By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Tren Pernikahan Turun, BKKBN Siapkan Strategi Hadapi Kecemasan Anak Muda dan Ketimpangan Kependudukan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Tren Pernikahan Turun, BKKBN Siapkan Strategi Hadapi Kecemasan Anak Muda dan Ketimpangan Kependudukan

LifeStyle

Tren Pernikahan Turun, BKKBN Siapkan Strategi Hadapi Kecemasan Anak Muda dan Ketimpangan Kependudukan

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
2 Min Read
Ilustrasi pernikahan remaja. (Foto: Pixabay)
SHARE

INVERSI.ID – Angka pernikahan di Indonesia menunjukkan tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu penyebabnya adalah meningkatnya kesadaran generasi muda untuk menikah di usia ideal, yakni 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki. Namun, di balik itu juga tersimpan kekhawatiran terhadap masa depan rumah tangga dan kondisi sosial ekonomi.

Contents
Strategi Pemerintah Menyikapi Penurunan Angka PernikahanQuick Wins Berbasis Siklus Kehidupan

Hal ini disampaikan oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Wihaji, dalam acara Program Orang Penting, Jakarta, Kamis (8/5).

“Data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Laporan Statistik Indonesia 2024 mencatat, angka pernikahan nasional pada 2023 mencapai 1.577.255 pernikahan, turun 128.093 dari tahun sebelumnya yang berjumlah 1.705.348,” ujar Wihaji.

Strategi Pemerintah Menyikapi Penurunan Angka Pernikahan

Wihaji menjelaskan bahwa pemerintah, melalui BKKBN, telah menyiapkan sejumlah strategi untuk memitigasi fenomena tersebut. Langkah ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kesiapan berkeluarga di kalangan muda, tetapi juga menjaga keseimbangan pertumbuhan penduduk.

“Salah satu fokus kami adalah menjaga Total Fertility Rate (TFR) tetap berada di angka ideal. Saat ini, TFR Indonesia telah mencapai 2,18 menurut hasil Sensus Penduduk dan Long Form SP2020,” jelasnya.

Sebagai bentuk intervensi, BKKBN meluncurkan aplikasi Elektronik Siap Nikah Siap Hamil (Elsimil) yang dirancang untuk memberikan edukasi pra-nikah dan perencanaan keluarga kepada calon pasangan muda.

Quick Wins Berbasis Siklus Kehidupan

Menteri Wihaji juga menegaskan komitmen pemerintah untuk hadir dalam setiap siklus kehidupan masyarakat melalui lima program prioritas atau Quick Wins Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Program-program tersebut dirancang untuk mendukung pembangunan keluarga berkelanjutan, yaitu:

  1. Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting)
  2. Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak)
  3. GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia)
  4. Lansia Berdaya
  5. AI SuperApps Keluarga Indonesia

Kelima program ini menyasar berbagai usia dan fase kehidupan, mulai dari masa kanak-kanak hingga lansia, untuk membangun keluarga yang tangguh dan berkualitas di tengah tantangan zaman.***

You Might Also Like

Target Wisman Naik Tajam, Kemenpar Optimistis Indonesia Dikunjungi 19,1 Juta Turis Asing pada 2027
Bandara Soekarno-Hatta Tambah Rute Baru ke Tiongkok, Spring Airlines Resmi Terbang ke Jakarta
Pamer Liburan, Tapi Keluhkan Pertamax? Fenomena yang Memicu Perdebatan di Medsos
Harga Avtur Melonjak, Kemenpar dan Kemenhub Cari Cara Jaga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau
Tak Hanya Bali, Kemenpar Genjot 10 Destinasi Prioritas untuk Tarik Wisatawan Mancanegara
TAGGED:BKKBNPernikahan
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Peneliti Sebut Generasi Z dan Alpha Jadi Korban Terbesar Krisis Iklim
Next Article Waspada! Narkoba dalam Bentuk Vape Jadi Ancaman Baru Bagi Generasi Muda
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Travel

Beda dengan Wisata Kuliner, Gastronomi Tawarkan Cerita dan Warisan Budaya Nusantara

1 week ago
Travel

Tak Mau Tertinggal dari Vietnam, Indonesia Siapkan Jurus Baru Dongkrak Pariwisata

1 week ago
Travel

Instalasi Sunflower Angel Jadi Magnet Baru di Candi Prambanan, Pengunjung Membludak

2 weeks ago
Travel

Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Layani Lebih dari 1,2 Juta Penumpang

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index