By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Tren Foto Vintage: Film Peel-Apart Jadi Gaya Hidup Anak Muda China
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Tren Foto Vintage: Film Peel-Apart Jadi Gaya Hidup Anak Muda China

LifeStyle

Tren Foto Vintage: Film Peel-Apart Jadi Gaya Hidup Anak Muda China

Jack
By
Jack
12 months ago
Share
6 Min Read
SHARE

BEIJING – Di tengah serbuan kamera digital dan smartphone dengan kualitas foto sempurna, tren fotografi lawas justru kembali digemari anak muda Tiongkok. Film peel-apart yang rumit, manual, dan penuh ketidakpastian kini menjadi simbol gaya hidup nostalgia yang unik, bahkan rela dibayar mahal oleh para penggemarnya.

Contents
Ketidakpastian yang Justru MemikatHarga Selangit, Antusiasme Tak SurutMedia Sosial dan Selebriti Picu TrenAntara Gaya Hidup dan BisnisNostalgia Digital: Mengapa Anak Muda Suka?Tren yang Akan Bertahan?Tips Jika Ingin Coba Foto Peel-Apart

Meski prosesnya ribet dan hasilnya tak selalu sempurna, popularitas film peel-apart melonjak berkat rekomendasi selebriti dan media sosial. Dalam beberapa bulan terakhir, jutaan unggahan di platform seperti Weibo dan Xiaohongshu menampilkan foto-foto klasik dengan sentuhan vintage khas film peel-apart.

Fenomena ini membuktikan bahwa di balik perkembangan teknologi fotografi, ada kerinduan akan sentuhan analog yang penuh kejutan. Bisnis fotografi di Tiongkok pun ikut memanfaatkan tren ini dengan menawarkan jasa foto film peel-apart dengan harga premium.

Ketidakpastian yang Justru Memikat

Film instan jenis peel-apart, juga dikenal sebagai packfilm, pertama kali diperkenalkan pada tahun 1947 oleh Edwin Land, pendiri Polaroid. Berbeda dengan film integral yang otomatis berkembang di dalam kamera, film peel-apart membutuhkan sentuhan manual. Setelah diambil, film ditarik keluar, lalu lapisan positif dan negatifnya dipisahkan secara manual untuk melihat hasil jepretan.

Proses ini menuntut ketelitian karena kesalahan sekecil apa pun bisa merusak hasil foto secara permanen. Tak heran, ketidakpastian menjadi ciri khas sekaligus daya tariknya.

Estetika vintage yang dihasilkan juga memberi kesan berbeda dibanding foto digital yang terlalu bersih dan seragam. Inilah yang membuat banyak anak muda rela membayar mahal demi merasakan pengalaman klasik tersebut.


Harga Selangit, Antusiasme Tak Surut

Fenomena ini dimanfaatkan oleh bisnis fotografi di berbagai kota besar Tiongkok. Studio-studio foto berlomba menawarkan layanan foto peel-apart lengkap dengan penataan rambut, rias wajah, hingga properti khusus bernuansa retro.

Meski harga sekali sesi bisa mencapai ratusan bahkan ribuan yuan, peminatnya tak surut. Salah satunya Hu Wengji, 20 tahun, mahasiswa di Shenzhen yang mencoba tren ini pada Januari lalu.

“Saya mengambil tiga foto—satu untuk saya, satu untuk teman, dan satu foto bersama. Tiga foto itu menghabiskan lebih dari 900 yuan (sekitar Rp2 juta),” ujar Hu kepada CNA.

Baca Juga :

Biodata dan Profil Ikram Rosadi, Pria yang Resmi Menikah dengan Larissa Chou
Jelang Pemilu 2024, Anggota DPR Ingatkan Parameter Stabilitas Politik harus Dijaga

Biaya yang relatif tinggi justru dianggap sebanding dengan pengalaman unik yang diperoleh, terutama bagi mereka yang mengutamakan nilai sentimental dibanding sekadar hasil foto.

Media Sosial dan Selebriti Picu Tren

Popularitas film peel-apart di kalangan anak muda tak lepas dari pengaruh media sosial dan selebriti papan atas. Dalam bahasa Mandarin, istilahnya dikenal sebagai si la pian, yang kini viral di Weibo dan Xiaohongshu dengan jutaan tampilan dan unggahan.

Aktris sekaligus penyanyi Ju Jingyi, yang memiliki lebih dari 31 juta pengikut di Weibo, mengunggah hasil foto peel-apart miliknya pada April lalu. Postingan itu disukai lebih dari 1 juta kali.

Selebriti lain seperti Liu Shishi dan artis Taiwan Ouyang Nana juga ikut memamerkan foto-foto klasik mereka dengan film peel-apart, memicu gelombang minat di kalangan penggemar mereka.

Unggahan para selebriti tersebut menambah citra eksklusif dan keren pada tren ini, membuatnya bukan sekadar hobi fotografi biasa tetapi juga pernyataan gaya hidup.


Antara Gaya Hidup dan Bisnis

Photo of retro camera in girl’s hands on green blurred background

Studio-studio foto di Tiongkok melihat tren ini sebagai peluang bisnis yang menjanjikan. Selain menyewakan kamera peel-apart dan menyediakan stok film yang semakin langka, mereka juga menawarkan layanan dengan nilai tambah seperti dekorasi klasik, properti vintage, hingga sesi photo shoot bertema tertentu.

“Kelangkaan film ini justru jadi daya tarik utama. Kami sengaja memasok jumlah terbatas untuk mempertahankan kesan eksklusif,” kata salah satu pemilik studio di Shanghai.

Selain itu, para pemilik studio juga rajin mempromosikan jasa mereka di media sosial, memanfaatkan tagar populer seperti #FilmPeelApart dan #VintagePhotography untuk menjangkau audiens muda yang haus pengalaman baru.


Nostalgia Digital: Mengapa Anak Muda Suka?

Lalu, mengapa anak muda yang tumbuh di era digital justru tertarik dengan cara lama yang ribet dan mahal ini? Sosiolog budaya di Beijing menyebut fenomena ini sebagai “nostalgia digital,” yakni kerinduan generasi muda terhadap pengalaman otentik di tengah dunia yang serba instan.

“Anak muda saat ini sudah terlalu terbiasa dengan foto digital yang bisa dihapus, diulang, dan diedit sesuka hati. Foto peel-apart justru memberi pengalaman sekali tembak yang penuh makna,” ujarnya.

Momen menunggu hasil foto sambil berharap-harap cemas menjadi bagian dari daya tariknya. Hasil foto yang tidak sempurna justru dianggap lebih jujur dan personal, jauh dari kesan palsu yang sering ditemui di media sosial.

Tren yang Akan Bertahan?

Meski saat ini tengah populer, banyak pengamat ragu apakah tren ini bisa bertahan lama. Tingginya harga film yang semakin langka serta terbatasnya pasokan kamera lama menjadi tantangan tersendiri.

Namun, bagi banyak anak muda, pengalaman sekali seumur hidup berfoto dengan film peel-apart sudah cukup berkesan.

“Di tempat kerja, semua orang hanya melihat hasil akhir. Tapi di sini, prosesnya yang penting,” ungkap salah satu pelanggan studio foto di Chengdu.

Tips Jika Ingin Coba Foto Peel-Apart

  • Cari studio terpercaya dengan stok film asli dan kondisi kamera terawat.
  • Siapkan budget ekstra karena biayanya cukup tinggi.
  • Pastikan sudah berdandan atau gunakan layanan rias studio untuk hasil maksimal.
  • Nikmati prosesnya dan jangan berharap hasil yang sempurna.

You Might Also Like

Target Wisman Naik Tajam, Kemenpar Optimistis Indonesia Dikunjungi 19,1 Juta Turis Asing pada 2027
Bandara Soekarno-Hatta Tambah Rute Baru ke Tiongkok, Spring Airlines Resmi Terbang ke Jakarta
Pamer Liburan, Tapi Keluhkan Pertamax? Fenomena yang Memicu Perdebatan di Medsos
Harga Avtur Melonjak, Kemenpar dan Kemenhub Cari Cara Jaga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau
Tak Hanya Bali, Kemenpar Genjot 10 Destinasi Prioritas untuk Tarik Wisatawan Mancanegara
TAGGED:Anak MudaChinaFoto Vintagetren
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Anak Muda, Gizi Seimbang dan Aktivitas Fisik Jadi Modal Menuju Indonesia Emas 2045
Next Article Zodiak Hari Ini: Siapa yang Lagi Dilirik Gebetan?
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Travel

Beda dengan Wisata Kuliner, Gastronomi Tawarkan Cerita dan Warisan Budaya Nusantara

1 week ago
Travel

Tak Mau Tertinggal dari Vietnam, Indonesia Siapkan Jurus Baru Dongkrak Pariwisata

1 week ago
Travel

Instalasi Sunflower Angel Jadi Magnet Baru di Candi Prambanan, Pengunjung Membludak

2 weeks ago
Travel

Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Layani Lebih dari 1,2 Juta Penumpang

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index