Inversi. Sektor perumahan Indonesia dihadapkan pada tantangan fundamental: penyediaan hunian massal yang inovatif dan terjangkau di tengah perubahan pola hidup masyarakat akibat perkembangan teknologi.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menjawab tantangan ini melalui Roadshow BTN Housingpreneur 2025 dengan tema “Housing for Nation: Smart, Green, Inclusive” di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.
Ajang ini merupakan seruan bagi generasi muda arsitek, teknisi, dan wirausahawan untuk tidak hanya menggagas ide, tetapi menjadi bagian dari ekosistem perumahan nasional yang berfokus pada keberlanjutan dan aksesibilitas.
Surabaya, sebagai kota strategis yang kaya akan talenta kreatif dan pelaku usaha, menjadi titik fokus bagi BTN untuk mencari ide-ide revolusioner. Ramon Armando, Corporate Secretary BTN, menegaskan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah pola hidup dan secara otomatis membuka peluang lahirnya berbagai inovasi hunian.
“Ajang ini bukan hanya kompetisi, tetapi menjadi pintu ke jejaring ekosistem perumahan yang mempertemukan ide, industri, dan peluang pasar properti di Indonesia,” ujar Ramon.
Trias Inovasi: Smart, Green, Inclusive
Tema kompetisi BTN Housingpreneur 2025 secara eksplisit menargetkan solusi yang bersifat transformatif, mencakup tiga pilar kunci:
- Smart (Cerdas): Hunian berbasis teknologi (Internet of Things/IoT) yang meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas hidup penghuni.
- Green (Hijau/Ramah Lingkungan): Desain dan material yang meminimalisasi dampak ekologis, mendukung efisiensi energi, dan mengedepankan keberlanjutan.
- Inclusive (Inklusif/Terjangkau): Solusi yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, menjawab kebutuhan rumah yang terus berkembang, terutama bagi generasi muda dengan daya beli terbatas.
BTN secara ambisius menawarkan total hadiah senilai Rp1,5 miliar untuk ide-ide yang mampu menciptakan ekosistem perumahan yang inovatif, ramah lingkungan, berbasis teknologi, serta dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Kolaborasi Triple Helix: Kampus, Bank, dan Talenta
Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerjasama, dan Kealumnian ITS, Agus Muhamad Hatta, menyambut baik inisiatif ini, mengakui bahwa kebutuhan tempat tinggal bagi generasi muda Indonesia ke depan akan semakin besar.
“Ini merupakan pekerjaan rumah kita semua untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Perlu pendekatan baru dalam pengadaan hunian massal yang inovatif dengan harga yang lebih terjangkau,” kata Agus.
Roadshow di ITS ini menjadi ruang kolaborasi bagi mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu (teknik, arsitektur, bisnis) untuk mendapatkan insight langsung dari praktisi industri. Kolaborasi triple helix (Bank BTN, Kampus ITS, dan Talenta Muda) adalah model efektif untuk memastikan bahwa inovasi yang digagas tidak hanya teoritis tetapi juga fungsional, berkelanjutan, dan bankable (layak secara finansial).
Rahmayati, Human Capital Management Division Head BTN, menegaskan komitmen perseroan untuk terus berkolaborasi, memastikan bahwa inisiatif ini menjadi wujud nyata dalam membangun ekosistem industri perumahan yang menghasilkan rumah terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Masukan dan Arahan Penting bagi Generasi Muda
Ajang BTN Housingpreneur adalah panggilan bagi Milenial dan Gen Z untuk terlibat langsung dalam isu pembangunan nasional. Berikut adalah pesan dan arahan penting yang perlu diinternalisasi:
- Jadilah Problem Solver di Sektor Real: Jangan hanya berkutat pada e-commerce atau fintech. Isu perumahan dan infrastruktur adalah tantangan fundamental yang membutuhkan inovasi deep tech dan solusi fisik. Gunakan keterampilan teknik dan arsitektur Anda untuk menciptakan prototipe hunian massal yang efisien dan murah.
- Integrasikan Tiga Pilar Inovasi (S-G-I): Ketika merancang solusi hunian, pastikan Anda tidak mengorbankan salah satu pilar: Smart (pemanfaatan IoT untuk efisiensi), Green (desain pasif dan material lokal yang berkelanjutan), dan Inclusive (model pembiayaan atau konstruksi yang menekan harga jual).
- Pahami Value Chain Properti: Mahasiswa teknik/arsitektur harus melengkapi diri dengan pengetahuan bisnis, manajemen risiko, dan akses permodalan yang difasilitasi oleh BTN. Ide terbaik tidak akan terealisasi tanpa pemahaman yang baik tentang supply chain dan finansial properti.
- Manfaatkan Ekosistem dan Jejaring: Kompetisi ini adalah pintu masuk. Setelah berpartisipasi, manfaatkan jejaring dengan BTN, pengembang besar, dan akademisi untuk mematangkan ide menjadi bisnis nyata. Modal networking di industri perumahan adalah sama pentingnya dengan modal finansial.
- Fokus pada Housing for Nation: Kesuksesan Anda di sektor perumahan berarti Anda berkontribusi langsung pada kesejahteraan sosial. Jadikanlah setiap desain dan inovasi Anda sebagai solusi kolektif untuk mengurangi backlog kepemilikan rumah di Indonesia.