By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Prabowo Bentuk BUMN Ekspor Raksasa, Kebocoran SDA Rp2.600 Triliun Diburu !
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Prabowo Bentuk BUMN Ekspor Raksasa, Kebocoran SDA Rp2.600 Triliun Diburu !

PolitikTerkini

Prabowo Bentuk BUMN Ekspor Raksasa, Kebocoran SDA Rp2.600 Triliun Diburu !

Nicholas
By
Nicholas
4 weeks ago
Share
3 Min Read
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Agenda rapat paripurna antara lain penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal oleh Presiden Prabowo. (Foto, Antara/Rivan Awal)
SHARE

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi menyiapkan langkah besar dalam tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) nasional dengan membentuk BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumber Daya Indonesia. Kebijakan ini diproyeksikan menjadi senjata baru pemerintah untuk menutup kebocoran devisa dan praktik curang ekspor komoditas strategis Indonesia.

Melalui Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas SDA, pemerintah akan mewajibkan ekspor sejumlah komoditas utama dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk sebagai eksportir tunggal. Komoditas tahap awal meliputi minyak sawit, batu bara, hingga ferroalloy atau paduan besi.

Dalam pidato di Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026), Prabowo menegaskan kebijakan ini dibuat untuk menghentikan praktik under invoicing, transfer pricing, dan pelarian devisa hasil ekspor yang selama ini dinilai merugikan negara dalam jumlah fantastis.

“Kita perkirakan potensi dana yang bisa kita selamatkan dari kebocoran ini mencapai US$150 miliar per tahun,” kata Prabowo.

Nilai tersebut setara sekitar Rp2.653 triliun dengan asumsi kurs Rp17.692 per dolar AS.

BUMN baru itu nantinya berada di bawah payung Danantara, sovereign wealth fund Indonesia yang sebelumnya diluncurkan pemerintah sebagai instrumen pengelolaan investasi strategis negara.

Pemerintah menegaskan pembentukan badan ekspor tunggal ini bukan nasionalisasi perdagangan, melainkan penguatan pengawasan dan posisi tawar Indonesia di pasar global.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut badan tersebut akan berfungsi sebagai “marketing arm” nasional agar Indonesia memiliki kendali lebih kuat terhadap harga dan distribusi ekspor komoditas strategis.

Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan kebijakan ini tidak berlaku untuk sektor hulu migas.

Baca Juga :

Fakta-Fakta Pembunuhan Pengusaha Tembaga Boyolali, Pelaku Teman Dekat Korban
Menjelajahi Surga Kuliner Depok, Dari Tradisional hingga Modern

“Yang ini tidak termasuk hulu migas,” ujar Bahlil saat menjelaskan ruang lingkup kebijakan ekspor baru pemerintah.

Langkah tersebut juga dianggap menjadi kelanjutan strategi pemerintah memperkuat kendali negara terhadap rantai perdagangan komoditas nasional. Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan Harga Acuan Batu Bara (HBA) sebagai referensi resmi ekspor batu bara demi memperkuat penerimaan negara dan posisi Indonesia di pasar global.

Presiden Prabowo menilai selama puluhan tahun Indonesia terlalu banyak kehilangan potensi penerimaan akibat lemahnya pengawasan ekspor SDA. Karena itu, pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia disebut sebagai bagian dari reformasi besar tata kelola perdagangan komoditas nasional.

Pemerintah berharap kebijakan ini mampu memperkuat devisa negara, meningkatkan transparansi perdagangan ekspor, sekaligus memastikan kekayaan alam Indonesia memberi manfaat lebih besar bagi ekonomi nasional.

You Might Also Like

Heboh Harga Pertamax, Padahal dari Awal Tak Pernah Disubsidi
Palu Berduka Lagi, Jangan Biarkan Sulawesi Tengah Berjuang Sendiri
Bertanding Dalam Kondisi Tertindas, Iran Pantang Tumbang
Duel Legenda Berakhir Imbang! Lukaku dan Mo Salah Sama-sama Bersinar
Arab Saudi Jaga Gengsi Asia! Tahan Uruguay di Pentas Piala Dunia
TAGGED:BUMN khusus eksporPresiden Prabowo SubiantoPT Danantara Sumber Daya Indonesia.
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Raksasa Digital Goyah! Meta PHK Ribuan Pegawai di Tengah Guncangan Ekonomi Global
Next Article Presiden Prabowo Tindak Tegas Penyelewengan MBG
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Isyana Bagoes Oka Sebut Kunjungan Jokowi ke Daerah, Tak Terkait Safari Politik

Konflik AS-Iran Mereda, Menkeu Sebut APBN Berpeluang Lebih Longgar

Gaya Sultan, Mental Subsidi? Netizen Semprot Pengeluh Pertamax

Bahlil Usulkan Anggaran Rp815 Miliar untuk Program Kompor Listrik pada RAPBN 2027

Stok Beras Indonesia Melimpah, Pedagang Diingatkan Jangan Mainkan Harga

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Spanyol Tertahan, Beban Favorit Juara Kini Menggunung

4 hours ago
InternasionalPildun 2026Terkini

Die Mannschaft Hajar Debutan Curacao 7-1, Empat Kali Juara Dunia Tebar Ancaman

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Jepang Bikin Belanda Ketar-Ketir, Eropa Kini Punya Ancaman Baru!

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Perbedaan Kasta Bicara! Swedia Hancurkan Tunisia Tanpa Ampun

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index