Hai Inversi! Siapa bilang nonton MotoGP cuma soal adrenalin dan suara deru mesin? Di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025, para penonton bukan hanya dimanjakan dengan aksi para rider dunia, tapi juga bisa menikmati kekayaan budaya Nusantara lewat kuliner dan kriya khas daerah.
UMKM Binaan Pertamina Jadi Pusat Perhatian
Di tengah gemuruh balapan, 20 UMKM binaan Pertamina Grup tampil percaya diri di area festival kuliner dan kerajinan. Mereka membawa nuansa lokal ke panggung dunia dengan beragam produk: mulai dari sate lilit, kopi tradisional, es krim lokal, hingga kain tenun Lombok yang indah.
Kehadiran UMKM ini bikin suasana MotoGP makin lengkap bukan cuma balapan, tapi juga jadi ajang pameran rasa dan budaya Indonesia. Buat para pengunjung, terutama wisatawan mancanegara, kuliner Nusantara jadi bintang utama.
Hailey, turis asal Australia, sampai mengaku jatuh cinta dengan sate lilit dan es krim tradisional yang katanya rasanya autentik banget dan nggak bisa ditemukan di tempat lain.
Wholefoood: Makanan Sehat dengan Cita Rasa Lokal
Salah satu tenant yang paling nge-hits adalah Wholefoood, UMKM yang menyajikan menu sehat seperti sandwich dan salad, tapi tetap pakai sentuhan bahan lokal. Konsep fresh ini langsung jadi favorit turis asing karena memadukan gaya hidup modern dengan cita rasa Nusantara.
“Melihat orang asing menikmati makanan sehat khas lokal itu priceless banget, dan bikin kami makin semangat berinovasi,” ungkap Baiq Melinda Mustika Sari, pemilik Wholefoood.
Yang bikin makin keren, dukungan penuh dari Pertamina terasa nyata. Bahkan Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius, langsung datang mengunjungi booth UMKM binaan bersama jajaran manajemen. Kehadiran mereka jadi bentuk apresiasi sekaligus dorongan buat UMKM agar makin percaya diri tampil di level internasional.
Penjualan Fantastis, Bukti Produk Lokal Makin Diminati
Dalam tiga hari ajang berlangsung, total penjualan UMKM binaan tembus lebih dari Rp260 juta. Sementara itu, Bright Store Pertamina dengan merchandise khusus MotoGP mencatat angka penjualan yang nggak kalah gokil lebih dari Rp2 miliar!
Ajang MotoGP ini bukan cuma soal kecepatan, tapi juga soal bagaimana produk lokal bisa tampil keren di kancah global. Pertamina sendiri menegaskan bahwa dukungan mereka ke UMKM adalah bagian dari komitmen untuk membangun ekonomi inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8: pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.
Dari deru mesin hingga aroma sate lilit, dari sorak-sorai tribun hingga kain tenun Lombok yang memikat MotoGP Mandalika 2025 sukses jadi perpaduan sempurna antara olahraga internasional dan pesona budaya lokal.
UMKM binaan Pertamina pun berhasil membuktikan bahwa meski kecil, usaha mereka bisa memberi dampak besar dan bikin Indonesia makin diperhitungkan di mata dunia.