By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Menkeu Purbaya Ungkap Praktik Under Invoicing Sawit, Negara Berpotensi Rugi Triliunan Rupiah
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Menkeu Purbaya Ungkap Praktik Under Invoicing Sawit, Negara Berpotensi Rugi Triliunan Rupiah

Politik

Menkeu Purbaya Ungkap Praktik Under Invoicing Sawit, Negara Berpotensi Rugi Triliunan Rupiah

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
5 months ago
Share
5 Min Read
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan konferensi pers Januari 2026 di Jakarta, Kamis (8/1/2026). (Foto : ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan konferensi pers Januari 2026 di Jakarta, Kamis (8/1/2026). (Foto : ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
SHARE

JAKARTA, INVERSI – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap temuan serius terkait praktik under invoicing yang dilakukan oleh sejumlah perusahaan kelapa sawit. Berdasarkan hasil deteksi Lembaga National Single Window, sedikitnya terdapat 10 perusahaan sawit yang diduga memanipulasi nilai faktur ekspor dengan melaporkan harga hingga 50 persen lebih rendah dari nilai transaksi sebenarnya. Praktik ini dinilai berpotensi menimbulkan kerugian negara dalam jumlah sangat besar.

Purbaya menyampaikan bahwa temuan tersebut diperoleh dari hasil analisis data lintas sistem yang menunjukkan ketidakwajaran nilai ekspor. Menurutnya, praktik under invoicing tersebut tidak bisa lagi dibiarkan karena secara langsung merugikan penerimaan negara dan mencederai tata kelola perdagangan yang sehat.

“Kita bisa mendeteksi bahwa beberapa perusahaan sawit melakukan under invoicing ekspor, bahkan sampai separuh dari nilai ekspornya. Ini akan kita kejar ke depan dan mereka tidak bisa lagi main main,” ujar Purbaya kepada wartawan di Kantor Kementerian Keuangan Jakarta pada Kamis 8 Januari 2026.

Meski telah mengantongi data perusahaan yang terindikasi melakukan pelanggaran, Purbaya belum bersedia membeberkan identitas sepuluh perusahaan sawit tersebut. Ia menegaskan bahwa proses penindakan akan dilakukan sesuai mekanisme hukum dan koordinasi antar instansi terkait.

Selain sektor sawit, Menteri Keuangan juga mengungkap adanya praktik ilegal lain yang dijalankan oleh sejumlah warga negara asing asal China yang beroperasi di sektor baja dan bahan bangunan. Menurut Purbaya, praktik tersebut dilakukan dengan cara menjual barang secara tunai langsung kepada pembeli tanpa memungut dan menyetorkan pajak pertambahan nilai.

“Kerugian negara dari praktik ini sangat besar. Untuk sektor baja saja, menurut pengakuan pihak yang sudah sadar, potensi kerugiannya bisa lebih dari empat triliun rupiah per tahun. Dan ini bukan hanya satu perusahaan, jumlahnya banyak,” jelasnya.

Purbaya menyayangkan bahwa praktik semacam ini dalam waktu lama tidak terdeteksi secara optimal oleh otoritas yang memiliki kewenangan pengawasan seperti pajak dan bea cukai. Ia menilai terdapat indikasi pembiaran terhadap perusahaan asing yang beroperasi secara tidak patuh terhadap ketentuan perpajakan dan kepabeanan.

“Saya heran ada perusahaan asing yang semi liar, kepemilikan penuh asing, beroperasi di sini, sementara aparat pajak seolah menutup mata. Ini yang sedang kita benahi,” ucapnya.

Lebih lanjut, Purbaya menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah mengetahui temuan tersebut. Bahkan, menurutnya, Presiden juga mencatat adanya dugaan pembiaran oleh oknum di lingkungan pajak dan bea cukai. Hal ini menjadi perhatian serius pemerintah dalam upaya memperbaiki sistem pengawasan dan penegakan hukum.

Baca Juga :

Sinopsis Do You See What I See, Kisah Nyata Mawar yang Berpacaran dengan Pocong
Profil Almarhum Nunggal Preman Legenda di Solo Raya, Punya Puluhan Panglima Tempur

“Itu bagian dari tugas saya untuk memastikan arahan Presiden dijalankan. Saya baru beberapa bulan menjabat, dan saya harus memastikan ada implementasi nyata. Kalau tidak ada perubahan, berarti saya tidak bekerja dengan baik,” tegas Purbaya.

Praktik under invoicing sendiri merupakan modus pelanggaran kepabeanan dengan cara melaporkan harga barang di bawah nilai transaksi yang sebenarnya. Berdasarkan penjelasan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, praktik ini menyebabkan importir atau eksportir tidak membayar bea masuk dan pajak sesuai kewajiban, sehingga menggerus penerimaan negara.

Selain merugikan fiskal, under invoicing juga berdampak negatif terhadap iklim usaha dalam negeri. Barang impor atau ekspor yang dilaporkan dengan harga rendah dapat beredar dengan harga lebih murah, sehingga menekan daya saing industri nasional yang patuh terhadap aturan.

Pemerintah sebenarnya telah mengantisipasi praktik ini melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 96 Tahun 2023 tentang Ketentuan Kepabeanan, Cukai, dan Pajak atas Impor dan Ekspor Barang Kiriman. Dalam regulasi tersebut, diterapkan skema self assessment untuk barang kiriman hasil perdagangan, disertai sanksi denda apabila ditemukan perbedaan nilai atau under invoice.

Sementara itu, untuk barang kiriman nonperdagangan, mekanisme official assessment tetap diberlakukan tanpa pengenaan denda. Dengan penguatan regulasi dan pemanfaatan sistem data terintegrasi, pemerintah berharap praktik under invoicing dapat ditekan secara signifikan.

Melalui langkah tegas ini, Kementerian Keuangan menegaskan komitmennya menjaga penerimaan negara, menciptakan keadilan bagi pelaku usaha yang patuh, serta melindungi industri dalam negeri dari praktik perdagangan tidak sehat yang berpotensi merugikan ekonomi nasional.

Baca Juga : https://inversi.id/menkeu-purbaya-bebaskan-pph-21-pekerja-bergaji-hingga-rp10-juta-pada-2026-ini-ketentuannya/

You Might Also Like

Prabowo Bentuk BUMN Ekspor Raksasa, Kebocoran SDA Rp2.600 Triliun Diburu !
Jelang Ibadah Haji, Purbaya Bicara Stabilitas Rupiah dan Pasar Obligasi
Dunia Memanas, Indonesia Tambah Gahar! Rafale hingga Rudal Canggih Resmi Perkuat TNI
Bongkar “Sistem Kasta”, Ketum Golkar Tegaskan Partai Beringin Rumah Bersama Semua Kader
Dipuji Prabowo! Satgas PKH di Bawah Bahlil Bikin Bandit Perampok Ketar-Ketir
TAGGED:Menkeu PurbayaSawit
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan keterangan kepada wartawan usai meninjau penangangan bencana di Aceh. (Foto : ANTARA/Kemendagri) Satgas Nasional Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Resmi Operasikan Posko Induk di Banda Aceh
Next Article Terdakwa kasus dugaan korupsi dalam digitalisasi pendidikan pengadaan laptop Chromebook Nadiem Makarim (tengah) dikawal menuju mobil tahanan usai mengikuti sidang lanjutan dengan agenda tanggapan JPU atas eksepsi terdakwa di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (8/1/2026). (Foto : Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso) Jaksa Tegaskan Eksepsi Nadiem Tidak Sesuai KUHAP, Hakim Diminta Lanjutkan Sidang Korupsi Chromebook Rp2,18 Triliun
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

Purbaya-Bahlil Kompak! Sinkronisasi Fiskal-Energi Disiapkan Demi PNBP dan Swasembada

3 weeks ago
PolitikTerkini

Diam-Diam Bahlil Bergerak di Filipina! Misi Energi Prabowo di KTT ASEAN Jadi Sorotan

4 weeks ago
PolitikTerkini

DPR Ingatkan Pemerintah Fokus Benahi Keselamatan KRL, Bukan Sekadar Gerbong Khusus Perempuan

1 month ago
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan keterangan pers di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026). (Foto: Instagram/Dok. Melangkah Dari Timur)
EkonomiPolitik

Menteri ESDM Bahlil Pastikan Energi Nasional Stabil Usai Bertemu Presiden Prabowo

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index