By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Selaras Visi Prabowo, Pemerintah Tancap Gas B50 dan RDMP Balikpapan Demi Akhiri Impor Solar
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Selaras Visi Prabowo, Pemerintah Tancap Gas B50 dan RDMP Balikpapan Demi Akhiri Impor Solar

EkonomiTerkini

Selaras Visi Prabowo, Pemerintah Tancap Gas B50 dan RDMP Balikpapan Demi Akhiri Impor Solar

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
1 month ago
Share
3 Min Read
Presiden Prabowo Subianto saat peninjauan pelabuhan shelter sortir dan pengepakan ikan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu (9/5). Presiden menjanjikan Indonesia sebentar lagi tidak lagi impor BBM. (Foto, BPMI/ Sekretariat Presiden)
SHARE

JAKARTA — Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang blak-blakan menyebut Indonesia sebentar lagi tidak lagi impor BBM mulai diterjemahkan ke dalam langkah konkret di lapangan. Pemerintah kini mempercepat dua proyek utama sekaligus, yakni implementasi Biodiesel B50 dan pengoperasian penuh kilang RDMP Balikpapan sebagai fondasi menuju swasembada energi nasional.

Dalam berbagai kesempatan, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia harus berdaulat atas sumber energinya sendiri dan tidak terus bergantung pada impor BBM dari luar negeri. Saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Senin, (11/5) Presiden menegaskan keyakinannya bahwa Indonesia akan segera mencapai swasembada BBM.

“Dan sebentar lagi kita swasembada BBM, kita tidak akan impor BBM lagi saudara-saudara,” kata Prabowo.

Komando itu kini diterjemahkan melalui langkah percepatan di sektor energi. Pemerintah lewat Kementerian ESDM mempercepat implementasi mandatori Biodiesel B50 yang ditargetkan mulai berjalan nasional pada 1 Juli 2026.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan kebijakan tersebut menjadi bagian penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM, khususnya solar. Melalui program ini, campuran 50 persen bahan bakar nabati berbasis sawit akan digunakan dalam solar nasional.

“Kalau dia sesuai schedule, enggak ada soal, 1 Juli penerapannya,” ujar Bahlil terkait implementasi B50.

Saat ini pemerintah masih melakukan serangkaian pengujian teknis pada berbagai moda transportasi, mulai dari kapal, alat berat hingga kereta api guna memastikan implementasi berjalan optimal.

Langkah percepatan B50 itu berjalan paralel dengan pengoperasian proyek strategis nasional Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan. Kilang tersebut diproyeksikan menjadi kunci utama penghentian impor solar Indonesia mulai 2026.

Menurut Bahlil, jika RDMP Balikpapan beroperasi penuh, Indonesia bahkan berpotensi surplus solar sekitar 3 hingga 4 juta kiloliter per tahun.

Baca Juga :

Cara Menghindari Ghibah di Media Sosial dan Kehidupan Sehari-hari
Profil dan Biodata Alyssa Daguise yang Diduga Balikan dengan Al Ghazali, Bikin Laura Moane Galau

“Solar nanti tahun 2026 itu, kalau RDMP kita sudah jadi, kita akan surplus kurang lebih sekitar 3 sampai 4 juta (kiloliter). Jadi, agenda kami tahun 2026 itu tidak ada impor Solar lagi,” ujar Bahlil.

Kombinasi antara peningkatan kapasitas produksi kilang nasional dan pemanfaatan biodiesel berbasis sawit dinilai menjadi strategi besar pemerintah untuk membangun kemandirian energi nasional. Dengan skema tersebut, ketergantungan terhadap gejolak harga minyak dunia perlahan ditekan karena kebutuhan energi dipenuhi dari produksi domestik.

You Might Also Like

Heboh Harga Pertamax, Padahal dari Awal Tak Pernah Disubsidi
Palu Berduka Lagi, Jangan Biarkan Sulawesi Tengah Berjuang Sendiri
Bertanding Dalam Kondisi Tertindas, Iran Pantang Tumbang
Duel Legenda Berakhir Imbang! Lukaku dan Mo Salah Sama-sama Bersinar
Arab Saudi Jaga Gengsi Asia! Tahan Uruguay di Pentas Piala Dunia
TAGGED:Biodiesel B50Impor BBMPrabowo Subianto
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Erick Thohir Buka Peluang Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028
Next Article Rp286 Triliun Menguap! Judol Tak Cukup Diburu, Negara Dituntut Cegah Sejak Awal
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Isyana Bagoes Oka Sebut Kunjungan Jokowi ke Daerah, Tak Terkait Safari Politik

Konflik AS-Iran Mereda, Menkeu Sebut APBN Berpeluang Lebih Longgar

Gaya Sultan, Mental Subsidi? Netizen Semprot Pengeluh Pertamax

Bahlil Usulkan Anggaran Rp815 Miliar untuk Program Kompor Listrik pada RAPBN 2027

Stok Beras Indonesia Melimpah, Pedagang Diingatkan Jangan Mainkan Harga

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Spanyol Tertahan, Beban Favorit Juara Kini Menggunung

4 hours ago
InternasionalPildun 2026Terkini

Die Mannschaft Hajar Debutan Curacao 7-1, Empat Kali Juara Dunia Tebar Ancaman

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Jepang Bikin Belanda Ketar-Ketir, Eropa Kini Punya Ancaman Baru!

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Perbedaan Kasta Bicara! Swedia Hancurkan Tunisia Tanpa Ampun

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index