By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Tak Ada Lagi Atlet “Coba-coba”, Kemenpora Perketat Kiriman Tim Merah Putih ke Multi Event
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Tak Ada Lagi Atlet “Coba-coba”, Kemenpora Perketat Kiriman Tim Merah Putih ke Multi Event

Olahraga

Tak Ada Lagi Atlet “Coba-coba”, Kemenpora Perketat Kiriman Tim Merah Putih ke Multi Event

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
7 months ago
Share
2 Min Read
Kemenpora akan siapkan skema lebih ketat untuk ke Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang. (Foto, OCA)
SHARE

JAKARTA

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersiap menerapkan sistem pengetatan dalam pengiriman atlet ke ajang multi event internasional. Untuk selanjutnya setiap atlet yang dikirim membawa bendera Merah Putih harus lolos klasifikasi dan target prestasi yang jelas, bukan sekadar uji coba.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengungkapkan, Kemenpora tengah menyiapkan skema pembagian kelas atlet mulai dari super elit, elit, hingga potensial. Skema ini akan menjadi dasar seleksi dalam menentukan komposisi kontingen Indonesia di berbagai ajang internasional.

“Kami di Kemenpora mulai mempolakan pengiriman atlet ke depan. Tidak hanya super elit, elit, dan masa depan, kami enggak mau dibilang pengiriman atlet ini coba-coba,” kata Erick Thohir dalam siniar Redaksi Olahraga ANTARA di Jakarta, Selasa (23/12/2025).

Menurut Erick, sistem ini dirancang untuk memastikan dua hal berjalan seimbang, perburuan medali emas dan regenerasi atlet nasional. Regenerasi tetap dilakukan, namun dengan perencanaan dan standar yang ketat agar kualitas prestasi tetap terjaga.

“Regenerasi itu harus ada, tetapi pemikirannya jelas. Kami tidak mengirim atlet coba-coba. Kami mengirim atlet yang terbaik dan targetnya emas,” tegas Erick.

Ia menambahkan, dengan pola baru ini, setiap pengiriman kontingen Indonesia ke ajang internasional akan lebih terukur dan sistematis, sehingga memudahkan proses pembinaan jangka panjang di tiap cabang olahraga.

Usai mencatatkan prestasi 333 medali, terdiri dari 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu di SEA Games Thailand 2025, Kemenpora kini mulai memfokuskan persiapan menuju Asian Games Nagoya 2026.

Dengan bekal sistem seleksi yang lebih ketat, regenerasi terarah, dan capaian peringkat kedua di SEA Games 2025, Kemenpora optimistis Tim Merah Putih dapat tampil lebih kompetitif di level Asia.

Baca Juga :

Wajib Tahu! Tips Menyimpan Daging di Kulkas saat Mati Lampu
Profil dan Biodata Aipda Anumerta Suharseno, Polisi di Klaten Tertabrak Mobil saat Atur Lalu Lintas

You Might Also Like

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
Waspada Stroke Iskemik! Intervensi Vaskular Jadi Solusi Minim Sayatan untuk Kurangi Risiko
Asian Boxing U19 dan U23 2026: Enam Petinju Indonesia Hadapi Laga Penentuan
Muchova vs Noskova, Final Impian Ceko Tersaji di Wimbledon 2026
TAGGED:Asian Games 2026 NagoyaErick ThohirKemenpora
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Bonus SEA Games Rp 1 Miliar, Erick Thohir Ingatkan Atlet: Pikirkan Masa Depan!
Next Article Pemerintah Genjot Internet Rumah Tangga Demi Masa Depan Anak Indonesia
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Olahraga

Djokovic vs Sinner, Duel Generasi Berebut Tiket Final Wimbledon 2026

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
Olahraga

Erick Thohir Resmikan Festival Grassroots Piala Presiden 2026, Dorong Pembinaan Sepak Bola dari Usia Dini

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index