

Herdman Bidik Gelar FIFA ASEAN, Timnas Indonesia Harus Jadi Raja Asia Tenggara

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index