INVERSI.ID – Kombinasi olahraga padel dan pilates belakangan ini menjadi perbincangan hangat setelah video viral di media sosial memperlihatkan seseorang melakukan juggling bola padel di atas alat pilates. Fenomena ini menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat. Sebagian menganggapnya inovatif, namun tidak sedikit pula yang menilai kombinasi olahraga padel dan pilates hanya sekadar tren tanpa manfaat berarti.
Kombinasi olahraga padel dan pilates dilakukan dengan memegang raket padel sambil menjaga keseimbangan di atas reformer, alat yang biasanya digunakan dalam latihan pilates. Namun, sejumlah praktisi kesehatan menilai aktivitas ini kurang tepat. Dr. Dion Haryadi, seorang praktisi kebugaran, menjelaskan bahwa pilates sudah memiliki gerakan spesifik untuk menunjang olahraga raket. Menurutnya, latihan tersebut sebaiknya tidak digabungkan dengan juggling bola padel karena manfaatnya tidak signifikan.
Kombinasi olahraga padel dan pilates dinilai lebih bersifat gimmick dibandingkan latihan yang benar-benar efektif. Dr. Dion menegaskan bahwa pilates memiliki peran penting dalam membangun massa otot, meningkatkan core strength, mobilitas, serta daya tahan otot. Manfaat ini bisa mendukung performa di berbagai jenis olahraga, termasuk permainan raket, tanpa perlu dilakukan bersamaan dengan padel.
Manfaat Pilates untuk Kebugaran
Pilates merupakan metode latihan yang fokus pada penguatan otot inti, peningkatan fleksibilitas, keseimbangan, serta perbaikan postur tubuh. Gerakan pilates dilakukan dengan kontrol penuh, diiringi pernapasan teratur, dan keselarasan pikiran dengan tubuh. Metode ini telah diakui secara luas sebagai latihan yang bermanfaat bagi kebugaran secara menyeluruh.
Dr. Dion menambahkan bahwa fungsi utama pilates adalah melatih core, mobilitas, dan endurance otot. Meski efektif dalam membangun kekuatan, pilates tidak bisa berdiri sendiri untuk meningkatkan massa otot secara signifikan. Oleh karena itu, latihan beban konvensional dengan intensitas tinggi tetap diperlukan untuk mencapai hasil maksimal.
Dengan kata lain, pilates dapat menjadi pelengkap latihan lain, termasuk olahraga raket seperti padel, tenis, atau badminton. Namun, jika digabungkan secara tidak tepat, manfaat pilates justru tidak akan optimal.
Seperti Apa Olahraga Padel Sebenarnya?
Padel adalah olahraga raket yang dimainkan di lapangan dengan ukuran lebih kecil dibanding tenis. Olahraga ini biasanya dimainkan ganda dengan aturan sederhana, sehingga populer di berbagai negara Eropa dan Amerika Latin. Padel mengandalkan kelincahan, kekuatan pukulan, dan koordinasi tim.
Jika ingin meningkatkan kemampuan bermain padel, latihan yang tepat adalah kombinasi antara latihan fisik konvensional, seperti beban, agility, dan cardio, ditambah pilates sebagai pelengkap. Dengan cara ini, manfaat kedua jenis olahraga bisa dirasakan tanpa harus menggabungkannya secara bersamaan di satu sesi latihan yang berisiko tidak efektif.
Pada akhirnya, tren kombinasi olahraga padel dan pilates memang menarik perhatian publik, tetapi efektivitasnya masih diragukan. Pilates sendiri sudah terbukti memberi manfaat besar untuk kebugaran tubuh. Sementara padel adalah olahraga kompetitif yang memerlukan kecepatan dan koordinasi. Alih-alih menggabungkannya secara instan, lebih baik menjalani keduanya secara terpisah agar hasilnya lebih maksimal.