By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Badan Gizi Nasional Sinkronisasi Aturan MBG Untuk Mutu Lintas Sektor
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Badan Gizi Nasional Sinkronisasi Aturan MBG Untuk Mutu Lintas Sektor

MBGTerkini

Badan Gizi Nasional Sinkronisasi Aturan MBG Untuk Mutu Lintas Sektor

Adrian
By
Adrian
5 months ago
Share
5 Min Read
Foto : Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar Rapat Harmonisasi Rancangan Peraturan BGN terkait sistem penjaminan keamanan dan mutu pangan serta penanganan sisa pangan, sampah, dan limbah domestik Program Makan Bergizi Gratis (MBG) (Sumber : www.bgn.go.id)
Foto : Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar Rapat Harmonisasi Rancangan Peraturan BGN terkait sistem penjaminan keamanan dan mutu pangan serta penanganan sisa pangan, sampah, dan limbah domestik Program Makan Bergizi Gratis (MBG) (Sumber : www.bgn.go.id)
SHARE

Inversi Keberhasilan sebuah program berskala nasional tidak hanya ditentukan oleh eksekusi di lapangan, tetapi juga oleh kekokohan fondasi regulasi yang menaunginya.

Contents
Landasan Yuridis dan Standarisasi LayananProses Kolaboratif dan Sinkronisasi Lintas SektorKomitmen Terhadap Keberlanjutan LingkunganKepastian Hukum sebagai Kunci Keberlanjutan Program

Menyadari hal tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) secara proaktif menggelar Rapat Harmonisasi Rancangan Peraturan BGN yang berfokus pada dua aspek krusial: sistem penjaminan keamanan dan mutu pangan, serta manajemen penanganan sisa pangan, sampah, dan limbah domestik dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kegiatan yang berlangsung di Jakarta pada Rabu (04/02/2026) ini merupakan tahapan krusial untuk memastikan bahwa setiap butir aturan yang disusun selaras dengan hierarki peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

Langkah ini diambil guna menghindari tumpang tindih regulasi antarsektor serta memberikan kepastian hukum yang absolut bagi seluruh pemangku kepentingan dalam pelaksanaan Program MBG di seluruh pelosok Nusantara.

Landasan Yuridis dan Standarisasi Layanan

Dua rancangan peraturan yang tengah diharmonisasi tersebut merupakan amanat langsung dan turunan dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG. Melalui regulasi ini, pemerintah berupaya menetapkan standar emas (gold standard) dalam hal keamanan pangan dan mutu layanan gizi.

Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat BGN, Khairul Hidayati, menegaskan bahwa perangkat aturan ini memiliki peran vital yang melampaui urusan administratif semata.

“Regulasi ini bukan sekadar perangkat administratif, melainkan fondasi utama dalam menjaga kualitas dan integritas layanan Program MBG. Kami berkomitmen untuk menjamin bahwa setiap asupan nutrisi yang sampai ke tangan penerima manfaat telah melalui proses pengawasan mutu yang ketat dan akuntabel,” ujar Khairul Hidayati di hadapan para peserta rapat.

Proses Kolaboratif dan Sinkronisasi Lintas Sektor

Sebelum memasuki tahap harmonisasi akhir, kedua rancangan peraturan tersebut telah melewati rangkaian diskusi intensif dengan kementerian dan lembaga terkait pada medio 19 hingga 23 Januari 2026.

Pendekatan kolaboratif ini bertujuan untuk menyerap aspirasi serta masukan teknis lintas sektor, sehingga peraturan yang dihasilkan bersifat operasional dan sangat relevan dengan dinamika implementasi di lapangan.

Baca Juga :

Jelang Championship Series Liga 1 Stefano Beltrame Fokus Siapkan Mental
Zat Kimia Nitrit Jadi Penyebab Keracunan MBG di Cianjur

“Harmonisasi mutlak diperlukan agar tidak terjadi dualisme atau tumpang tindih pengaturan dengan kementerian lain. Seluruh substansi harus memiliki landasan hukum yang kuat sehingga pelaksana di tingkat daerah tidak ragu dalam mengambil keputusan teknis,” tambah Hida, sapaan akrab Khairul Hidayati.

Dalam rapat tersebut, hadir sejumlah pejabat tinggi yang berkompeten di bidang legislasi, antara lain Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum, Dhahana Putra, serta Direktur Harmonisasi Peraturan Perundang-undangan II, Muhammad Waliyadin.

Kehadiran mereka memastikan bahwa draf peraturan BGN ini telah memenuhi kaidah pembentukan peraturan perundang-undangan yang baik dan benar.

Komitmen Terhadap Keberlanjutan Lingkungan

Satu poin yang menjadi terobosan dalam regulasi ini adalah pengaturan mengenai penanganan sisa pangan, sampah, dan limbah domestik. Mengingat besarnya skala Program MBG yang melibatkan jutaan porsi makanan setiap harinya, potensi timbulan sampah kemasan dan sisa makanan menjadi tantangan tersendiri bagi kelestarian lingkungan.

Melalui rancangan peraturan ini, BGN mendorong praktik pengelolaan limbah yang aman, higienis, dan berkelanjutan. Strategi ini mencakup pengurangan penggunaan plastik sekali pakai hingga prosedur pengolahan sisa pangan menjadi produk yang bernilai guna (seperti pupuk organik atau pakan ternak).

Pengaturan ini merupakan bagian integral dari perlindungan kesehatan masyarakat serta komitmen pemerintah terhadap keberlanjutan lingkungan hidup (environmental sustainability).

Asisten Deputi Keamanan dan Mutu Pangan dan Gizi Kemenko Pangan, Sabbat Christian Jannes, yang turut hadir dalam rapat, memberikan dukungan penuh terhadap integrasi aspek lingkungan ini.

Menurutnya, mutu pangan yang baik harus dibarengi dengan tata kelola limbah yang profesional agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi ekosistem lokal di sekitar lokasi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Kepastian Hukum sebagai Kunci Keberlanjutan Program

Dengan rampungnya tahap harmonisasi ini, Badan Gizi Nasional optimistis bahwa Program MBG akan memiliki panduan operasional yang komprehensif. Regulasi ini diharapkan dapat memitigasi risiko kontaminasi pangan, memastikan standar nutrisi yang konsisten, dan menciptakan ekosistem penyelenggaraan makanan yang ramah lingkungan.

Kepastian hukum ini juga menjadi jaminan bagi para mitra penyedia bahan baku dan pengelola dapur layanan di tingkat daerah untuk bekerja secara profesional. Penegakan standar mutu yang ketat melalui regulasi ini diharapkan menjadi pemantik bagi terciptanya budaya kualitas di seluruh rantai pasok pangan nasional.

Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional terus berkomitmen bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya sukses secara kuantitas dalam mencapai target puluhan juta penerima manfaat, tetapi juga unggul secara kualitas dan patuh terhadap regulasi hukum serta lingkungan. Langkah ini adalah bagian dari ikhtiar besar mewujudkan generasi masa depan Indonesia yang sehat, cerdas, dan bermartabat.

You Might Also Like

Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival
TAGGED:AturanBadan Gizi NasionalLintas SektorMBGNasionalSinkronisasi
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : United Nations Children's Fund (UNICEF) memuji keseriusan Pemerintah Indonesia dalam membangun generasi masa depan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) (Sumber : www.bgn.go.id) UNICEF & Tiongkok Puji Kepemimpinan Indonesia Pada Akselerasi Gizi Nasional
Next Article Foto : Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa kebijakan fiskal pro-growth yang ditempuh pemerintah pada paruh kedua 2025 berhasil membalikkan arah perekonomian nasional dan memperkuat fondasi pertumbuhan memasuki 2026 (Sumber : www.kemenkeu.go.id) Strategi Fiskal Menkeu Purbaya Perkuat Fondasi Pertumbuhan 2026
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

5 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Mo Salah Antar Mesir Puncaki Grup! Selangkah Lagi ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index