By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Kemendagri Diminta Bertindak Tegas atas Polemik Bupati Aceh Selatan yang Pergi Umrah saat Bencana Melanda
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Kemendagri Diminta Bertindak Tegas atas Polemik Bupati Aceh Selatan yang Pergi Umrah saat Bencana Melanda

Politik

Kemendagri Diminta Bertindak Tegas atas Polemik Bupati Aceh Selatan yang Pergi Umrah saat Bencana Melanda

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
7 months ago
Share
3 Min Read
Kemendagri diminta Presiden Prabowo tindak tegas soal polemik Bupati Aceh Selatan. (Foto : ANTARA)
Kemendagri diminta Presiden Prabowo tindak tegas soal polemik Bupati Aceh Selatan. (Foto : ANTARA)
SHARE

Jakarta, Inversi.id – Permintaan agar Kementerian Dalam Negeri mengambil langkah tegas terhadap Bupati Aceh Selatan Mirwan MS menguat setelah muncul polemik terkait keberangkatan dirinya menjalankan ibadah umrah ketika daerahnya tengah dilanda bencana banjir dan longsor. Sorotan publik semakin mengerucut karena kepergian tersebut dilakukan tanpa izin dari Gubernur Aceh maupun Menteri Dalam Negeri, sehingga dinilai bertentangan dengan ketentuan administrasi dan etika kepemimpinan daerah.

Anggota Komisi II DPR RI Eka Widodo menilai tindakan tersebut mencerminkan ketidakhadiran pemimpin pada saat masyarakat membutuhkan. Ia menegaskan bahwa kepala daerah memiliki kewajiban moral dan administratif untuk berada di tengah masyarakat, terutama pada kondisi darurat ketika arah kebijakan dan koordinasi penyelamatan sangat diperlukan. Eka menyampaikan kekhawatiran bahwa tindakan seperti ini dapat menjadi preseden buruk apabila tidak ditindak secara tegas oleh Kemendagri.

“Jangan sampai ada preseden bahwa kepala daerah bisa bertindak sesuka hati tanpa memikirkan keselamatan dan kepentingan warganya,” ujarnya di Jakarta.

Ia menambahkan bahwa keputusan berangkat umrah tanpa izin dan pada saat masyarakat menghadapi musibah merupakan bentuk pengabaian terhadap tanggung jawab publik. Oleh karena itu, diperlukan tindakan pembinaan maupun penegakan aturan agar tata kelola pemerintahan di daerah tetap berjalan sesuai prinsip akuntabilitas.

Eka menjelaskan bahwa peraturan mengenai izin perjalanan luar negeri bagi pejabat daerah bukan semata aturan administratif, tetapi mencerminkan mekanisme pengawasan agar kepala daerah tetap peka terhadap situasi yang membutuhkan keputusan cepat. Ketidakwajiban mengikuti prosedur tersebut berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah, terutama ketika pemenuhan kebutuhan korban bencana membutuhkan kepemimpinan yang hadir secara langsung.

Ia berharap kejadian ini menjadi pembelajaran penting bagi seluruh kepala daerah agar lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan, terutama yang menyangkut kehadiran mereka di daerah saat situasi krisis. Menurutnya, pelayanan publik dan keselamatan warga harus menjadi prioritas utama, dan setiap kebijakan yang diambil harus mempertimbangkan kondisi masyarakat secara menyeluruh.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menyampaikan bahwa Inspektorat Jenderal Kemendagri telah memulai pemeriksaan terhadap Mirwan MS setibanya dari Arab Saudi. Pemeriksaan mencakup berbagai aspek, termasuk sumber pembiayaan perjalanan, kepatuhan terhadap regulasi, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam proses keberangkatan tersebut. Hasil pemeriksaan ini nantinya akan menjadi dasar bagi Kemendagri untuk menentukan langkah penanganan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Situasi ini kembali menegaskan pentingnya integritas dan sensitivitas sosial dalam kepemimpinan daerah, terutama ketika masyarakat sedang berada dalam kondisi rentan akibat bencana alam. Pemerintah pusat melalui Kemendagri memiliki peran strategis untuk memastikan bahwa tata kelola pemerintahan di daerah tetap berjalan sesuai prinsip keterbukaan, kepatuhan hukum, serta keberpihakan pada rakyat.

Kasus yang melibatkan Bupati Aceh Selatan ini menjadi momentum evaluasi agar mekanisme pengawasan berjalan lebih efektif dan peran kepala daerah semakin sejalan dengan kebutuhan masyarakat yang mereka layani.

Baca Juga :

Fakta-fakta Mayat Pria Ditemukan di Kontrakan, Terbungkus Sarung dan Terikat Lakban
Jaga Kepercayaan Publik, PT SMI Perkuat Tata Kelola Obligasi Ritel Infrastruktur (ORIS)

You Might Also Like

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP
Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”
Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah
Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus
TAGGED:MendagriPrabowo SubiantoPresiden Prabowo
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article UI Jadi Kampus Sehat Terbaik di ASEAN, Dapat Rating 5-Stars Plus dari AUN-HPN
Next Article Direktur Acara Siksorogo, Rachmat Septiyanto, ditemui di rumah duka Pujo Buntoro, di Karanganyar, Senin (8/12/2025). (Foto : Detik) Dua Pelari Meninggal Dunia di Siksorogo Lawu Ultra 2025, Panitia Siapkan Evaluasi Menyeluruh
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

HukumTerkini

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

7 days ago
PolitikTerkini

Moncer di Ruang Digital! Riset SSI Sebut Bahlil Jadi Penopang Terkuat Citra Positif Prabowo

1 week ago
EkonomiTerkini

Alasan Menteri Bahlil Beri Kehormatan Penuh kepada Presiden Resmikan Era B50

2 weeks ago
Foto : Apresiasi kepada Polri atas dukungannya terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) (Sumber : Inversi.id)
MBG

Presiden Prabowo Apresiasi Dapur MBG Polri: Terbaik di Indonesia”

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index