By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Rupiah Melemah, Airlangga Sebut Efek Musim Dividen dan Haji
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Rupiah Melemah, Airlangga Sebut Efek Musim Dividen dan Haji

Ekonomi

Rupiah Melemah, Airlangga Sebut Efek Musim Dividen dan Haji

Jack
By
Jack
1 month ago
Share
3 Min Read
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan tingginya permintaan dolar Amerika Serikat (AS) menjadi salah satu penyebab utama pelemahan nilai tukar rupiah hingga menembus level Rp17.700 per dolar AS.

Menurut Airlangga, tekanan terhadap rupiah saat ini dipengaruhi kombinasi faktor global dan meningkatnya kebutuhan dolar AS di dalam negeri, terutama selama periode ibadah haji dan musim pembagian dividen perusahaan.

“Faktor global juga sangat mempengaruhi dan seperti yang saya sampaikan selama bulan ibadah haji ini kan demand terhadap dolar juga tinggi,” kata Airlangga di kantornya, Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan, kebutuhan mata uang dolar AS meningkat setelah banyak perusahaan menyelesaikan laporan keuangan tahunan dan mulai melakukan pembayaran dividen kepada investor. Situasi tersebut membuat permintaan dolar di pasar domestik melonjak dalam beberapa waktu terakhir.

Menurutnya, kondisi itu semakin diperberat oleh kenaikan harga minyak dunia yang dipicu ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran yang belum mereda.

“Sesudah laporan keuangan, pembayaran dividen itu kebanyakan juga di bulan-bulan ini. Jadi memang demand-nya sedang tinggi. Plus harga minyak masih naik,” jelasnya.

Airlangga menilai kombinasi tingginya permintaan dolar dan lonjakan harga minyak global menjadi tekanan eksternal yang cukup besar terhadap pergerakan kurs rupiah.

Meski demikian, pemerintah berharap kondisi nilai tukar rupiah bisa membaik pada semester kedua tahun ini.

“Mudah-mudahan semester II bisa lebih baik lagi,” tambahnya.

Baca Juga :

Inovasi Terbaru dari ITS, Mengubah Sampah Plastik dan Biomassa Menjadi BBM Berkualitas Tinggi dengan RON 98
Fakta-fakta Tari Rangkuk Alu dari Manggarai yang Dirayakan Google Doodle Hari Ini

Pada penutupan perdagangan Selasa, nilai tukar rupiah tercatat melemah 38 poin atau sekitar 0,22 persen menjadi Rp17.706 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah berada di level Rp17.668 per dolar AS.

Sementara itu, analis Bank Woori Saudara Rully Nova menilai pelemahan rupiah juga dipengaruhi tingginya harga minyak dunia yang masih bertahan di atas 100 dolar AS per barel.

Menurut Rully, pelaku pasar saat ini juga masih menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang akan diumumkan dalam waktu dekat.

“Rupiah pada perdagangan hari ini melemah dipengaruhi faktor domestik menanti hasil RDG BI (Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia) yang diumumkan besok dan ruang fiskal yang masih terbatas akibat subsidi membengkak seiring tren kenaikan harga minyak dunia masih di atas 100 dolar,” ujar Rully.

Kondisi pelemahan rupiah dan kenaikan harga minyak dunia saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional, terutama terkait beban subsidi energi dan daya beli masyarakat.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN
Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat
Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite
TAGGED:Airlangga HartartoDolar ASRupiah Melemah
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Aceh Genjot Wisata Bahari Ramah Lingkungan di Tengah Pemulihan Pascabencana
Next Article Raja Salman Kembali Undang 42 WNI Naik Haji Gratis Tahun 2026
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

Bahlil Bongkar Faktanya! 87% Batu Bara PLN Sudah Aman, Tak Perlu Panik

PLN Ambil Tanggung Jawab Pemadaman di Pulau Jawa! Gangguan Listrik Karena Masalah Internal

Inflasi Stabil, Ekonomi Indonesia Tumbuh Solid dan Tahan Guncangan Global

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

Kabar Gembira 1 Juli! B50 Lolos Uji Alat Berat, Impor Solar C48 Siap Diakhiri

4 days ago
EkonomiTerkini

PLN Masih Cari 20 Juta Ton Batu Bara, Bahlil Jamin Indonesia Tak Akan Mati Lampu

4 days ago
EkonomiPildun 2026Terkini

Piala Dunia 2026 Diserbu Judol, Polisi Putar Otak Kejar Bandar

5 days ago
Ekonomi

Perang Reda, BBM Tetap Aman! Jurus Bahlil Ini Tuai Pujian

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index