Halo Inversi! Nama Aidil Syawal kini jadi sorotan di dunia olahraga pelajar Indonesia. Siswa SMA Keberbakatan Olahraga (SKO) Sulawesi Tenggara (Sultra) ini sukses meraih medali perak di ajang bergengsi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Antar Sentra Pembinaan Olahragawan Muda 2025.
Aidil turun di cabang atletik nomor jalan cepat (race walking) sejauh 5 kilometer, dan berhasil finis di posisi kedua setelah persaingan ketat dengan atlet dari beberapa provinsi unggulan.
Ajang ini digelar di Provinsi Jawa Tengah selama empat hari dan mempertemukan ratusan atlet muda terbaik Indonesia dari berbagai daerah.
Kerja Keras dan Fokus, Kunci Aidil di Lintasan
Bagi Aidil, medali ini bukan sekadar penghargaan melainkan hasil dari kerja keras dan konsistensi latihan setiap hari. “Tidak menyangka bisa sampai di posisi ini, apalagi persaingannya cukup ketat. Rasanya semua kerja keras latihan selama ini terbayar,” ujarnya dengan wajah sumringah.
Ia mengakui bahwa tantangan terbesar selama lomba adalah menjaga fokus dan stamina. Di tengah cuaca panas dan tekanan kompetisi, Aidil tetap berpegang pada pesan pelatihnya untuk tidak menyerah sampai garis finish. “Pelatih selalu bilang, jangan lihat siapa di depanmu lihat saja langkahmu sendiri,” tambahnya.
Aidil yang kini duduk di kelas 11 ini bukan pendatang baru di dunia atletik. Sebelum Kejurnas 2025, ia sudah beberapa kali ikut kejuaraan di tingkat daerah dan nasional.
Dari situ, ia belajar banyak tentang teknik, strategi, dan mental bertanding. Baginya, setiap lomba adalah pengalaman berharga untuk terus berkembang dan mengenali batas kemampuan diri.
“Saya ingin terus berlatih agar bisa membela Indonesia di level internasional entah itu SEA Games atau Olimpiade. Itu mimpi terbesar saya,” ungkap remaja 17 tahun itu dengan penuh semangat.
Peran Pelatih yang Tak Tergantikan
Di balik prestasi Aidil, ada sosok pelatih yang setia menemani perjuangannya: Bripda Muhammad Rivaldy. Ia adalah salah satu pembina olahraga di SKO Sultra yang membimbing Aidil sejak awal.
Menurut Rivaldy, Aidil adalah tipe atlet yang berkomitmen tinggi dan disiplin luar biasa. “Dia berlatih hampir setiap hari, dengan jadwal yang kami atur secara bertahap. Mulai dari teknik dasar, latihan daya tahan, hingga simulasi strategi lomba,” jelas sang pelatih.
Rivaldy mengaku bangga melihat muridnya bisa bersaing di tingkat nasional dan membawa pulang medali. “Ini baru awal. Kami yakin Aidil bisa melangkah lebih jauh,” tegasnya.
Keberhasilan Aidil Syawal menjadi motivasi bagi pelajar Indonesia, khususnya dari daerah, bahwa kerja keras, disiplin, dan keyakinan bisa membawa siapa pun ke panggung nasional bahkan dunia. Dari lintasan 5 kilometer di Jawa Tengah, Aidil membuktikan bahwa anak muda dari Timur Indonesia pun mampu melangkah sejauh mimpi mereka sendiri.
“Yang penting jangan berhenti berlari atau dalam kasus saya, jangan berhenti berjalan cepat menuju mimpi,” tutup Aidil dengan senyum percaya diri.