By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Onadio Leonardo Ajukan Rehabilitasi Usai Positif Narkoba: Fakta Kasus, Alasan Pribadi, dan Sorotan Publik
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Onadio Leonardo Ajukan Rehabilitasi Usai Positif Narkoba: Fakta Kasus, Alasan Pribadi, dan Sorotan Publik

Terkini

Onadio Leonardo Ajukan Rehabilitasi Usai Positif Narkoba: Fakta Kasus, Alasan Pribadi, dan Sorotan Publik

Syahrul Munir
By
Syahrul Munir
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
7 months ago
Share
5 Min Read
Onadio Leonardo masih menjalani pemeriksaan polisi/
Onadio Leonardo masih menjalani pemeriksaan polisi/
SHARE

JAKARTA – Kasus penyalahgunaan narkoba kembali mengguncang dunia hiburan Tanah Air. Kali ini, musisi dan aktor Onadio Leonardo, atau yang akrab disapa Onad, menjadi sorotan setelah ditangkap oleh pihak kepolisian dan dinyatakan positif menggunakan narkoba. Tak lama setelah hasil tes keluar, Onad mengajukan permohonan rehabilitasi dan dijadwalkan menjalani asesmen di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta pada Senin, 3 November 2025.

Langkah ini menandai babak baru dalam penanganan kasus Onad, yang sebelumnya dikenal sebagai vokalis band Killing Me Inside dan kini aktif sebagai aktor serta konten kreator. Artikel ini akan mengulas secara mendalam kronologi kasus, alasan pribadi Onad, proses hukum yang berjalan, serta respons publik dan implikasi sosial dari kasus ini.

Penangkapan Onadio Leonardo dilakukan oleh Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat pada akhir Oktober 2025. Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga narkotika jenis ganja dan ekstasi. Setelah dilakukan pemeriksaan, Onad dinyatakan positif menggunakan narkoba.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, Onad langsung ditahan dan menjalani pemeriksaan intensif. “Benar, OL (Onadio Leonardo) positif narkoba dan saat ini sedang menjalani proses hukum,” ujar Budi Hermanto

Permohonan Rehabilitasi dan Proses Asesmen

Setelah hasil tes keluar, pihak keluarga Onad segera mengajukan permohonan rehabilitasi. Permohonan ini diajukan secara resmi kepada penyidik dan diteruskan ke BNNP DKI Jakarta untuk dilakukan asesmen medis dan psikologis.

“Untuk kondisi OL sampai saat ini dalam keadaan sehat-sehat saja dan baik,” ujar AKP Wisnu Wirawan, Kasie Humas Polres Metro Jakarta Barat

Asesmen ini akan menentukan apakah Onad layak menjalani rehabilitasi sebagai pengguna atau harus menjalani proses hukum lebih lanjut sebagai pelaku tindak pidana narkotika.

Dalam pemeriksaan, Onad mengaku menggunakan narkoba karena mengalami tekanan emosional dan permasalahan pribadi. Hal ini diungkapkan oleh pihak kepolisian setelah melakukan pendalaman terhadap motif penggunaan.

Baca Juga :

Fakta-Fakta Penipuan Ganti Barcode QRIS Kotak Amal Masjid, Pelakunya Sama
Jangan Nekat Terobos Banjir, Ini Risiko Tersembunyi Mobil Listrik

“Dari hasil pendalaman, OL mengaku menggunakan narkotika karena ada permasalahan pribadi yang tengah dihadapi,” ujar Kombes Budi Hermanto

Pernyataan ini memicu diskusi publik tentang tekanan mental yang dihadapi para selebritas dan pentingnya dukungan psikologis dalam industri hiburan.

Kabar penangkapan dan permohonan rehabilitasi Onad langsung menjadi trending topic di media sosial. Banyak netizen yang menyatakan kekecewaan, mengingat Onad sebelumnya pernah terbuka soal perjuangannya melawan kecanduan dan keinginannya untuk berubah demi keluarga.

Namun, tidak sedikit pula yang menyuarakan simpati dan mendukung langkah rehabilitasi sebagai bentuk pemulihan. “Semoga Onad benar-benar pulih dan bisa kembali berkarya,” tulis salah satu pengguna X (sebelumnya Twitter).

Kasus Onad kembali membuka diskusi tentang tekanan yang dihadapi para selebritas. Dunia hiburan sering kali menuntut kesempurnaan, eksistensi, dan performa tinggi, yang tidak jarang membuat para pelakunya mengalami stres, kecemasan, bahkan depresi.

Psikolog klinis dr. Rika Andini menyebut bahwa lingkungan kerja yang kompetitif dan minim ruang untuk healing bisa menjadi faktor risiko. “Artis sering kali tidak punya ruang aman untuk mengekspresikan stres atau trauma. Jika tidak ditangani dengan baik, mereka rentan terhadap pelarian yang tidak sehat,” ujarnya dalam wawancara dengan media lokal.

Jika asesmen BNNP menyatakan bahwa Onad adalah pengguna aktif dan bukan pengedar, maka ia berpotensi mendapatkan rehabilitasi sebagai bentuk pemulihan. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang memungkinkan pengguna untuk menjalani rehabilitasi medis dan sosial.

Namun, jika ditemukan bukti bahwa Onad terlibat dalam distribusi atau kepemilikan dalam jumlah besar, maka proses hukum pidana tetap akan berjalan.

Kasus Onadio Leonardo menjadi pengingat bahwa penyalahgunaan narkoba masih menjadi ancaman nyata, bahkan di kalangan publik figur. Namun, langkah permohonan rehabilitasi menunjukkan bahwa pendekatan terhadap pengguna narkoba harus mempertimbangkan aspek kesehatan mental dan pemulihan, bukan semata-mata hukuman.

Masyarakat berharap agar proses hukum berjalan adil dan transparan, serta memberikan ruang bagi rehabilitasi dan pemulihan. Karena pada akhirnya, yang dibutuhkan bukan hanya keadilan, tetapi juga kesempatan kedua.

Baca Juga : https://inversi.id/onadio-leonardo-ditangkap-terkait-narkoba-fakta-kasus-reaksi-publik-dan-sorotan-terhadap-dunia-hiburan/

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
TAGGED:2025Anak Mudagen zNarkobaOnadio LeonardoRehabilitasiremaja
Share This Article
Facebook Email Print
Share
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
Previous Article Dembele Pimpin Daftar FIFPro 2025, PSG Kuasai Dunia Sepak Bola
Next Article Tim Cheerleader Indonesia United Allstars Sabet Emas di Thailand, Siap Guncang Kejuaraan Dunia
1 Comment
  • Pingback: Penggerebekan Hebat di Jakarta Timur: Tentara dan BNN Bongkar Sarang Narkoba di Kampung Berlan - inversiid

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

6 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index