By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Jelang Akhir Tahun, Provinsi Jawa Timur Tetapkan Enam Perda Baru
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Jelang Akhir Tahun, Provinsi Jawa Timur Tetapkan Enam Perda Baru

Politik

Jelang Akhir Tahun, Provinsi Jawa Timur Tetapkan Enam Perda Baru

yenny hardiyanti
By
yenny hardiyanti
5 months ago
Share
3 Min Read
Gubenrur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama sejumlah Pimpinan DPRD Jatim. (Foto : DPRD Jatim)
Gubenrur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama sejumlah Pimpinan DPRD Jatim. (Foto : DPRD Jatim)
SHARE

SURABAYA, INVERSI — Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur menetapkan enam peraturan daerah (perda) strategis bagi penguatan tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah.

Gubernur Khofifah menyatakan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan legislatif penting untuk memastikan kebijakan berjalan efektif.

“Persetujuan enam Perda ini mencerminkan sinergi yang produktif antara eksekutif dan legislatif dalam memperkuat landasan hukum pembangunan daerah serta menghadirkan kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat Jawa Timur,” ucap di Surabaya, Selasa (29/10/2025)

Enam perda tersebut mencakup penetapan Perda tentang Pencabutan Lima Perda Provinsi Jawa Timur, Perda tentang Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Pelindungan Masyarakat, Perda tentang Pelindungan Perempuan dan Anak, Perda tentang Penyelenggaraan Kehutanan, Perda tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta Perda tentang Penyertaan Modal Daerah.

Khofifah menjelaskan bahwa pencabutan lima perda dilakukan untuk menyesuaikan regulasi daerah dengan peraturan yang lebih tinggi, terutama Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Pencabutan ini dilakukan untuk menghindari tumpang tindih kewenangan sekaligus memastikan regulasi daerah tetap relevan dan memberikan kepastian hukum dalam penyelenggaraan pemerintahan,” tegasnya.

Perda yang ditetapkan yakni tentang Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Pelindungan Masyarakat disusun untuk merespons dinamika sosial yang berkembang, baik di ruang publik maupun ruang digital.

Menurut Khofifah, kebijakan tersebut tidak hanya menekankan aspek penegakan aturan. “Perda ini tidak hanya menekankan aspek penegakan aturan, tetapi juga mengedepankan pendekatan persuasif, humanis, dan berkeadilan agar ketertiban dapat terwujud secara berkelanjutan,” jelasnya.

Pada saat yang sama, perhatian terhadap kelompok rentan diperkuat melalui Perda tentang Pelindungan Perempuan dan Anak.

Baca Juga :

Kemendagri Diminta Bertindak Tegas atas Polemik Bupati Aceh Selatan yang Pergi Umrah saat Bencana Melanda
Remaja dan Medsos: Antara “Literally” Chill dan Tekanan yang “Super” Real!

“Pelindungan perempuan dan anak membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, dunia usaha, hingga komunitas harus bergerak bersama agar Perda ini benar-benar efektif di lapangan,” paparnya.

Di sektor lingkungan, Perda tentang Penyelenggaraan Kehutanan diarahkan untuk memastikan pengelolaan hutan berjalan lestari sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Pengelolaan kehutanan harus menjaga keseimbangan antara aspek ekologi, sosial, dan ekonomi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara adil dan berkelanjutan,” tutur Khofifah.

Pada bidang ekonomi, Perda tentang BUMD menjadi landasan penguatan tata kelola dan profesionalisme perusahaan daerah. “Dengan regulasi yang lebih kuat, BUMD diharapkan tumbuh lebih sehat, profesional, dan berdaya saing sehingga mampu memberikan kontribusi optimal bagi perekonomian daerah dan Pendapatan Asli Daerah,” ungkapnya.

Adapun Perda tentang Penyertaan Modal Daerah difokuskan pada penguatan akuntabilitas dalam penempatan modal pemerintah daerah. “Setiap rupiah penyertaan modal harus dikelola secara profesional, akuntabel, dan memberi nilai tambah bagi perekonomian Jawa Timur,” katanya.

You Might Also Like

Prabowo Bentuk BUMN Ekspor Raksasa, Kebocoran SDA Rp2.600 Triliun Diburu !
Dunia Memanas, Indonesia Tambah Gahar! Rafale hingga Rudal Canggih Resmi Perkuat TNI
Bongkar “Sistem Kasta”, Ketum Golkar Tegaskan Partai Beringin Rumah Bersama Semua Kader
Dipuji Prabowo! Satgas PKH di Bawah Bahlil Bikin Bandit Perampok Ketar-Ketir
DPRD Gorontalo Utara Dorong Rumput Laut ke Menu MBG
TAGGED:DPRDJawa TimurNataruPerdaTahun Baru
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatra Utara (Sumut) menyerahkan berkas temuan pemantau kepada salah satu perwakilan radio. (Foto : ist) KPID: Pelanggaran Isi Siaran di Sumut Selama 2025 Didominasi Iklan Obat-obatan
Next Article Pihak Pemprov Sumut melakukan pertemuan bersama Relawan Gimbal Alas Malang dan pihak Pelni di Deli Serdang. (Foto : Humas Pemprov Sumut) ‎Pemprov Sumut Bantah Isu Sengaja Tahan Bantuan Kemanusiaan bagi Korban Bencana di Aceh
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

PolitikTerkini

Diam-Diam Bahlil Bergerak di Filipina! Misi Energi Prabowo di KTT ASEAN Jadi Sorotan

4 weeks ago
Foto : Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang (Sumber : https://bgn.go.id/)
MBG

BGN Instruksikan SPPG Jawa Timur Tingkatkan Menu Telur Tiga Kali

4 weeks ago
PolitikTerkini

DPR Ingatkan Pemerintah Fokus Benahi Keselamatan KRL, Bukan Sekadar Gerbong Khusus Perempuan

1 month ago
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan keterangan pers di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026). (Foto: Instagram/Dok. Melangkah Dari Timur)
EkonomiPolitik

Menteri ESDM Bahlil Pastikan Energi Nasional Stabil Usai Bertemu Presiden Prabowo

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index