By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: BGN Perketat Standar MBG Perbaikan SPPG Untuk Kualitas Layanan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » BGN Perketat Standar MBG Perbaikan SPPG Untuk Kualitas Layanan

MBG

BGN Perketat Standar MBG Perbaikan SPPG Untuk Kualitas Layanan

Adrian
By
Adrian
2 months ago
Share
5 Min Read
Foto : Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana (Sumber : bgn.go.id)
Foto : Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana (Sumber : bgn.go.id)
SHARE

Inversi Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menitikberatkan pada peningkatan kualitas layanan, keamanan pangan, serta kepatuhan terhadap standar operasional yang telah ditetapkan.

Contents
Pengetatan Standar Operasional SPPGMBG sebagai Investasi Jangka Panjang SDM NasionalPenguatan Sistem Pengaduan dan Pengawasan PublikKomitmen Peningkatan Kualitas Berkelanjutan

Upaya pengawasan tersebut dilakukan secara sistematis melalui struktur organisasi yang sudah berjalan tanpa membentuk tim khusus baru. Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa mekanisme pengawasan dalam program MBG telah terintegrasi dalam sistem kerja internal lembaga.

Terdapat tiga wakil kepala yang memiliki tugas masing-masing, termasuk bidang investigasi dan komunikasi publik. Selain itu, terdapat Deputi Pemantauan dan Pengawasan yang bertanggung jawab untuk mengoordinasikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.

“Pengawasan ini bukan melalui pembentukan tim baru, karena secara organisasi sudah ada. Kami memiliki struktur yang berjalan, termasuk deputi pemantauan dan inspektorat yang menangani pengawasan lebih rinci di lapangan,” ujar Dadan usai meresmikan SPPG Pemuda Muhammadiyah di Bekasi, Selasa (21/4).

Ia menegaskan bahwa seluruh mekanisme tersebut dijalankan secara berkelanjutan dengan tujuan meningkatkan mutu layanan Program MBG. Pemerintah menargetkan agar seluruh pelaksanaan program pada tahun 2026 dapat berjalan lebih efektif, tertib, dan sesuai dengan standar keamanan pangan yang berlaku.

Pengetatan Standar Operasional SPPG

Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas, BGN mengambil langkah pengetatan terhadap SPPG yang belum memenuhi persyaratan teknis dan administratif.

Dadan menyampaikan bahwa setiap unit SPPG wajib memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) serta Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai bagian dari standar keamanan pangan.

“SPPG yang tidak memiliki IPAL atau belum mengantongi SLHS akan kami hentikan sementara operasionalnya sampai persyaratan tersebut dipenuhi. Demikian juga yang masih dalam proses pengajuan tetapi belum memenuhi ketentuan,” tegasnya.

Kebijakan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas makanan yang disajikan kepada masyarakat, khususnya penerima manfaat program MBG yang sebagian besar merupakan kelompok rentan seperti anak-anak sekolah.

Baca Juga :

Ini Hal yang Bikin Peserta BUMN Runners Balikpapan Full Senyum
Cuaca Jakarta Rabu 29 Mei 2024, BMKG Prakiraan Cerah Berawan Sepanjang Hari

Saat ini, tercatat sekitar 1.780 SPPG dari total 26.800 unit yang dihentikan sementara operasionalnya. Namun demikian, angka tersebut bersifat dinamis karena proses verifikasi dan perbaikan di lapangan terus berlangsung.

“Jumlah ini dapat berubah sewaktu-waktu karena ada SPPG yang sedang melakukan perbaikan dan pemenuhan standar. Dalam satu atau dua minggu, datanya bisa kembali berubah,” jelas Dadan.

MBG sebagai Investasi Jangka Panjang SDM Nasional

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa Program MBG merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini tidak hanya berfokus pada pemberian makanan bergizi, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam pembangunan generasi masa depan.

Menurutnya, skala program yang mencakup sekitar 82,9 juta penerima manfaat merupakan tantangan besar yang membutuhkan waktu, konsistensi, dan perbaikan berkelanjutan.

“Program ini sangat besar skalanya. Tidak mudah untuk langsung sempurna, tetapi kita terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar tidak ada masalah dalam pelaksanaannya, karena ini menyangkut anak-anak kita,” ujar Zulkifli Hasan.

Ia menambahkan bahwa pemerintah telah mengambil langkah tegas dengan menutup sementara SPPG yang tidak memenuhi standar. Tindakan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan keamanan dan kualitas layanan tetap terjaga.

“Sebanyak 1.780 SPPG telah dihentikan sementara karena tidak sesuai standar. Ini merupakan langkah perbaikan yang tegas demi menjaga kualitas program,” tegasnya.

Penguatan Sistem Pengaduan dan Pengawasan Publik

Selain pengetatan standar, pemerintah juga memperkuat mekanisme pengawasan berbasis partisipasi publik. Sekolah dan masyarakat diimbau untuk aktif melaporkan apabila ditemukan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan program MBG.

BGN menyediakan layanan pengaduan melalui pusat layanan (call center) dan command center yang berfungsi untuk menindaklanjuti laporan secara cepat dan terkoordinasi.

“Kami mendorong sekolah dan masyarakat untuk menyampaikan masukan atau keluhan. Semua laporan akan segera ditindaklanjuti melalui sistem pengawasan yang telah kami siapkan,” kata Zulkifli Hasan.

Komitmen Peningkatan Kualitas Berkelanjutan

Dengan berbagai langkah penguatan tersebut, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas Program Makan Bergizi Gratis. Penyesuaian standar, penghentian sementara SPPG yang belum memenuhi ketentuan, serta penguatan pengawasan menjadi bagian dari proses perbaikan berkelanjutan.

Program MBG diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam pembangunan generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi di masa depan.

You Might Also Like

Audiensi Mahasiswa di DPR, Dasco Sambungkan Langsung Aspirasi ke Bahlil dan Kepala BGN
Tolak Penunggangan Politik, BEM Bersatu Ungkap Dugaan Aktor di Balik Aksi Anti-MBG
Fokus pada Ibu Hamil dan Balita, BGN Pangkas 8 Juta Penerima Makan Bergizi Gratis
BGN Siapkan Evaluasi Besar-besaran MBG, Insentif Dapur Akan Dirombak
BGN Larang Pegawainya Miliki Dapur MBG, Agustina: Hindari Konflik Kepentingan
TAGGED:BGNKualitas LayananLayananMBGPerbaikanPerketatSPPGStandar MBG
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana (Sumber : bgn.go.id) Kepala BGN Luruskan Isu 19.000 Sapi
Next Article Foto : Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana (Sumber : bgn.go.id) BGN Lakukan Transformasi Digital & PERURI sebagai GovTech Indonesia
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiMBG

Baru Sepekan Bicara Bongkar Gurita MBG, Orang Kepercayaan Sony Langsung Jadi Tersangka

2 weeks ago
EkonomiTerkini

Fakta Mengejutkan! MBG Hidupkan UMKM, Tapi Dirusak Korupsi Pejabat

2 weeks ago
Presiden Prabowo Subianto melantik empat pejabat negara baru di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 8 Juni 2026. (Foto: Dok. Youtube Sekretariat Presiden)
PolitikTerkini

Presiden Prabowo Lantik Empat Pejabat Negara Baru di Istana Negara

2 weeks ago
Kejagung menetapkan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana bersama mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi, (4/6/2026). (Foto: Generated AI/Kejaksaan RI)
Terkini

Dadan Cs Jadi Tersangka, Kejagung Ungkap Dugaan Terafiliasi Yayasan SPPG Hingga Markup Motor Listrik, Sepatu, dan Tablet

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index