By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: KPK OTT Kantor Pajak Banjarmasin, Dugaan Suap Restitusi Terbongkar
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » KPK OTT Kantor Pajak Banjarmasin, Dugaan Suap Restitusi Terbongkar

EkonomiTerkini

KPK OTT Kantor Pajak Banjarmasin, Dugaan Suap Restitusi Terbongkar

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
4 months ago
Share
3 Min Read
Spanduk ajakan berantas korupsi kepada warga yang terbentang di tembok KPK di Jakarta. (Foto, dok.KPK.id)
SHARE

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang mengguncang institusi keuangan negara. Kali ini, tim penyidik menyasar Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dan membongkar dugaan persekongkolan jahat dalam proses pengembalian pajak (restitusi).

Operasi senyap pada Rabu (4/2/2026) ini dikonfirmasi langsung oleh pimpinan KPK. Dalam pernyataan tegasnya kepada media, Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya penangkapan yang melibatkan pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

“Benar (ada OTT). Di Kalsel,” ujar Fitroh di Kantor KPK Kamis (5/2/2026). “KPP Banjarmasin. (Kasus ini terkait) restitusi pajak.”

Menurut informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, operasi ini mengungkap dugaan suap yang diberikan oleh pihak swasta kepada oknum pejabat pajak. Tujuannya adalah untuk memuluskan dan mempercepat proses pencairan restitusi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebuah perusahaan yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah.

Dalam OTT tersebut, KPK berhasil menyita barang bukti signifikan. “Tim mengamankan uang tunai sekitar Rp1 miliar lebih,” tambah Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. Uang tersebut diduga kuat merupakan bagian dari pelican dalam transaksi haram ini.

Menanggapi penangkapan anak buahnya, Direktorat Jenderal Pajak melalui Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas, Rosmauli, menyatakan sikapnya. “DJP menghormati dan mendukung sepenuhnya langkah dan proses penegakan hukum yang sedang berjalan… DJP juga akan bersikap kooperatif,” kata Rosmauli dalam keterangan resminya.

Kasus ini memicu reaksi keras dari para pengamat antikorupsi. Peneliti dari Pusat Kajian Antikorupsi (PUKAT) UGM, Zaenur Rohman, berpendapat bahwa tanggung jawab tidak boleh berhenti pada pelaku saja.

“Jangan hanya mereka yang melakukan korupsi yang bertanggung jawab. Siapa yang harus bertanggung jawab? Atasan langsungnya yang harusnya bertanggung jawab,” tegas Zaenur dalam sebuah dialog di KompasTV, Kamis pagi.

Menurutnya, atasan harus dipaksa melakukan fungsi pengawasan. “Bagaimana cara meminta pertanggungjawaban atasan? Copot atasan langsungnya, sehingga ke depan atasan langsung itu harus mengawasi dan membina bawahannya,” bebernya.

Baca Juga :

Sinetron Naik Ranjang Segera Tayang di SCTV
Fakta-fakta Pemerkosaan Gadis di Jakbar Terbongkar, Curhatan Terdengar Sang Ibu

Langkah ini, menurut Zaenur, jauh lebih penting daripada sekadar memberikan bantuan hukum kepada pelaku, yang ia sebut sebagai sinyal yang keliru.

Kini, para pihak yang ditangkap telah dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif. Publik menanti kelanjutan dari kasus ini, berharap KPK dapat membongkar jaringan korupsi di sektor pajak hingga ke akarnya dan menjadi momentum bagi Menteri Keuangan Yohannes Purbaya untuk melakukan pembenahan total.

You Might Also Like

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia
Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun
Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina
Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional
TAGGED:Budi PrasetyoDJPFitroh RohcahyantoKPKOTT Banjarmasih
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Presiden Prabowo Subianto hari ini secara resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta (Sumber : www.kemenkeu.go.id) Presiden Prabowo Resmi Lantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan!
Next Article BNN Bongkar Jaringan Narkotika Internasional, 160 Kg Sabu dan 200 Kg Ganja Digagalkan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus

Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

Gaspol Produksi! Sumur Rakyat Kendal Targetkan 25 Ribu Liter per Hari

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Terkini

Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah

4 days ago
Internasional

Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran

4 days ago
Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Pendidikan

KPK Bongkar Modus Pungli dan Titipan Siswa dalam SPMB 2026

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index