By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Gustiwiw Meninggal karena Hipertensi: Ini 9 Penyebab Darah Tinggi di Usia Muda
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Gustiwiw Meninggal karena Hipertensi: Ini 9 Penyebab Darah Tinggi di Usia Muda

Kesehatan

Gustiwiw Meninggal karena Hipertensi: Ini 9 Penyebab Darah Tinggi di Usia Muda

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Dunia penyiaran dan musik Indonesia berduka. Gusti Irwan Wibowo, atau akrab dikenal sebagai Gustiwiw, meninggal dunia pada Minggu (15/6) di usia 25 tahun. Kepergiannya yang mendadak membuka mata banyak orang bahwa hipertensi atau darah tinggi bukan lagi penyakit orang tua.

Contents
Penyebab Tekanan Darah Tinggi di Usia MudaWaspada Sejak Dini

Ibunda Gusti, Sri Yulianti, menceritakan bahwa sang putra sempat mengeluh pusing sebelum ditemukan tak sadarkan diri oleh teman-temannya saat menginap di kawasan Lembang, Bandung.

“Sempat kata temannya [Gusti] pusing, terus setelah dokter diagnosis tensinya tinggi, terus jadi jantung,” ungkap Sri Yulianti saat pemakaman di TPU Jatisari 2, Bekasi.

Kasus ini menambah daftar panjang anak muda yang terdampak penyakit tekanan darah tinggi. Lalu, apa sebenarnya penyebab hipertensi pada usia muda?

Penyebab Tekanan Darah Tinggi di Usia Muda

Hipertensi bisa menyerang siapa saja, termasuk mereka yang masih berusia 20-an. Berikut ini sejumlah faktor penyebab hipertensi pada anak muda, dilansir dari Healthline dan American Heart Association (AHA):

  1. Obesitas

Memiliki indeks massa tubuh (IMT) di atas normal atau rasio pinggang-pinggul tinggi meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.

  1. Konsumsi Alkohol

Penelitian menunjukkan, menghindari alkohol secara signifikan bisa menurunkan tekanan darah, bahkan hingga 70%.

  1. Kebiasaan Merokok

Studi di Bangladesh pada 2020 menyebutkan bahwa merokok tembakau merupakan faktor risiko utama hipertensi di kalangan dewasa muda.

  1. Obat-Obatan Tertentu

Penggunaan steroid anabolik, kokain, amfetamin, hingga ekstasi (MDMA) bisa menyebabkan lonjakan tekanan darah secara tiba-tiba.

Baca Juga :

Fakta-fakta Penyakit Batu Ginjal Lengkap dengan Penyebab dan Cara Pencegahannya
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Viral: Influencer Cinta Ruhama Laporkan Direksi Perusahaan ke Polisi
  1. Asupan Tinggi Garam

Konsumsi garam berlebihan (lebih dari 10 gram per hari) dapat memicu hipertensi. Waspadai makanan cepat saji dan camilan tinggi natrium.

  1. Kurang Gerak

Aktivitas fisik yang minim berdampak negatif pada kesehatan jantung. AHA merekomendasikan olahraga aerobik 150 menit per minggu dan latihan kekuatan 2 kali dalam seminggu.

  1. Kondisi Medis Tertentu

Penyakit ginjal, hipotiroidisme, dan gangguan tidur seperti sleep apnea bisa menjadi penyebab tekanan darah tinggi.

  1. Konsumsi Daging Merah

Makan daging merah satu hingga dua kali per minggu meningkatkan risiko hipertensi hingga 77%, menurut studi tertentu.

  1. Faktor Genetik

Riwayat keluarga dengan hipertensi sebelum usia 60 tahun menggandakan kemungkinan kamu mengalami kondisi serupa.

Waspada Sejak Dini

Kematian mendadak akibat hipertensi seperti yang dialami Gustiwiw menjadi pengingat bahwa menjaga pola hidup sehat perlu dilakukan sejak dini. Cek tekanan darah secara rutin, perhatikan pola makan, kurangi stres, dan tingkatkan aktivitas fisik agar terhindar dari risiko hipertensi.***

You Might Also Like

Dokter Ungkap Gejala Stroke yang Sering Tak Disadari, Salah Satunya Vertigo Mendadak
Dokter Ungkap Waktu Terbaik dan Manfaat Olahraga bagi Ibu Hamil
IDAI: Polusi Udara Sebabkan 7 Juta Kematian Dini, Anak Jadi Kelompok Paling Rentan
Rupiah Melemah, Harga Obat Bakal Melambung: Ketahanan Kesehatan RI Diuji
Dokter Ingatkan Bahaya Flu Singapura, Vaksinasi Jadi Perlindungan Penting
TAGGED:Darah TinggiGustiwiw Meninggalhipertensi
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Asal Usul Kata ‘Cuan’ yang Populer di Kalangan Anak Muda
Next Article Zodiak Hari Ini: Dari Drama Persahabatan Sampai Chat yang Gak Dibalas!
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Kesehatan

Waspada! Diare Tak Kunjung Sembuh Bisa Jadi Gejala Radang Usus Kronis

4 weeks ago
Kesehatan

Ahli Sebut COVID-19 Masih Ada, Tapi Dampaknya Tak Separah Masa Pandemi

1 month ago
Kesehatan

Warga Mulai Khawatir Hantavirus, DPRD DKI Desak Pemerintah Perkuat Edukasi

1 month ago
Kesehatan

Kemenhut: Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan Terdampak Krisis Iklim

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index