By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Menteri Bahlil Lahadalia Optimistis Impor Bensin RON 92, 95, dan 98 Bisa Dihentikan Mulai 2027
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Menteri Bahlil Lahadalia Optimistis Impor Bensin RON 92, 95, dan 98 Bisa Dihentikan Mulai 2027

Ekonomi

Menteri Bahlil Lahadalia Optimistis Impor Bensin RON 92, 95, dan 98 Bisa Dihentikan Mulai 2027

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
5 months ago
Share
5 Min Read
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi paparan dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja Sektor ESDM Tahun 2025 yang digelar di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (8/1/2026). (Foto : Dok. Kementerian ESDM)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi paparan dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja Sektor ESDM Tahun 2025 yang digelar di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (8/1/2026). (Foto : Dok. Kementerian ESDM)
SHARE

JAKARTA, INVERSI – Pemerintah membuka peluang besar untuk menghentikan impor bensin beroktan tinggi pada 2027 seiring dengan peningkatan kapasitas produksi kilang dalam negeri. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa Indonesia berpotensi tidak lagi mengimpor bensin jenis RON 92, RON 95, dan RON 98 apabila seluruh kebutuhan domestik dapat dipenuhi oleh produksi nasional.

“Kalau semuanya ini produknya sudah ada, itu berarti kita sudah tidak perlu impor lagi,” ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu.

Pernyataan tersebut menegaskan arah kebijakan pemerintah yang semakin fokus pada kemandirian energi, khususnya di sektor bahan bakar minyak.

Menurut Bahlil, pemerintah tengah mendorong peningkatan kapasitas produksi kilang dalam negeri agar mampu menghasilkan bensin dengan berbagai tingkat oktan yang selama ini masih bergantung pada impor.

Ia menargetkan produksi RON 92, RON 95, dan RON 98 dapat direalisasikan sepenuhnya pada 2027, dengan kemungkinan mulai berjalan pada semester kedua tahun tersebut.

“Impor kita untuk RON 92, RON 95, dan RON 98 ingin kami dorong agar produksinya sudah harus ada di 2027, kemungkinan di semester kedua,” katanya.

Jika target tersebut tercapai, maka Indonesia tidak lagi memerlukan pasokan bensin beroktan tinggi dari luar negeri.

Bahlil menjelaskan, apabila produksi dalam negeri sudah mencukupi, maka seluruh badan usaha, termasuk pengelola stasiun pengisian bahan bakar umum swasta, diwajibkan menyerap produk dari dalam negeri.

Perusahaan seperti Shell, bp, dan Vivo nantinya akan membeli bensin dari Pertamina sebagai produsen utama nasional.

Baca Juga :

Kesalahan Keuangan Gen Z yang Harus Dihindari agar Dompet Tetap Aman
Biodata dan Profil Zoe Abbas Jackson, Pemeran Sinetron Dia yang Kau Pilih

“Kalau sudah bisa kita produksi sendiri, silakan beli di Pertamina. Tetapi selama kapasitas produksi kita masih kurang dibandingkan konsumsi, maka untuk sementara impor tetap harus dilakukan,” ujar Bahlil.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa kebijakan penghentian impor akan dilakukan secara bertahap dan realistis, menyesuaikan kondisi pasokan dan permintaan.

Saat ini, pemerintah masih memberikan kuota impor kepada SPBU swasta karena kapasitas produksi nasional belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan pasar. Namun, Bahlil menegaskan bahwa kuota tersebut sedang dikaji ulang untuk menentukan batas yang proporsional bagi masing-masing badan usaha.

“Untuk swasta, kuota impor tetap kami berikan, tetapi kami sedang menghitung rentang angkanya,” kata Bahlil.

Ia menambahkan bahwa kebijakan ini bersifat sementara dan akan dievaluasi seiring bertambahnya kapasitas produksi kilang dalam negeri.

Langkah menuju penghentian impor bensin tidak terlepas dari beroperasinya proyek-proyek strategis di sektor pengolahan minyak. Salah satu yang menjadi andalan pemerintah adalah proyek revitalisasi Kilang Balikpapan atau Refinery Development Master Plan.

Proyek tersebut diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 12 Januari, dengan didampingi langsung oleh Menteri Bahlil.

Berdasarkan perhitungan Kementerian ESDM, optimalisasi RDMP Kilang Balikpapan mampu memotong impor bensin hingga 5,8 juta kiloliter per tahun. Peningkatan kapasitas ini dinilai signifikan dalam menekan ketergantungan Indonesia terhadap pasokan energi dari luar negeri.

Bahlil memaparkan bahwa kebutuhan bensin nasional saat ini mencapai sekitar 38,5 juta kiloliter per tahun. Sementara itu, produksi dalam negeri baru berada di kisaran 14,27 juta kiloliter per tahun. Kebutuhan tersebut terdiri dari bensin RON 90 sekitar 28,9 juta kiloliter per tahun, RON 92 sebesar 8,7 juta kiloliter per tahun, serta RON 95 dan RON 98 yang mencapai sekitar 650 ribu kiloliter per tahun.

Melalui optimalisasi RDMP Balikpapan, produksi bensin dengan nilai oktan di atas RON 90 dapat ditingkatkan hingga 5,8 juta kiloliter per tahun. Tambahan produksi ini akan secara langsung mengurangi porsi impor, terutama untuk bensin beroktan tinggi yang selama ini banyak didatangkan dari luar negeri.

Pemerintah menilai penguatan kilang dalam negeri merupakan bagian dari strategi besar untuk mencapai kedaulatan energi nasional. Selain menekan impor, peningkatan kapasitas kilang juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap neraca perdagangan, penghematan devisa, serta ketahanan energi jangka panjang.

Dengan target 2027 sebagai tonggak penghentian impor bensin RON 92, RON 95, dan RON 98, pemerintah optimistis Indonesia dapat bertransformasi dari negara pengimpor menjadi negara yang mampu memenuhi kebutuhan BBM secara mandiri.

Namun demikian, Bahlil menegaskan bahwa seluruh kebijakan akan tetap disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan agar pasokan energi nasional tetap aman dan berkelanjutan.

Baca Juga : https://inversi.id/pemerintah-lewat-menteri-bahlil-siapkan-mandatori-bioetanol-dalam-bensin-paling-lambat-2028/

You Might Also Like

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia
Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun
Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina
Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional
TAGGED:Bahlil LahadaliaDari Rakyat Untuk EnergiESDMKementerian ESDM
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Video viral menunjukkan penampakan lumba-lumba putih di perairan Asahan, Sumut. Warga merekam kemunculan langka ini, namun hewan belum terlihat lagi. (Foto : Tangkapan Layar/TikTok/Yazir) Viral Kemunculan Lumba-lumba Putih di Asahan, Fenomena Langka Gegerkan Warga Sumatra Utara
Next Article Direktur Jenderal Mineral dan Batu bara (Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (18/11/2025). (Foto : ANTARA/Putu Indah Savitri) ESDM Turunkan Target Produksi Nikel 2026, Fokus Jaga Harga Global dan Sinkronisasi Smelter
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus

Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

Gaspol Produksi! Sumur Rakyat Kendal Targetkan 25 Ribu Liter per Hari

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Ekonomi

B50 Harga Mati! Pakar ITB: Ini Benteng RI Lawan Krisis Energi Global

6 days ago
Ekonomi

Devisa Bocor ke Luar Negeri? RI Surplus Ekspor Tapi Cadangan Devisa Mandek

6 days ago
Ekonomi

“Sikat Penjarah SDA!” Bahlil Tertibkan Tambang Ilegal Rugikan Negara Ratusan Miliar

6 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index