By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Bergabung dengan Nexus, BI Perkuat Sistem Pembayaran Antarnegara
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Bergabung dengan Nexus, BI Perkuat Sistem Pembayaran Antarnegara

Ekonomi

Bergabung dengan Nexus, BI Perkuat Sistem Pembayaran Antarnegara

Jack
By
Jack
5 months ago
Share
3 Min Read
Gubernur BI Perry Warjiyo (foto: Antaranews)
SHARE

INVERSI.ID – Bank Indonesia (BI) resmi bergabung dalam proyek Nexus yang digagas Bank for International Settlements (BIS) sebagai upaya memperkuat konektivitas sistem pembayaran lintas negara.

Dalam proyek ini, BI akan berperan aktif menyiapkan serta mengimplementasikan Nexus bersama lima bank sentral lainnya, yakni Bank Negara Malaysia (BNM), Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP), Monetary Authority of Singapore (MAS), Bank of Thailand (BOT), dan Reserve Bank of India (RBI).

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan keterlibatan Indonesia dalam Nexus merupakan langkah strategis untuk menghadirkan layanan pembayaran antarnegara yang lebih efisien, cepat, dan terjangkau bagi masyarakat maupun pelaku usaha nasional.

“Keikutsertaan Indonesia dalam Nexus merupakan langkah strategis untuk menyediakan solusi pembayaran antarnegara yang efisien dan terjangkau bagi masyarakat dan pelaku usaha di Indonesia,” ujar Perry dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Ia menambahkan, posisi Indonesia sebagai salah satu koridor remitansi terbesar di dunia membuat penguatan sistem pembayaran lintas negara menjadi kebutuhan penting, baik sebagai negara asal pekerja migran maupun sebagai penerima aliran remitansi.

Selain mendukung kebutuhan remitansi, konektivitas pembayaran antarnegara yang semakin terintegrasi juga dinilai mampu memperkuat hubungan ekonomi dan perdagangan Indonesia dengan negara-negara di kawasan.

Sebagai informasi, proyek Nexus yang diinisiasi BIS sejak 2021 bertujuan meningkatkan kelancaran transaksi lintas negara dengan menghubungkan berbagai sistem pembayaran instan domestik atau instant payment systems (IPS).

Memasuki 2025, proyek tersebut telah berada pada tahap implementasi, yang ditandai dengan pembentukan Nexus Global Payments (NGP) oleh sejumlah bank sentral peserta.

Sebelumnya, BI berpartisipasi sebagai special observer dalam proyek Nexus. Namun kini, BI menyatakan komitmen untuk bergabung secara penuh sebagai anggota dan akan mengembangkan sistem pembayaran instan BI-FAST agar dapat terhubung langsung dengan Nexus.

Baca Juga :

Gak Cuma Jadi Atlet! Ini 5 Profesi di Dunia Olahraga yang Menjanjikan
CFD Bundaran HI Heboh Kehadiran Miss Manja, Netizen: Menyala Mamantik

Interkoneksi antara BI-FAST dan Nexus diharapkan mampu meningkatkan efisiensi transaksi lintas negara, memperluas keterjangkauan layanan pembayaran, serta mendorong penguatan inklusi keuangan.

BI menegaskan bahwa inisiatif ini tetap memperhatikan kepentingan nasional, termasuk menjaga kedaulatan sistem pembayaran. Proses kliring dan setelmen transaksi domestik dipastikan akan tetap dilakukan di dalam negeri.

Langkah tersebut juga merupakan bagian dari implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030 dan sejalan dengan kerangka Regional Payment Connectivity yang disepakati ASEAN pada 2022.

Melalui penguatan konektivitas pembayaran lintas negara, BI berharap tercipta sistem pembayaran yang lebih efisien dan terjangkau, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, inklusi keuangan, serta pembangunan berkelanjutan.

Sinergi antara BI dan NGP juga mendukung agenda reformasi sistem pembayaran lintas negara yang menjadi prioritas G20. Ke depan, BI menegaskan akan terus memperluas jaringan pembayaran antarnegara melalui kolaborasi dengan bank sentral dan otoritas terkait di berbagai yurisdiksi.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat
Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih
TAGGED:Bank IndonesiaEkonomi digital
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Melawan Sepi di 2026 Dengan Album Perdana Ricecooker, “Favorite Dinner Guest” Melawan Sepi di 2026 Dengan Album Perdana Ricecooker, “Favorite Dinner Guest”
Next Article Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. (Foto : Dok. Kementerian ESDM) Bahlil Perkuat Sinergi Hulu Migas Demi Kejar Target Lifting Nasional 2026
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

Gas CNG Merah Putih Hadir! Hemat 40%, Kompor Lama Tetap Bisa Dipakai

1 week ago
EkonomiTerkini

Bahlil Desak PLN Gerak Cepat Atasi Kegelapan Warga Kalimantan dan Sumatera

1 week ago
EkonomiTerkini

Purbaya Bantah Tuduhan Obligasi Patriot Danantara Jadi Sarana Pencucian Uang

2 weeks ago
EkonomiTerkini

Gas Murah, PHK Mereda! Jurus Bahlil Selamatkan Industri, Buruh Bernapas Lega

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index