By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Tiga WNI Hilang Usai Ledakan Kapal di Selat Hormuz, Kemlu RI Desak Investigasi Lengkap
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Tiga WNI Hilang Usai Ledakan Kapal di Selat Hormuz, Kemlu RI Desak Investigasi Lengkap

Internasional

Tiga WNI Hilang Usai Ledakan Kapal di Selat Hormuz, Kemlu RI Desak Investigasi Lengkap

Jack
By
Jack
4 months ago
Share
3 Min Read
Pemandangan di Selat Hormuz, Iran. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) meminta dilakukan penyelidikan secara menyeluruh terkait insiden ledakan dan kebakaran tugboat Musaffah 2 yang membawa sejumlah awak warga negara Indonesia (WNI) di perairan Selat Hormuz.

Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengatakan pemerintah Indonesia melalui perwakilan diplomatik terus memantau perkembangan kasus tersebut serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.

“Kementerian Luar Negeri juga mendorong penyelidikan menyeluruh atas insiden ini dan perwakilan RI sedang berkoordinasi dengan otoritas Uni Emirat Arab (UEA) dan Oman serta pihak perusahaan kapal,” kata Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang melalui rekaman video di Jakarta, Minggu.

Yvonne menjelaskan, laporan mengenai insiden itu diterima pada 6 Maret melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Abu Dhabi dan KBRI Muscat. Kapal tugboat bernama Musaffah 2 yang berbendera Uni Emirat Arab dilaporkan mengalami ledakan di Selat Hormuz, tepatnya di perairan antara UEA dan Oman sekitar pukul 02.00 waktu setempat.

Kapal tersebut diketahui diawaki oleh tujuh anak buah kapal (ABK), termasuk empat di antaranya merupakan WNI. Selain itu, terdapat enam teknisi yang turut berada di lokasi, dengan satu teknisi di antaranya juga berkewarganegaraan Indonesia.

Menurut Yvonne, saat insiden terjadi tugboat Musaffah 2 tengah melakukan pemeriksaan terhadap kapal kontainer Safeen Prestige yang mengalami kerusakan. Berdasarkan keterangan saksi, ledakan terjadi di tugboat tersebut hingga memicu kebakaran.

Pada saat peristiwa berlangsung, empat ABK WNI berada di atas kapal Musaffah 2. Sementara satu teknisi WNI diketahui sedang berada di kapal kontainer Safeen Prestige.

Terkait kondisi para WNI, Yvonne menyampaikan bahwa satu ABK mengalami luka bakar dan saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit di Kota Kazab, Oman. Sementara satu teknisi WNI yang selamat telah berada di Abu Dhabi.

Adapun tiga ABK WNI lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian oleh otoritas setempat.

Baca Juga :

7 Khasiat Air Kelapa Hijau untuk Kesehatan Tubuh
for Revenge dan Stand Here Alone Rilis UKYDS: Dua Genre, Satu Rasa

“Saat ini, perwakilan RI di UEA dan Oman secara intensif berkoordinasi dengan otoritas tempat dan perusahaan kapal untuk proses pencarian tiga awak WNI yang hilang dan memastikan perawatan WNI ABK yang selamat serta terus menyampaikan perkembangan penanganan kepada pihak keluarga di Indonesia,” ucap Yvonne.

Kemlu menegaskan bahwa penyebab pasti ledakan masih dalam tahap penyelidikan bersama otoritas di Uni Emirat Arab dan Oman. Pemerintah Indonesia juga terus memantau proses investigasi yang sedang berjalan.

Di tengah situasi tersebut, Kemlu mengimbau seluruh WNI yang berada di kawasan Timur Tengah, termasuk yang bekerja di sektor pelayaran, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi keamanan.

Selain itu, WNI diminta untuk selalu mengikuti informasi dari sumber resmi serta menjaga komunikasi dengan perwakilan diplomatik Indonesia di negara tempat mereka berada. Kemlu juga mengingatkan pentingnya melakukan lapor diri agar perwakilan RI dapat memberikan respons cepat apabila terjadi situasi darurat.

You Might Also Like

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite
PBB: Hampir 1.000 Warga Palestina Tewas Sejak Gencatan Senjata Gaza Diumumkan
Die Mannschaft Hajar Debutan Curacao 7-1, Empat Kali Juara Dunia Tebar Ancaman
Inggris Resmi Larang Anak di Bawah 16 Tahun Akses Media Sosial Mulai 2027
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Final Meski Trump Optimistis
TAGGED:ABKSelat HormuzWNI
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Akademisi Unej Imbau Warga Tidak Panic Buying BBM di Tengah Isu Selat Hormuz
Next Article UFC Gedung Putih 2026: Ilia Topuria vs Justin Gaethje Jadi Laga Utama
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Presiden AS Donald Trump marah pada CNN dan New York Times yang bikin berita tak sesuai harapan soal situs nuklir Iran. (Foto : Reuters)
Internasional

Trump Klaim AS Akan Raih Kemenangan Total atas Iran dalam Dua Pekan

2 weeks ago
Internasional

Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran

3 weeks ago
Internasional

Putin Apresiasi Kontribusi Umat Muslim Rusia Saat Momentum Idul Adha 1447 H

4 weeks ago
Sembilan aktivis dan jurnalis WNI anggota Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang sempat menjadi korban penculikan Tentara Israel saat ikut misi kemanusiaan Global Sumud Flotila (GSF) ke Gaza, Palestina tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (24/5/2026). (Foto: Dok. IG/Kemluri)
InternasionalTerkini

Pemerintah Pulangkan 9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla 2.0, Menlu RI Tegaskan Negara Hadir Lindungi Warganya

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index