By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Dua Siswi SD dari Medan Raih Prestasi Gemilang di Olimpiade Matematika Dunia
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Dua Siswi SD dari Medan Raih Prestasi Gemilang di Olimpiade Matematika Dunia

Pendidikan

Dua Siswi SD dari Medan Raih Prestasi Gemilang di Olimpiade Matematika Dunia

Adrian
By
Adrian
6 months ago
Share
5 Min Read
Foto : Dua siswa asal Medan dan orangtuanya diabadikan di WIMO 2025 (Sumber : analisadaily.com)
Foto : Dua siswa asal Medan dan orangtuanya diabadikan di WIMO 2025 (Sumber : analisadaily.com)
SHARE

Inversi Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh generasi muda Indonesia di kancah internasional. Dua siswi sekolah dasar asal Kota Medan, Geraldine Saimen dan Hayley Saimen, berhasil mengharumkan nama bangsa setelah meraih prestasi gemilang pada ajang World International Mathematical Olympiad (WIMO) Final 2025 yang digelar di Shenzhen, China, pada 3–4 Januari 2026.

Kedua kakak beradik yang merupakan murid SD Santo Nicholas School Medan ini tampil luar biasa di salah satu kompetisi matematika paling bergengsi di dunia. Dalam ajang tersebut, Geraldine Saimen berhasil meraih Legend Award, sementara sang adik, Hayley Saimen, sukses membawa pulang medali emas. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa pelajar Indonesia mampu bersaing dan berprestasi di tingkat global.

Keberhasilan Geraldine dan Hayley tidak hanya membanggakan keluarga, tetapi juga menjadi inspirasi bagi anak-anak Indonesia lainnya untuk berani bermimpi dan berkompetisi di tingkat internasional. Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan dukungan yang tepat, generasi muda Indonesia memiliki potensi besar untuk meraih prestasi dunia.

World International Mathematical Olympiad (WIMO) dikenal sebagai kompetisi matematika internasional dengan standar yang sangat tinggi. Olimpiade ini menyeleksi peserta secara ketat melalui berbagai tahapan, mulai dari tingkat nasional hingga internasional. Soal-soal yang diujikan disusun langsung oleh para profesor dan pakar matematika internasional, khususnya dari Hong Kong, dengan tingkat kesulitan yang menantang kemampuan berpikir logis, analitis, dan kreatif peserta.

Ayah Geraldine dan Hayley, Ekko Saimen, menjelaskan bahwa WIMO bukanlah kompetisi biasa. Untuk dapat melaju ke final internasional, peserta harus lebih dahulu meraih medali emas pada babak nasional dan regional di berbagai tingkatan.

“WIMO ini bukan lomba biasa. Untuk bisa ke final internasional, peserta harus melewati seleksi ketat dan mendapatkan medali emas lebih dulu di beberapa tahapan. Tingkat kesulitannya jauh di atas olimpiade lain,” ujar Ekko saat ditemui di Medan, Rabu (7/1/2026).

Ia menambahkan, pada WIMO 2025, jumlah peserta asal Indonesia berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas, dengan total sekitar 50 orang. Dari jumlah tersebut, keberhasilan Geraldine dan Hayley menjadi pencapaian yang sangat membanggakan.

Keberhasilan di ajang WIMO bukanlah prestasi pertama bagi kedua kakak beradik ini. Sejak beberapa tahun terakhir, Geraldine dan Hayley telah menorehkan berbagai prestasi internasional di bidang matematika. Mereka tercatat meraih medali emas dalam sejumlah kompetisi bergengsi, seperti South East Asia Math Olympiad (SEAMO dan SEAMO X), International Junior Math Olympiad (IJMO), World Mathematics Invitational (WMI), serta Singapore and Asian Schools Math Olympiad (SASMO) dengan peringkat pertama tingkat nasional.

Selain itu, keduanya juga baru saja meraih medali emas pada Hong Kong International Mathematical Olympiad (HKIMO) 2025. Konsistensi prestasi tersebut menjadi dasar bagi Geraldine untuk menerima Legend Award, yakni penghargaan tertinggi yang diberikan kepada peserta dengan rekam jejak medali emas berulang di ajang WIMO.

Baca Juga :

Heboh! Dokter Makmur Tampar Bayi 3 Tahun Gegara Papan Catur
Musim Hujan Jadi Alarm Kesehatan: Superflu Mengintai Anak dengan Penyakit Penyerta

“Legend Award ini merupakan penghargaan tertinggi karena diberikan kepada peserta yang telah beberapa kali meraih medali emas. Semua ini adalah hasil dari konsistensi, latihan panjang, dan semangat belajar yang tinggi,” ujar Ekko.

Kesuksesan Geraldine dan Hayley juga tidak terlepas dari peran besar orang tua dalam mendampingi proses belajar mereka. Sang ibu, Rosa Baretta, menuturkan bahwa kunci utama keberhasilan anak-anaknya adalah disiplin latihan, manajemen waktu yang baik, serta dukungan penuh dari keluarga.

“Soal-soal WIMO itu sangat sulit dan berbeda dari soal sekolah pada umumnya. Kami membiasakan anak-anak berlatih secara rutin, tetapi tetap memastikan mereka menikmati proses belajar,” kata Rosa.

Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara belajar, latihan, dan waktu bermain agar anak-anak tidak merasa tertekan. Menurutnya, suasana belajar yang menyenangkan justru membuat anak lebih mudah berkembang dan mempertahankan prestasi.

Geraldine Saimen mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraihnya. Ia menilai kompetisi di China menjadi pengalaman berharga yang memberinya pelajaran tentang kerja keras, kepercayaan diri, dan sportivitas.

Sementara itu, Hayley Saimen mengungkapkan rasa tidak menyangka bisa langsung meraih medali emas pada pengalaman pertamanya mengikuti WIMO. Ia mengaku termotivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuannya di bidang matematika.

Ke depan, kedua siswi berprestasi ini telah mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang internasional lainnya, seperti Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) yang dijadwalkan berlangsung pada Februari mendatang.

Prestasi Geraldine dan Hayley juga mendapat apresiasi dari Wali Kota Medan, Rico Waas, yang menyampaikan terima kasih karena keduanya telah mengharumkan nama Medan dan Indonesia di tingkat internasional. Ia berharap capaian tersebut dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi pelajar Indonesia lainnya untuk berprestasi di kancah dunia.

You Might Also Like

UI Kembali Jadi Kampus Terbaik Indonesia, Bertahan di 200 Besar Dunia Versi QS WUR 2027
Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa yang Tawuran
Disdik Jabar Ingatkan Peserta SPMB Tahap 1 untuk Daftar Ulang, Tahap 2 Segera Dibuka
Lebih dari 1.000 Pelajar di Jakarta Barat Terima Beasiswa PIP, Dukung Pendidikan Generasi Masa Depan
Unhas Tembus Peringkat 861 Dunia, Melonjak 111 Posisi di QS World University Rankings 2027
TAGGED:DuniaMedanOlimpiade MatematikaPrestasiSDSiswi SD
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Ilustrasi pemeliharaan bibit, penanaman hingga perawatan bibit pohon (Sumber : Liputan6.com) Askrindo Bersama Disdik DKI Gelar Urban Sustainability Education untuk Pelajar
Next Article Foto : Tim PMR SMPN 3 Ngadirojo menunjukkan trofi kejuaraan usai meraih sejumlah prestasi dalam ajang Gelora PMR tingkat Kabupaten Pacitan (Sumber : probolinggo.times.co.id) Prestasi Akhir Tahun, PMR SMPN 3 Ngadirojo Sukses Borong Gelar di Gelora PMR
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Rusia Buka Kesempatan Kuliah Gratis untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Syaratnya

1 week ago
Pendidikan

Tak Kebagian Sekolah Negeri? Pemprov Jabar Siapkan Bantuan untuk Masuk Swasta

1 week ago
PendidikanTerkini

Putra Timur Dijegal? Bahlil Pertanyakan Keadilan di Kampus UI

1 week ago
Pendidikan

Empat Sekolah di Banten Masuk SMA Unggul Garuda Transformasi 2026, Siap Cetak Generasi Emas

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index