By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Bank Indonesia: Kinerja Dunia Usaha Triwulan IV 2025 Tetap Solid, Optimisme Menguat ke Awal 2026
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Bank Indonesia: Kinerja Dunia Usaha Triwulan IV 2025 Tetap Solid, Optimisme Menguat ke Awal 2026

Ekonomi

Bank Indonesia: Kinerja Dunia Usaha Triwulan IV 2025 Tetap Solid, Optimisme Menguat ke Awal 2026

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
6 months ago
Share
4 Min Read
Ilustrasi gedung Bank Indonesia (BI). (Foto : Kumparan/Shutterstock)
Ilustrasi gedung Bank Indonesia (BI). (Foto : Kumparan/Shutterstock)
SHARE

JAKARTA, INVERSI – Bank Indonesia menilai kinerja kegiatan dunia usaha nasional pada triwulan IV 2025 masih berada dalam kondisi yang terjaga, meskipun menunjukkan sedikit perlambatan dibandingkan triwulan sebelumnya. Penilaian tersebut tercermin dari hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha yang mencatat nilai Saldo Bersih Tertimbang sebesar 10,61 persen.

Angka ini memang lebih rendah dibandingkan SBT triwulan III 2025 yang berada di level 11,55 persen, namun tetap menandakan ekspansi aktivitas usaha secara umum.

Bank Indonesia melalui laporan surveinya menjelaskan bahwa mayoritas lapangan usaha masih menunjukkan kinerja positif sepanjang triwulan terakhir 2025. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyampaikan bahwa stabilitas dunia usaha ditopang oleh berbagai sektor utama yang tetap tumbuh di tengah dinamika ekonomi global dan domestik.

Menurut Ramdan, lapangan usaha jasa keuangan mencatatkan Saldo Bersih Tertimbang tertinggi dengan nilai 1,95 persen. Capaian ini mencerminkan masih kuatnya aktivitas intermediasi keuangan, didukung oleh stabilnya permintaan kredit serta terjaganya kondisi likuiditas perbankan. Selain jasa keuangan, kinerja positif juga terlihat pada lapangan usaha perdagangan besar dan eceran serta reparasi mobil dan sepeda motor dengan SBT sebesar 1,21 persen.

Lapangan usaha industri pengolahan turut berkontribusi terhadap kinerja dunia usaha dengan SBT sebesar 1,18 persen. Sektor ini tetap menjadi motor penting perekonomian nasional, seiring dengan berjalannya aktivitas produksi untuk memenuhi permintaan domestik. Sementara itu, lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib mencatatkan SBT sebesar 1,02 persen, menunjukkan peran belanja dan aktivitas pemerintah dalam menjaga momentum ekonomi.

Kinerja positif juga ditunjukkan oleh lapangan usaha informasi dan komunikasi dengan SBT 0,90 persen serta lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 0,77 persen. Bank Indonesia menilai capaian tersebut sejalan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional, khususnya Natal dan tahun baru, yang mendorong konsumsi dan permintaan domestik.

Selain menilai kinerja usaha, Survei Kegiatan Dunia Usaha juga mencatat perkembangan kapasitas produksi terpakai. Pada triwulan IV 2025, tingkat kapasitas produksi tercatat sebesar 73,15 persen. Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan triwulan III 2025 yang mencapai 73,84 persen, namun lebih tinggi dibandingkan capaian triwulan IV 2024 sebesar 72,91 persen. Hal ini menunjukkan bahwa utilisasi kapasitas produksi secara umum masih berada pada level yang relatif stabil.

Bank Indonesia menyebutkan bahwa perkembangan kapasitas produksi tersebut terutama ditopang oleh lapangan usaha pengadaan listrik serta lapangan usaha pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah, dan daur ulang. Sektor sektor ini dinilai memiliki peran penting dalam menopang aktivitas ekonomi lintas lapangan usaha lainnya.

Dari sisi keuangan, dunia usaha secara umum dilaporkan berada dalam kondisi yang baik. Aspek likuiditas dan rentabilitas usaha tetap terjaga, sementara akses terhadap pembiayaan dinilai semakin mudah. Kondisi ini memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk mempertahankan operasional sekaligus merencanakan ekspansi pada periode mendatang.

Baca Juga :

Fakta-fakta Yolanda Assyar Diduga Jadi Pelakor, Sempat ke Bali Bareng Istri Sah
10 Wonderkid Paling Berbahaya di Piala Dunia 2026, Yamal Tak Tertandingi

Ke depan, optimisme pelaku usaha tercermin dari proyeksi kegiatan usaha pada triwulan I 2026. Responden survei memperkirakan peningkatan aktivitas dengan nilai SBT sebesar 12,93 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan realisasi triwulan IV 2025 maupun triwulan I 2025 yang tercatat sebesar 7,63 persen.

Peningkatan kegiatan usaha pada awal 2026 diperkirakan terutama berasal dari lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan dengan SBT sebesar 1,95 persen, seiring masuknya musim panen. Selain itu, lapangan usaha industri pengolahan diproyeksikan tumbuh dengan SBT 1,55 persen, diikuti sektor transportasi dan pergudangan sebesar 1,17 persen.

Perdagangan besar dan eceran serta reparasi kendaraan juga diperkirakan meningkat dengan SBT 1,24 persen, sejalan dengan naiknya permintaan masyarakat pada periode Ramadhan dan Hari Besar Keagamaan Nasional Idul Fitri 1447 Hijriah.

Secara keseluruhan, Bank Indonesia menilai kinerja dunia usaha masih berada pada jalur yang positif, dengan prospek pertumbuhan yang menguat pada awal 2026, ditopang oleh faktor musiman, stabilitas keuangan, serta terjaganya permintaan domestik.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat
Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman
TAGGED:Bank IndonesiaBI
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Introvert Bukan Antisosial, Yuk Bedain Biar Gak Salah Kaprah Lagi
Next Article Foto Ilustrasi di hasilkan oleh AI Kemenhub Umumkan Data Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Sulawesi Selatan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

7 days ago
EkonomiTerkini

Gas CNG Merah Putih Hadir! Hemat 40%, Kompor Lama Tetap Bisa Dipakai

1 week ago
EkonomiTerkini

Bahlil Desak PLN Gerak Cepat Atasi Kegelapan Warga Kalimantan dan Sumatera

1 week ago
EkonomiTerkini

Purbaya Bantah Tuduhan Obligasi Patriot Danantara Jadi Sarana Pencucian Uang

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index