By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: 44 Orang Tewas Saat Kebakaran Lalap Kompleks Apartemen di Hong Kong: Tragedi Besar di Wang Fuk Court Tai Po
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » 44 Orang Tewas Saat Kebakaran Lalap Kompleks Apartemen di Hong Kong: Tragedi Besar di Wang Fuk Court Tai Po

Terkini

44 Orang Tewas Saat Kebakaran Lalap Kompleks Apartemen di Hong Kong: Tragedi Besar di Wang Fuk Court Tai Po

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
8 months ago
Share
5 Min Read
Pemadam Kebakaran sedang memadamkan api yang melahap Kompleks Apartemen di Hong Kong (26/11/2025). (Foto: Routers)
Pemadam Kebakaran sedang memadamkan api yang melahap Kompleks Apartemen di Hong Kong (26/11/2025). (Foto: Routers)
SHARE

Kota Hong Kong diguncang tragedi besar setelah kebakaran hebat melalap kompleks apartemen Wang Fuk Court di distrik Tai Po pada 26 hingga 27 November 2025. Insiden ini tercatat sebagai salah satu kebakaran paling mematikan di Hong Kong dalam beberapa dekade terakhir karena menewaskan sedikitnya empat puluh empat orang, melukai puluhan penghuni, dan menyebabkan ratusan lainnya hilang. Kompleks hunian yang padat dan struktur bangunan bertingkat tinggi membuat kebakaran semakin sulit dikendalikan serta memperbesar jumlah korban.

Kebakaran pertama kali terpantau sekitar pukul 14.50 waktu setempat ketika api muncul dari area perancah yang menempel pada sisi luar bangunan. Saat itu bangunan sedang menjalani renovasi sehingga perancah dari bambu beserta jaring pelindung yang biasa digunakan dalam proyek konstruksi mudah terbakar dan mempercepat penyebaran api. Dalam waktu singkat, api merembet ke lantai lain dan menyebar sampai ke tujuh menara apartemen. Laporan dari The Guardian menyebutkan bahwa insiden ini melibatkan hampir seluruh blok di kompleks yang totalnya memiliki delapan menara dengan jumlah penghuni mencapai ribuan orang.

Wang Fuk Court sendiri merupakan kompleks hunian yang padat dengan ribuan unit yang ditempati keluarga dengan berbagai latar belakang usia. Asap hitam tebal memenuhi area koridor dan tangga sehingga banyak penghuni terjebak tanpa akses keluar. Tim pemadam kebakaran menghadapi situasi yang sangat sulit karena api terus meningkat didorong angin kencang serta material bangunan yang mudah terbakar. Aljazeera melaporkan bahwa proses pemadaman memakan waktu panjang hingga lewat dua puluh empat jam karena sebagian struktur bangunan mulai rapuh dan berpotensi runtuh.

Otoritas Hong Kong melaporkan bahwa empat puluh empat orang meninggal dunia akibat kebakaran ini. Selain itu lebih dari enam puluh orang mengalami luka yang sebagian berada dalam kondisi kritis. Tidak hanya itu, sekitar dua ratus tujuh puluh sembilan penghuni belum dapat ditemukan sehingga angka korban berpotensi bertambah seiring pencarian yang terus dilakukan. Laporan dari Detik Internasional menunjukkan bahwa sekitar sembilan ratus orang berhasil dievakuasi ke lokasi penampungan sementara sambil menunggu proses identifikasi dan penanganan lanjutan dari pemerintah setempat.

Penyelidikan awal menunjukkan adanya dugaan kelalaian dalam proses renovasi bangunan. Polisi mengungkapkan bahwa mereka menemukan penggunaan material yang tidak sesuai standar keamanan kebakaran, termasuk busa dan styrofoam yang digunakan untuk menutup celah jendela di area lobi lift. Material tersebut bersifat sangat mudah terbakar sehingga mempercepat pergerakan api dari luar menuju bagian dalam bangunan. Reuters melaporkan bahwa pihak kepolisian telah menangkap tiga orang yang terdiri atas dua direktur perusahaan konstruksi dan satu konsultan teknik karena dianggap lalai dan menyebabkan kebakaran besar ini.

Kepala Eksekutif Hong Kong, John Lee, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada para korban serta berjanji bahwa pemerintah akan memberikan bantuan penuh kepada para penyintas. Ia juga menekankan pentingnya penyelidikan menyeluruh untuk memastikan bahwa pihak yang bertanggung jawab atas kelalaian ini akan menghadapi proses hukum sesuai peraturan yang berlaku. Pemerintah Hong Kong juga berkomitmen untuk memperketat pengawasan renovasi dan penggunaan material di gedung bertingkat guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Tragedi ini memicu keprihatinan publik dan perhatian media internasional. Banyak pengamat membandingkannya dengan kebakaran gedung tinggi di berbagai negara yang dipicu oleh material eksterior mudah terbakar. Kasus ini kembali mengingatkan bahwa keselamatan penghuni harus menjadi prioritas utama dalam renovasi bangunan tua, terutama yang memiliki kepadatan tinggi dan risiko teknis besar. Perdebatan mengenai standar keselamatan bangunan pun semakin menguat di Hong Kong seiring banyaknya proyek renovasi pada gedung lama.

Tragedi kebakaran Wang Fuk Court menjadi pelajaran penting bagi berbagai kota besar di dunia tentang betapa pentingnya pengawasan ketat terhadap proyek konstruksi, penggunaan material aman, dan edukasi mengenai prosedur evakuasi. Pemerintah dan kontraktor memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa setiap hunian memiliki perlindungan maksimal agar peristiwa seperti ini tidak kembali terjadi.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
TAGGED:ChinaHong kongKebakaranXi Jinping
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Ilustrasi Zodiak. (Foto: Pinterest) Ramalan Zodiak 27 November 2025: Energi Baru untuk Cinta, Karier, dan Keuangan
Next Article Foto : Lutfhy Asraful Anam, pelajar kelas XI, berhasil meraih Juara I Olimpiade Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SMA/SMK se-Provinsi Riau dan akan menjadi wakil Riau pada ajang PAI FAIR 2025 tingkat nasional (Sumber Foto : Riauaktual.com) SMAN 2 Tapung Cetak Delegasi Riau di Olimpiade PAI Nasional 2025!
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index