By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Utang RI Tembus Rp9.920 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Ekonomi Indonesia Masih Aman
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Utang RI Tembus Rp9.920 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Ekonomi Indonesia Masih Aman

Ekonomi

Utang RI Tembus Rp9.920 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Ekonomi Indonesia Masih Aman

Alexander
By
Alexander
2 months ago
Share
2 Min Read
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (dua kiri) memberikan keterangan pers dalam taklimat media di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (11/5/2026). (Foto, Dok/Kemenkeu)
SHARE

JAKARTA — Di tengah tekanan ekonomi global dan gejolak keuangan dunia, kondisi ekonomi Indonesia dinilai masih tetap terjaga. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan posisi utang pemerintah saat ini masih berada dalam batas aman dan terkendali.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), posisi utang pemerintah tercatat mencapai Rp9.920,42 triliun atau 40,75 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) per 31 Maret 2026.

“(Posisi utang) Masih aman, masih sekitar 40 persen lebih sedikit, jadi aman,” kata Purbaya saat dikonfirmasi wartawan dalam taklimat media di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin.

Menurut Purbaya, pengelolaan utang Indonesia justru tergolong lebih hati-hati dibanding banyak negara lain. Ia mencontohkan rasio utang Singapura yang mencapai sekitar 180 persen dan Malaysia sekitar 60 persen terhadap PDB.

Bahkan dibanding negara maju seperti Amerika Serikat dan Jepang, posisi utang Indonesia dinilai masih relatif lebih terkendali.

“Tinggi semua. Kita termasuk paling hati-hati dibanding negara sekeliling kita,” tambahnya.

Sebagai informasi, Undang-Undang Keuangan Negara menetapkan batas maksimal rasio utang pemerintah sebesar 60 persen terhadap PDB. Artinya, posisi Indonesia saat ini masih jauh di bawah ambang batas tersebut.

Mayoritas utang pemerintah berasal dari instrumen surat berharga negara (SBN) dengan nilai outstanding mencapai Rp8.652,89 triliun atau 87,22 persen dari total utang pemerintah per akhir Maret 2026. Sementara sisanya berupa pinjaman sebesar Rp1.267,52 triliun atau 12,78 persen.

Pemerintah menegaskan strategi pembiayaan APBN 2026 dilakukan secara bijak dan terukur dengan mempertimbangkan efisiensi biaya, mitigasi risiko, tata kelola yang baik, serta menjaga indikator utang tetap aman di tengah dinamika pasar keuangan global.

Baca Juga :

Fakta-fakta Lolly Anak Nikita Mirzani Ubah Nama Instagram hingga Diadopsi Antonio Dedola
BGN Optimalkan Transformasi Digital untuk Sinkronisasi Program MBG Secara Nasional

Adapun realisasi pembiayaan anggaran hingga 31 Maret 2026 tercatat sebesar Rp257,4 triliun, yang terdiri dari pembiayaan utang Rp258,7 triliun dan pembiayaan non-utang Rp1,3 triliun.

You Might Also Like

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN
Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat
Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya
TAGGED:PDBPurbayaUtang RI
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Di Tengah Krisis Ekonomi, Pemerintah Pastikan Tak Ada PHK Massal Guru Honorer
Next Article Foto : Dapur Program Makanan Bergizi (MBG) (Sumber : https://bgn.go.id/) Program Makan Bergizi Gratis Capai 61,99 Juta Penerima
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

1 week ago
EkonomiTerkini

Gas CNG Merah Putih Hadir! Hemat 40%, Kompor Lama Tetap Bisa Dipakai

1 week ago
EkonomiTerkini

Bahlil Desak PLN Gerak Cepat Atasi Kegelapan Warga Kalimantan dan Sumatera

1 week ago
EkonomiTerkini

Purbaya Bantah Tuduhan Obligasi Patriot Danantara Jadi Sarana Pencucian Uang

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index