By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Uniknya Cara Santri di Boyolali Mengingat Perjuangan Para Pendahulu dengan Ngaji Senthir
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Uniknya Cara Santri di Boyolali Mengingat Perjuangan Para Pendahulu dengan Ngaji Senthir

Terkini

Uniknya Cara Santri di Boyolali Mengingat Perjuangan Para Pendahulu dengan Ngaji Senthir

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
5 Min Read
SHARE

Di antara hamparan sawah yang menghijau di Boyolali, para santri tak hanya disibukkan dengan menghafal kitab dan mendalami ilmu agama. Menjelang malam-malam tertentu di bulan Ramadan, mereka turut melestarikan tradisi unik bernama Ngaji Senthir.

Ngaji Senthir, yang secara harfiah berarti “belajar dengan penerangan senthir” (sejenis lampu minyak tradisional), bukan sekadar kegiatan mengaji biasa.

Ini adalah cara para santri mengenang perjuangan para pendahulu mereka dalam menuntut ilmu agama.

Baca Juga: Ini Keutamaan Malam Lailatul Qadar di 10 Hari Terakhir Ramadan, Momen Turunnya Al-Qur’an

Saat hari menjelang senja, para santri akan berkumpul di lapangan atau halaman pondok pesantren. Mereka menggelar tikar sebagai alas duduk dan menyiapkan senthir di dekat mereka. Dengan cahaya senthir yang temaram, para santri mengaji Al-Quran atau kitab kuning bersama-sama, dipimpin oleh pengasuh pondok.

Kesederhanaan suasana ini justru menjadi benang merah yang menghubungkan para santri dengan perjuangan para pendahulu. Dulu, para kiai dan santri terdahulu menimba ilmu agama dalam keterbatasan. Minimnya penerangan tak menghalangi semangat mereka untuk belajar.

123Next Page

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Ini 4 Amalan Nabi Muhammad di 10 Hari Terakhir Ramadan
Next Article Dari Zaman Konvensial hingga Digital, Parsel Lebaran Tak Pernah Mati
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

21 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

22 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index