By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Kemenhub Umumkan Data Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Sulawesi Selatan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Kemenhub Umumkan Data Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Sulawesi Selatan

Terkini

Kemenhub Umumkan Data Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Sulawesi Selatan

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
5 months ago
Share
4 Min Read
Foto Ilustrasi di hasilkan oleh AI
Foto Ilustrasi di hasilkan oleh AI
SHARE

JAKARTA, INVERSI – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara merilis data resmi terkait korban dalam insiden hilang kontaknya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Pesawat tersebut diketahui tengah melayani rute penerbangan Yogyakarta menuju Makassar sebelum akhirnya dinyatakan hilang kontak pada pukul 13.17 WITA. Peristiwa ini langsung memicu operasi pencarian dan pertolongan berskala besar yang melibatkan berbagai unsur.

Berdasarkan keterangan resmi dari Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, jumlah orang di dalam pesawat atau persons on board tercatat sebanyak sepuluh orang. Dari jumlah tersebut, tujuh orang merupakan awak pesawat dan tiga lainnya adalah penumpang. Data ini sekaligus meluruskan berbagai informasi simpang siur yang sempat beredar di ruang publik mengenai jumlah korban dalam insiden tersebut.

Tujuh awak pesawat yang berada di dalam ATR 42-500 tersebut terdiri atas kapten penerbang Andy Dahananto, second in command atau first officer M Farhan Gunawan, flight operation officer Hariadi, engineer on board Restu Adi P, engineer on board Dwi Murdiono, serta dua pramugari yaitu Florencia Lolita dan Esther Aprilita S. Sementara itu, tiga penumpang yang tercatat berada di dalam pesawat masing masing bernama Deden, Ferry, dan Yoga. Seluruh korban merupakan bagian dari penerbangan operasional yang dijalankan oleh Indonesia Air Transport.

Proses pencarian pesawat membuahkan hasil pada Minggu pagi, 18 Januari 2026. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan serpihan pesawat di kawasan Gunung Bulusaraung, yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan.

Lokasi penemuan tersebut berjarak sekitar 26,49 kilometer dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar dan relatif dekat dengan posko Basarnas terdekat, sehingga memudahkan koordinasi awal evakuasi.

Operasi pencarian dilakukan secara terpadu dengan mengombinasikan jalur darat dan udara. Sejak pukul 06.15 WITA, TNI Angkatan Udara mengerahkan pesawat tanpa awak atau drone untuk melakukan pemantauan dari udara. Upaya tersebut kemudian dilanjutkan dengan penyisiran menggunakan helikopter TNI AU guna memastikan titik koordinat yang terdeteksi.

Pada pukul 07.46 WITA, tim SAR berhasil mengidentifikasi secara visual serpihan pesawat berupa jendela, yang menjadi petunjuk awal kuat lokasi kecelakaan.

Tidak lama berselang, tepat pada pukul 07.49 WITA, tim kembali menemukan serpihan berukuran besar yang diduga kuat merupakan bagian badan pesawat serta ekor ATR 42-500. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa pesawat mengalami kecelakaan di kawasan pegunungan dengan medan yang cukup ekstrem.

Baca Juga :

Cek Aktivitas yang Dapat Mencegah Diabetes, Murah dan Gratis
Rezeki Nomplok Dadakan Buat Leo & Pisces di Awal Minggu Ini!

Meski demikian, pihak berwenang menegaskan bahwa fokus utama saat ini masih pada proses pencarian, evakuasi, serta identifikasi korban.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menegaskan bahwa pada tahap ini belum ada kesimpulan apa pun terkait penyebab jatuhnya pesawat. Seluruh aspek investigasi, baik yang berkaitan dengan faktor teknis, operasional, cuaca, maupun unsur manusia, sepenuhnya menjadi kewenangan Komite Nasional Keselamatan Transportasi. Hasil penyelidikan nantinya akan diumumkan secara resmi oleh KNKT sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Insiden ini kembali menjadi pengingat akan kompleksitas tantangan keselamatan penerbangan di Indonesia, terutama pada rute yang melintasi wilayah dengan kondisi geografis berat. Pemerintah memastikan akan memberikan dukungan penuh terhadap proses investigasi serta pendampingan bagi keluarga korban. Kemenhub juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan standar keselamatan penerbangan nasional agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Baca Juga : https://inversi.id/bukan-atr-400-ini-fakta-lengkap-soal-pesawat-atr-42-500-yang-hilang-di-indonesia/

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
TAGGED:KemenhubPesawat ATR 42-500
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Ilustrasi gedung Bank Indonesia (BI). (Foto : Kumparan/Shutterstock) Bank Indonesia: Kinerja Dunia Usaha Triwulan IV 2025 Tetap Solid, Optimisme Menguat ke Awal 2026
Next Article Furgon Habil Winata, Siswa SMA yang Mebawa Silat Minang Bangkit Lagi dari Ranah Sumbar ke Panggung Dunia
1 Comment
  • Pingback: Jenazah Pramugari Pesawat ATR Ditemukan di Jurang Gunung Bulusaraung, Identitas Terungkap dari Nametag - inversiid

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index