INVERSI.ID – Menghadapi tantangan besar dalam keberlanjutan planet, anak muda Indonesia memegang peran yang sangat penting. Sebagai salah satu negara dengan populasi terbesar di dunia sekaligus memiliki keanekaragaman hayati tinggi, Indonesia berada di garis depan dalam upaya menjaga kesehatan bumi. Peran anak muda di Tanah Air semakin krusial seiring meningkatnya kesadaran global terhadap perubahan iklim, deforestasi, dan kerusakan lingkungan yang kian mengkhawatirkan.
Aktivis lingkungan dari organisasi Planetary Guardians, Farwiza Farhan, menegaskan bahwa anak muda Indonesia memiliki kesempatan besar untuk berkontribusi dalam melindungi planet ini. Terutama dalam menjaga keragaman hayati dan memahami konsep planetary boundaries atau batas-batas planet.
“Sebenarnya peran Indonesia itu amat sangat besar, karena Indonesia adalah salah satu negara dengan populasi terbanyak, keanekaragaman hayati tertinggi, dan memiliki jumlah masyarakat adat salah satu yang terbanyak di dunia,” ungkap Farwiza kepada wartawan di Jakarta, Selasa (29/7/2025).
Menurutnya, keberadaan masyarakat adat yang masih menjaga hutan dan lingkungan secara tradisional menjadi salah satu kekuatan utama Indonesia dalam upaya pelestarian alam. Dengan jumlah anak muda yang besar, bangsa ini memiliki potensi luar biasa untuk memastikan bumi tetap sehat dan berkelanjutan.
Planet Sehat, Generasi Muda Berdaya
Farwiza Farhan menggunakan perumpamaan yang kini akrab di telinga generasi muda Indonesia, terutama mereka yang semakin sadar akan pentingnya kesehatan.
“Ada yang bilang ketika kamu sehat, kamu menginginkan banyak hal, tapi ketika kamu sakit, kamu hanya menginginkan sehat,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa hal serupa berlaku untuk planet bumi.
“Ketika bumi sehat dan memberikan kita daya dukung lingkungan yang kita nikmati, kita sering kali take for granted kondisi itu. Tapi ketika daya dukung itu melemah, kita baru merasa panik,” jelasnya.
Kondisi lingkungan yang menurun akibat aktivitas manusia, seperti polusi, alih fungsi hutan, dan pemanasan global, menjadi pengingat nyata bahwa kesehatan planet tidak bisa diabaikan. Oleh karena itu, anak muda Indonesia didorong untuk menjadi motor perubahan. Mulai dari gaya hidup sehari-hari hingga aksi kolektif, setiap langkah kecil memiliki dampak besar.
Generasi muda kini memiliki banyak cara untuk berkontribusi, mulai dari mengikuti komunitas lingkungan, membuat kampanye digital, hingga ikut dalam gerakan bersih-bersih lingkungan. Media sosial menjadi salah satu alat paling ampuh untuk menyebarkan kesadaran dan mengajak lebih banyak orang terlibat dalam aksi menjaga bumi.
Meningkatkan Kesadaran tentang Planetary Boundaries
Salah satu konsep penting yang perlu dipahami anak muda adalah planetary boundaries atau batas-batas planet. Istilah ini merujuk pada sembilan batas penting yang menjaga stabilitas bumi, termasuk perubahan iklim, keanekaragaman hayati, penggunaan air, lapisan ozon, hingga polusi kimia. Ketika batas-batas ini terlampaui, kerusakan lingkungan bisa menjadi permanen dan sulit diperbaiki.
Farwiza menegaskan bahwa langkah awal yang bisa dilakukan generasi muda adalah mengedukasi diri sendiri dan orang sekitar tentang pentingnya menjaga keberlanjutan bumi. Aksi sederhana seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menggunakan transportasi ramah lingkungan, menghemat energi, hingga memulai inisiatif daur ulang adalah bentuk kontribusi nyata yang bisa dilakukan setiap hari.
Selain itu, memahami kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia juga penting. Hutan tropis, terumbu karang, dan lahan basah yang ada di negeri ini adalah aset dunia yang harus dijaga. Mengikuti kegiatan konservasi, menjadi relawan lingkungan, atau sekadar menyuarakan isu keberlanjutan di media sosial dapat membangun dampak jangka panjang.
Farwiza menambahkan bahwa generasi muda Indonesia kini berada pada titik krusial untuk menciptakan perubahan. Dengan akses informasi yang luas dan kemampuan beradaptasi yang tinggi, anak muda bisa menjadi agen transformasi menuju gaya hidup yang lebih berkelanjutan.
“Kita tidak harus menunggu jadi ilmuwan atau aktivis besar untuk berkontribusi. Bahkan langkah kecil pun bisa menyelamatkan bumi jika dilakukan bersama-sama,” tutupnya.
Melalui kesadaran kolektif, inovasi kreatif, dan keberanian untuk bertindak, generasi muda Indonesia memiliki kesempatan emas untuk memastikan bumi tetap menjadi tempat yang layak huni bagi masa kini dan masa depan. Keberlanjutan planet bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau organisasi internasional, tetapi juga ada di tangan setiap anak muda yang berani peduli dan bergerak.