By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Asal Usul Kata ‘Cuan’ yang Populer di Kalangan Anak Muda
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Asal Usul Kata ‘Cuan’ yang Populer di Kalangan Anak Muda

LifeStyle

Asal Usul Kata ‘Cuan’ yang Populer di Kalangan Anak Muda

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Kata “cuan” sudah akrab di telinga generasi muda, terutama saat membahas soal bisnis, investasi, atau keuntungan. Tapi, tahukah kamu kalau istilah ini bukan asli dari bahasa Indonesia?

Seiring perkembangan zaman, bahasa gaul terus mengalami evolusi. Media sosial turut mempercepat penyebarannya di kalangan anak muda. Istilah-istilah seperti gabut, bestie, hingga uwu kini menjadi bagian dari percakapan sehari-hari. Salah satu yang paling populer adalah “cuan”, yang merujuk pada untung besar atau laba finansial.

Mengutip buku Fundamental VS Technical: Which Side Are You In? karya Rivan Kurniawan dan Liyanto Sudarso, kata “cuan” berasal dari bahasa Mandarin: “Ta Cuan” — di mana “Ta” berarti besar dan “Cuan” berarti keuntungan. Dalam praktiknya, istilah ini digunakan untuk menunjukkan hasil yang menguntungkan, terutama dalam dunia bisnis dan investasi.

Menurut situs Yabla.com, kata “cuan” dalam pengucapan Mandarin dieja sebagai “tsuan”. Istilah ini bukan bagian dari Mandarin formal, namun digunakan secara luas sebagai slang keuangan — mirip seperti kata “profit” atau “gain” dalam bahasa Inggris.

“Cuan bukan bahasa baku, tapi umum digunakan sebagai istilah sehari-hari yang menunjukkan keberhasilan finansial,” tulis laman Yabla.

Pandangan Ahli Bahasa

Menurut Dr. Untung Yuwono, Dosen Ilmu Linguistik FIB Universitas Indonesia, penggunaan bahasa gaul seperti “cuan” adalah bentuk kreativitas generasi muda.

“Bahasa gaul merupakan register bahasa kaum muda yang wajar dan mencerminkan kreativitas berbahasa mereka,” jelasnya dikutip dari Antara, Senin (16/6).

Selain “cuan”, ada juga fenomena bahasa gaul angka dalam Mandarin yang cukup unik dan menarik perhatian. Dikutip dari laman Universitas Negeri Surabaya (Unesa), berikut beberapa contohnya:

  • 996 (Jiā Bān Wén Huà) – Budaya kerja dari pukul 9 pagi hingga 9 malam, selama 6 hari. Sering digunakan dalam konteks satir terkait budaya kerja keras berlebihan di Tiongkok.
  • 886 (Bāi Bāi La) – Kedengaran seperti “bye-bye” dalam bahasa Inggris. Digunakan untuk mengucapkan selamat tinggal dengan cara santai.
  • 233 (Xiào Dào Chōu Jīn) – Digunakan untuk menunjukkan tawa lepas, setara dengan “LOL”.
  • 250 (Èr Bǎi Wǔ) – Slang yang berarti bodoh. Memiliki konotasi negatif dan biasanya dipakai antar teman dekat secara bercanda.
  • 555 (Wū Wū Wū) – Terdengar seperti suara menangis. Digunakan untuk menggambarkan kesedihan atau suasana yang mengharukan.

Fenomena bahasa gaul seperti “cuan” membuktikan bahwa bahasa terus berkembang dinamis, sejalan dengan tren sosial, teknologi, dan budaya. Bagi generasi muda, memahami asal-usul dan konteksnya tak hanya menambah wawasan, tapi juga membuat komunikasi jadi lebih bermakna dan cerdas.***

Baca Juga :

Pemimpin Kriteria Jokowi, Peluang Erick Thohir Maju Pilpres Semakin Besar
Biodata dan Profil Gibran Dirgantara, Pemeran Utama dalam Novel Karangan Falistiyana

You Might Also Like

Target Wisman Naik Tajam, Kemenpar Optimistis Indonesia Dikunjungi 19,1 Juta Turis Asing pada 2027
Bandara Soekarno-Hatta Tambah Rute Baru ke Tiongkok, Spring Airlines Resmi Terbang ke Jakarta
Pamer Liburan, Tapi Keluhkan Pertamax? Fenomena yang Memicu Perdebatan di Medsos
Harga Avtur Melonjak, Kemenpar dan Kemenhub Cari Cara Jaga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau
Tak Hanya Bali, Kemenpar Genjot 10 Destinasi Prioritas untuk Tarik Wisatawan Mancanegara
TAGGED:Anak MudaCuan
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Anak Muda Aceh Makin Gacor di Tarung Derajat, Berkat Tangan Dingin Kang Ali!
Next Article Gustiwiw Meninggal karena Hipertensi: Ini 9 Penyebab Darah Tinggi di Usia Muda
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Travel

Beda dengan Wisata Kuliner, Gastronomi Tawarkan Cerita dan Warisan Budaya Nusantara

1 week ago
Travel

Tak Mau Tertinggal dari Vietnam, Indonesia Siapkan Jurus Baru Dongkrak Pariwisata

1 week ago
Travel

Instalasi Sunflower Angel Jadi Magnet Baru di Candi Prambanan, Pengunjung Membludak

2 weeks ago
Travel

Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Layani Lebih dari 1,2 Juta Penumpang

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index