By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: TikTok Rilis Campus Verification, Fitur Baru Buat Cari Teman Sekampus
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » TikTok Rilis Campus Verification, Fitur Baru Buat Cari Teman Sekampus

LifeStyle

TikTok Rilis Campus Verification, Fitur Baru Buat Cari Teman Sekampus

Jack
By
Jack
11 months ago
Share
6 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – TikTok rilis Campus Verification menjadi kabar gembira bagi mahasiswa yang ingin menambah relasi, menemukan teman sejurusan, hingga menjalin komunikasi dengan alumni. Fitur ini diumumkan melalui laman resmi TikTok Newsroom pada Agustus 2025. Dengan adanya Campus Verification, pengguna bisa menambahkan nama kampus serta tahun kelulusan ke dalam profil, lalu otomatis masuk ke halaman khusus yang mempertemukan mereka dengan teman sekampus.

Contents
Cara Menggunakan Campus Verification di TikTokTersedia di Ribuan Kampus Seluruh DuniaManfaat dan Tantangan Campus VerificationTikTok Bukan Sekedar Platform Hiburan

Kehadiran TikTok rilis Campus Verification sontak mengingatkan banyak orang pada awal mula Facebook. Kala itu, Facebook pertama kali dibuat untuk mahasiswa Harvard agar bisa saling terhubung. Kini, TikTok menghadirkan konsep serupa namun dengan sentuhan modern dan lebih sesuai dengan tren interaksi generasi muda yang identik dengan konten video pendek.

Tidak heran, kabar TikTok rilis Campus Verification langsung menjadi bahan perbincangan. Banyak mahasiswa penasaran bagaimana fitur ini bisa mendekatkan mereka dengan komunitas kampus, apalagi di era digital ketika ruang sosial semakin luas dan pertemanan tidak lagi terbatas pada lingkungan fisik.


Cara Menggunakan Campus Verification di TikTok

Bagi mahasiswa yang penasaran, cara mengaktifkan Campus Verification sebenarnya sangat mudah. Pengguna cukup membuka menu profil di aplikasi TikTok, kemudian memilih opsi “Add school”. Setelah itu, isi data universitas dan tahun kelulusan dengan benar. Untuk memastikan keaslian informasi, TikTok meminta pengguna melakukan verifikasi melalui email akademik resmi yang dikeluarkan kampus masing-masing.

Begitu tahap verifikasi selesai, nama universitas serta tahun angkatan akan otomatis tercantum di profil akun. Dari sini, mahasiswa bisa mengakses halaman eksklusif yang disediakan TikTok untuk setiap kampus. Halaman ini menampilkan daftar mahasiswa lain yang telah melakukan verifikasi. Uniknya, daftar tersebut bisa diurutkan berdasarkan tahun masuk maupun tahun kelulusan, sehingga memudahkan pengguna menemukan teman seangkatan atau alumni.

Selain itu, fitur ini juga membuka ruang interaksi yang lebih terarah. Mahasiswa dapat saling mengikuti, mengirim pesan, hingga membentuk komunitas minat yang relevan dengan kehidupan kampus. Dengan begitu, pertemanan tidak hanya berhenti di jurusan atau fakultas yang sama, tetapi bisa meluas ke mahasiswa dari jurusan lain, bahkan membuka peluang kolaborasi lintas bidang.

Konsep seperti ini terasa segar karena menghadirkan kembali nuansa kampus di dunia maya. Mahasiswa baru bisa lebih cepat beradaptasi, sementara alumni dapat menjalin kembali hubungan dengan rekan lama.


Tersedia di Ribuan Kampus Seluruh Dunia

TikTok tampaknya serius dengan pengembangan Campus Verification. Perusahaan menggandeng UNiDAYS, sebuah layanan global yang fokus pada verifikasi mahasiswa. Kolaborasi ini memungkinkan fitur tersebut digunakan di lebih dari 6.000 universitas di seluruh dunia. Artinya, mahasiswa dari berbagai belahan dunia—baik di Amerika, Eropa, Asia, maupun Afrika—berpeluang menikmati pengalaman sosial baru ini.

Tujuan utama TikTok menghadirkan Campus Verification adalah memperkuat rasa kebersamaan di kalangan mahasiswa. Hal ini sejalan dengan tren bahwa generasi muda kini lebih senang membangun identitas digital yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Kehadiran fitur ini menjembatani kebutuhan tersebut sekaligus memperluas jejaring sosial mereka.

Baca Juga :

6 Manfaat Buah Kemunting, Buah Beri Indonesia Mirip dengan Blueberry
SMA Negeri 1 Gebog Umumkan Kelulusan Siswa Secara Daring, Hindari Euforia Berlebihan

Kabar ini juga memicu perbandingan dengan langkah Instagram. Tahun lalu, platform milik Meta itu diketahui tengah menguji fitur serupa yang memungkinkan pengguna menampilkan nama kampus dan tahun kelulusan. Namun hingga kini belum ada kepastian apakah Instagram benar-benar akan merilis fitur tersebut secara global. Jika pada akhirnya Instagram ikut terjun, persaingan antara dua raksasa media sosial ini justru akan menguntungkan mahasiswa. Mereka bisa memilih platform mana yang paling sesuai dengan gaya berinteraksi masing-masing.


Manfaat dan Tantangan Campus Verification

Campus Verification membawa sejumlah manfaat nyata bagi mahasiswa. Pertama, fitur ini memudahkan pengguna memperluas jaringan pertemanan, baik dengan sesama mahasiswa maupun dengan alumni. Kedua, fitur ini membuka peluang untuk membangun komunitas berbasis kampus yang lebih kuat. Ketiga, adanya interaksi lintas jurusan bahkan bisa melahirkan kolaborasi baru, baik dalam bidang akademik seperti riset dan organisasi, maupun non-akademik seperti bisnis rintisan dan kegiatan sosial.

Di sisi lain, ada pula potensi tantangan yang perlu diperhatikan. Isu keamanan data pribadi menjadi sorotan utama. Informasi kampus dan tahun kelulusan berpotensi disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Meski begitu, TikTok menegaskan bahwa fitur ini bersifat opsional. Artinya, mahasiswa tetap bisa menggunakan TikTok seperti biasa tanpa harus menambahkan data kampus jika merasa kurang nyaman.

Fitur ini juga berpotensi membawa nostalgia bagi generasi lama yang pernah merasakan era media sosial kampus di awal 2000-an. Kini, nostalgia tersebut hadir kembali dengan format lebih modern dan dinamis. Bayangkan, mahasiswa bukan hanya bisa berbagi video lucu atau tren viral, tetapi juga membangun komunitas akademik yang bermanfaat.

Bagi mahasiswa di Indonesia, fitur ini masih menunggu waktu untuk benar-benar hadir. TikTok belum merinci daftar universitas mana saja yang sudah bisa menggunakan Campus Verification. Namun jika nantinya fitur ini resmi dirilis di kampus-kampus Tanah Air, potensi penerimaannya sangat besar. Mahasiswa Indonesia terkenal aktif menggunakan media sosial, dan fitur yang menghubungkan dunia digital dengan kehidupan kampus tentu akan mendapat sambutan hangat.


TikTok Bukan Sekedar Platform Hiburan

Kehadiran Campus Verification menegaskan bahwa TikTok bukan lagi sekadar platform hiburan, tetapi juga wadah interaksi sosial yang relevan dengan kehidupan mahasiswa. Dengan dukungan UNiDAYS dan jangkauan hingga ribuan universitas di dunia, fitur ini berpotensi menjadi tren baru dalam dunia pendidikan digital.

Meski ada catatan soal privasi, fleksibilitas TikTok yang membiarkan fitur ini bersifat opsional membuat pengguna bisa tetap merasa aman. Jika suatu saat hadir di Indonesia, bukan tidak mungkin Campus Verification akan menjadi salah satu fitur favorit mahasiswa, baik untuk mencari teman sejurusan, menjalin kolaborasi, maupun sekadar bernostalgia dengan suasana kampus.

You Might Also Like

Wisata Indonesia Makin Bergairah, Kunjungan Turis Asing dan Wisnus Kompak Meningkat
Komdigi: Akun Influencer Daerah Jadi Target Utama Spam Judi Online di Media Sosial
WhatsApp Bakal Hadirkan Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Bagikan Nomor Telepon
Indonesia Kejar Posisi Teratas GMTI 2026, Kemenpar Perkuat Promosi Wisata Halal
Pemerintah Jepang Resmi Usulkan Sistem Dua Ibu Kota untuk Kurangi Sentralisasi Tokyo
TAGGED:Campus VerificationFitur BaruTikTok
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Roblox Perketat Kebijakan Sebagai Upaya Lindungi Pengguna Muda dari Konten Berbahaya
Next Article Cinta Laura Beri Pesan Inspiratif untuk Mahasiswa Baru UNDIP
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Travel

Kebijakan Bebas Visa Dinilai Jadi Kunci Tingkatkan Daya Saing Pariwisata Indonesia

3 weeks ago
Travel

Target Wisman Naik Tajam, Kemenpar Optimistis Indonesia Dikunjungi 19,1 Juta Turis Asing pada 2027

4 weeks ago
Travel

Bandara Soekarno-Hatta Tambah Rute Baru ke Tiongkok, Spring Airlines Resmi Terbang ke Jakarta

4 weeks ago
LifeStyleTerkini

Pamer Liburan, Tapi Keluhkan Pertamax? Fenomena yang Memicu Perdebatan di Medsos

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index