By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Iran Tegaskan Perang dengan AS dan Israel Berakhir Jika Agresi Dihentikan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Iran Tegaskan Perang dengan AS dan Israel Berakhir Jika Agresi Dihentikan

Internasional

Iran Tegaskan Perang dengan AS dan Israel Berakhir Jika Agresi Dihentikan

Jack
By
Jack
3 months ago
Share
3 Min Read
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei. (Foto: Xinhua)
SHARE

INVERSI.ID – Pemerintah Iran menyatakan konflik bersenjata yang tengah berlangsung dengan Amerika Serikat dan Israel akan berakhir apabila aksi agresi dihentikan. Pernyataan tersebut disampaikan pada Selasa di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan bahwa perang bukanlah pilihan awal Teheran. Ia menyampaikan hal itu kepada wartawan saat meninjau sebuah sekolah dasar di Teheran yang terdampak serangan militer gabungan AS dan Israel.

Menurut data otoritas Iran, serangan besar-besaran yang dilancarkan AS dan Israel pada Sabtu (28/2) menewaskan hampir 800 orang. Korban disebut mencakup Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei serta sejumlah pejabat tinggi militer.

Serangan tersebut terjadi hanya beberapa hari setelah putaran ketiga perundingan nuklir tidak langsung antara Washington dan Teheran berlangsung dengan mediasi Oman.

Baghaei menyebut, di dalam negeri terdapat banyak pihak yang sejak awal menolak negosiasi dengan Amerika Serikat. Penolakan itu dipicu pengalaman sebelumnya ketika Iran menjadi target serangan militer pada Juni lalu.

Dalam kesempatan yang sama, ia mendesak Dewan Keamanan PBB dan komunitas internasional untuk segera mengambil langkah konkret.

“sebelum perang meluas ke tempat lain.”

Iran, lanjutnya, telah menyatakan komitmen untuk mempertahankan diri secara penuh dalam menghadapi situasi ini.

“Bersumpah untuk bertempur dengan seluruh kekuatan kami dalam pertempuran ini,” katanya.

Baca Juga :

Dorong Ekonomi Indonesia Lebih Transformatif, Menko Airlangga Sebut Jalin Kerja Sama Global
Indonesia Bongkar 3 Jurus Energi RI di KTT ASEAN, Siapkan Perisai Hadapi Krisis Global

Ia menambahkan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah menjaga kedaulatan negara dari serangan eksternal.

“Kami telah menerima banyak pesan yang saling bertentangan dan menyesatkan selama satu setengah tahun terakhir. Sekarang adalah waktu untuk berperang dan membela tanah air. Apa pun yang mengalihkan perhatian kami harus disingkirkan,” ucap dia.

Baghaei juga menyoroti sikap komunitas global yang dinilai tidak tegas terhadap berbagai pelanggaran hukum internasional. Ia menilai dunia menyaksikan berbagai agresi tanpa respons yang memadai.

“Kami telah berulang kali berseru dan memperingatkan bahwa jika dunia — terutama negara-negara yang mengklaim menjunjung tinggi supremasi hukum dan telah memainkan peran mendasar dalam membentuk sistem norma internasional serta Piagam PBB 00 tidak bertindak, api pelanggaran hukum dan pemberontakan akan melanda semua negara,” ujarnya.

Sejauh ini, Iran dilaporkan telah meluncurkan 15 gelombang serangan rudal dan drone yang menyasar wilayah Israel serta sejumlah aset militer Amerika Serikat di kawasan, termasuk di Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, Yordania, Irak, Kuwait, dan Arab Saudi. Beberapa negara tersebut mengecam langkah Iran dan menyebutnya sebagai tindakan yang tidak dapat dibenarkan.

Situasi ini memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik di Timur Tengah, sekaligus meningkatkan ketidakpastian terhadap stabilitas keamanan dan ekonomi global.

You Might Also Like

Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
Putin Apresiasi Kontribusi Umat Muslim Rusia Saat Momentum Idul Adha 1447 H
Pemerintah Pulangkan 9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla 2.0, Menlu RI Tegaskan Negara Hadir Lindungi Warganya
Politikus Rumania Sebut Uni Eropa Menuju Kebangkrutan
Pasukan Perdamaian PBB Melemah, Dunia Terancam Konflik Tanpa Akhir?
TAGGED:AmerikaIranPerang Dunia
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Usai Diskusi Kebangsaan, Jokowi dan Gibran Tinggalkan Istana Bersama
Next Article Prabowo Bahas Eskalasi Perang Teluk 3,5 Jam di Istana, Ini Dampaknya untuk Indonesia
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

AS dan Iran Segera Perpanjang Gencatan Senjata, Selat Hormuz Siap Dibuka

2 weeks ago
Internasional

Negosiasi Iran dan AS Masuki Tahap Final, Trump Sebut Perang Segera Berakhir

2 weeks ago
InternasionalTerkini

Eropa Andalkan Kotoran Sapi untuk Bertahan, Peringatan Bagi Indonesia Sebagai Negara Agraris

2 weeks ago
InternasionalTerkini

Putin-Xi Kompak Bunyikan Alarm Dunia: Perdamaian Global Terancam ‘Hukum Rimba’

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index