Inversi Menutup tahun 2025 dengan capaian gemilang, Tim Palang Merah Remaja (PMR) SMP Negeri 3 Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Gelora PMR Tingkat Kabupaten Pacitan.
Dalam kompetisi yang diikuti puluhan tim PMR dari berbagai sekolah tersebut, SMPN 3 Ngadirojo sukses memborong sejumlah gelar juara dan mengukuhkan diri sebagai salah satu tim PMR terbaik di wilayah Pacitan. Ajang Gelora PMR merupakan kompetisi tahunan yang menjadi wadah bagi anggota PMR untuk mengasah kemampuan, pengetahuan, serta keterampilan di bidang kepalangmerahan dan kemanusiaan.
Kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda melalui nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan kerja sama tim. Tahun ini, kompetisi digelar di kawasan GOR dan Stadion Wijaya Krida Pacitan, dengan suasana yang meriah dan penuh semangat kebersamaan.
Dalam kompetisi tersebut, PMR SMPN 3 Ngadirojo berhasil meraih Juara 1 Utama Madya PMR, yang merupakan kategori utama dan paling bergengsi. Selain itu, mereka juga menyabet Juara Harapan 1 KPP Madya serta Juara Harapan 1 Anatomi Adventure Madya. Rangkaian prestasi ini menjadi bukti nyata konsistensi dan kualitas pembinaan PMR di sekolah tersebut.
Keberhasilan ini dipersembahkan oleh enam anggota PMR SMPN 3 Ngadirojo yang tampil penuh semangat dan kerja sama solid. Keenam siswa tersebut adalah Raynabella Bekti Destyardana, Najwa Aprilia Yunisti, Wulida Nur Aini, Almayra Putri Septiani, Savia Cantika Dewi, dan Yoralinka Elnandisa Afrilia Rizel. Mereka menunjukkan performa terbaiknya dalam setiap cabang lomba yang diikuti, mulai dari aspek pengetahuan hingga keterampilan praktik lapangan.
Pembina PMR SMPN 3 Ngadirojo, Harwoto, menyampaikan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani dengan penuh kedisiplinan dan komitmen. Menurutnya, para anggota PMR telah menjalani latihan secara rutin dan terstruktur sepanjang tahun 2025, baik pada jam ekstrakurikuler maupun di luar jam sekolah.
“Anak-anak berlatih secara konsisten dan menunjukkan fokus yang sangat baik saat perlombaan. Alhamdulillah, usaha yang dilakukan sepanjang tahun bisa membuahkan hasil yang membanggakan di akhir 2025,” ujar Harwoto saat menyampaikan apresiasi dalam Upacara Bendera perdana tahun 2026, Senin (5/1/2026).
Ia menjelaskan bahwa dalam setiap sesi latihan, para siswa tidak hanya dibekali materi teknis lomba, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai dasar kepalangmerahan. Latihan dilakukan secara bertahap, mulai dari penguatan pemahaman teori hingga simulasi kegiatan lapangan yang membutuhkan ketahanan fisik dan mental.
Menurut Harwoto, Gelora PMR bukan semata-mata ajang kompetisi untuk mengejar gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang penting dalam pembentukan karakter peserta didik. Melalui aktivitas PMR, siswa dilatih untuk memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, kepedulian terhadap sesama, serta kepekaan sosial yang tinggi.
“PMR mengajarkan nilai kemanusiaan sejak dini. Anak-anak belajar bekerja sama, saling membantu, dan bertanggung jawab, baik kepada tim maupun kepada lingkungan sekitar,” jelasnya.
Prestasi yang diraih PMR SMPN 3 Ngadirojo juga mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala sekolah dan para guru menilai keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kegiatan ekstrakurikuler memiliki peran penting dalam pengembangan potensi peserta didik. Selain meningkatkan prestasi nonakademik, PMR juga berkontribusi dalam membentuk karakter siswa yang berintegritas dan berjiwa sosial.
Keberhasilan di ajang Gelora PMR ini menjadi motivasi tersendiri bagi para anggota PMR SMPN 3 Ngadirojo untuk terus berprestasi. Para siswa mengaku bangga dapat membawa nama baik sekolah dan berharap pencapaian tersebut dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada kompetisi berikutnya.
Dengan modal kepercayaan diri dan pengalaman berharga tersebut, PMR SMPN 3 Ngadirojo memasuki tahun 2026 dengan semangat baru. Pihak sekolah berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan PMR sebagai bagian dari pendidikan karakter dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan sekolah.
Harwoto berharap, keberhasilan ini tidak hanya menjadi catatan prestasi semata, tetapi juga menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk aktif dalam kegiatan positif. “Semoga prestasi ini memotivasi adik-adik kelas dan seluruh siswa untuk terus berkarya, berprestasi, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” tuturnya.
Dengan torehan prestasi di penghujung 2025 ini, PMR SMPN 3 Ngadirojo membuktikan bahwa pembinaan yang konsisten, kerja keras, dan semangat kebersamaan mampu menghasilkan capaian yang membanggakan. Sekolah pun optimistis dapat terus melahirkan generasi muda yang berprestasi sekaligus berkarakter kuat di masa mendatang.