By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Minuman Energi Populer di Kalangan Remaja, Tapi Efek Sampingnya Tak Bisa Dianggap Remeh
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Minuman Energi Populer di Kalangan Remaja, Tapi Efek Sampingnya Tak Bisa Dianggap Remeh

Kesehatan

Minuman Energi Populer di Kalangan Remaja, Tapi Efek Sampingnya Tak Bisa Dianggap Remeh

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Minuman berenergi atau energy drink kian populer di kalangan anak muda, terutama di Inggris. Data terbaru menunjukkan bahwa sekitar 31 persen remaja di negara tersebut rutin mengonsumsi minuman berkafein tinggi ini.

Contents
Dampak Kesehatan yang Lebih LuasPandangan Dokter Spesialis Jantung IndonesiaKasus Nyata: Gagal Ginjal hingga Gangguan Mental

Namun, tren ini memicu kekhawatiran para ahli kesehatan. Dikutip dari Times of India, Annabel Gipp, ahli gizi dari British Dietetic Association (BDA), mengingatkan bahwa konsumsi berlebihan minuman berenergi dapat berdampak serius bagi kesehatan anak dan remaja.

“Peningkatan konsumsi kafein di usia muda dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, gangguan tidur, sakit kepala berat, hingga masalah pencernaan,” jelas Gipp.

Tak hanya itu, konsumsi jangka panjang minuman energi juga bisa menghambat perkembangan tulang. Menurut Gipp, kafein dalam minuman ini dapat mengurangi penyerapan kalsium di usus halus, sehingga memengaruhi pembentukan tulang. Risiko semakin tinggi jika minuman energi menggantikan asupan kaya kalsium seperti susu.

Dampak Kesehatan yang Lebih Luas

Sebuah studi yang dipublikasikan pada 2023 di jurnal Nutrients menganalisis 18 laporan berbeda mengenai dampak kesehatan dari minuman energi. Hasilnya mengungkapkan bahwa hampir 45 persen kasus berkaitan dengan gangguan kardiovaskular, termasuk aritmia jantung dan tekanan darah tinggi. Sementara itu, sekitar sepertiga kasus berkaitan dengan gangguan neuropsikologis, dan 22 persen lainnya menunjukkan masalah pada fungsi ginjal.

“Insiden kesehatan jantung yang merugikan seperti vasospasme, serangan jantung akut, hingga diseksi arteri koroner ditemukan cukup banyak dalam laporan tersebut,” tulis para peneliti.

Pandangan Dokter Spesialis Jantung Indonesia

Spesialis jantung, Dr. dr. Muhammad Yamin, SpJP(K), juga mengingatkan bahwa kafein dalam minuman energi bisa menyebabkan lonjakan detak jantung dan tekanan darah secara drastis.

“Kalau kita mengonsumsi kafein dalam jumlah tinggi, jantung akan bekerja lebih cepat. Ini bisa berbahaya, apalagi untuk orang dengan riwayat tekanan darah tinggi atau gangguan jantung,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa efek ‘segar’ dari minuman energi sebenarnya bersifat semu. Sensasi bertenaga yang dirasakan hanya efek sementara dari stimulasi kafein, bukan energi yang sesungguhnya.

Baca Juga :

Puasa Ramadhan Bantu Regulasi Emosi dan Mental
Workshop Jurnalistik PWI Berau Bakal Diadakan di Lokasi Wisata

Kasus Nyata: Gagal Ginjal hingga Gangguan Mental

Studi dalam jurnal Nutrients juga mencatat kasus seorang remaja yang mengalami gagal ginjal akut akibat konsumsi minuman energi. Peneliti menyebutkan bahwa kadar taurin yang tinggi zat aditif dalam minuman tersebut berperan dalam memperparah kondisi, mengingat 95 persen taurin diproses oleh ginjal.

Tak hanya fisik, aspek kesehatan mental juga terdampak. Dalam studi yang dimuat jurnal Public Health, ditemukan korelasi antara konsumsi minuman energi dengan meningkatnya tekanan psikologis pada anak dan remaja.

“Kami sangat khawatir minuman energi dapat memperparah masalah kesehatan mental di kalangan remaja,” ujar Dr. Shelina Visram, peneliti sekaligus dosen senior bidang kesehatan masyarakat di Universitas Newcastle.

Ia menegaskan bahwa risiko kesehatan dari konsumsi minuman energi pada remaja sangat mungkin melebihi manfaatnya.***

You Might Also Like

Dokter Ingatkan Bahaya Flu Singapura, Vaksinasi Jadi Perlindungan Penting
Waspada! Diare Tak Kunjung Sembuh Bisa Jadi Gejala Radang Usus Kronis
Ahli Sebut COVID-19 Masih Ada, Tapi Dampaknya Tak Separah Masa Pandemi
Warga Mulai Khawatir Hantavirus, DPRD DKI Desak Pemerintah Perkuat Edukasi
Kemenhut: Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan Terdampak Krisis Iklim
TAGGED:Gagal GinjalMinuman Energi
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Robot dari Rongsokan Karya Umar Mustofa Asal Tegal Tembus Pasar Internasional
Next Article Pemprov DKI Pilih Buka Taman hingga Malam daripada Kirim Anak Nakal ke Barak Militer
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

KesehatanTerkini

“Aku Enggak Kuat…”: WA Terakhir dr Myta Bongkar Dugaan Pembiaran Jam Kerja Ekstrem Dokter Magang

4 weeks ago
KesehatanTerkini

Mei Mulai Membara. BMKG Warning Gelombang Panas Hantam RI, Puncaknya Agustus–September

1 month ago
KesehatanTerkini

Kasus Tewas Dokter Internship Viral, Minim Sistem Anti-Bullying Jadi Sorotan Serius di Dunia Kerja

1 month ago
Kesehatan

Orang Tua Wajib Tahu! Ini Cara Dampingi Anak Saat Screen Time

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index