Inversi Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan program pemenuhan gizi masyarakat di Indonesia.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah membuka kesempatan bagi tenaga pendukung profesional untuk bergabung dalam Direktorat Promosi dan Kerja Sama. Rekrutmen ini bertujuan untuk memperkuat kegiatan edukasi, komunikasi, serta promosi gizi kepada masyarakat secara lebih luas, efektif, dan berkelanjutan.
Kebutuhan tenaga pendukung ini dilaksanakan melalui mekanisme pemilihan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya BGN dalam memastikan bahwa setiap program edukasi gizi dapat berjalan dengan optimal, terstruktur, dan memiliki dampak nyata terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya pola makan sehat dan seimbang.
Dalam pengumuman resmi yang disampaikan, terdapat dua posisi strategis yang dibutuhkan, yaitu Tenaga Pendukung Edukasi Pemenuhan Gizi serta Tenaga Pendukung Graphic Designer & Multimedia Content.
Kedua posisi ini memiliki peran penting dalam mendukung penyebaran informasi gizi yang mudah dipahami oleh masyarakat melalui berbagai media komunikasi modern.
Tenaga Pendukung Edukasi Pemenuhan Gizi
Posisi pertama adalah Tenaga Pendukung Edukasi Pemenuhan Gizi sebanyak satu orang. Tenaga ini akan berperan dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan promosi dan edukasi gizi di masyarakat.
Lingkup pekerjaan meliputi penyusunan rencana kerja dan jadwal kegiatan promosi gizi nasional, persiapan bahan komunikasi, informasi, dan edukasi seperti leaflet, poster, video, serta materi digital lainnya. Selain itu, tenaga pendukung juga bertugas melaksanakan kegiatan edukasi gizi kepada masyarakat sesuai dengan sasaran yang telah ditentukan.
Tidak hanya itu, tenaga pendukung juga bertanggung jawab dalam penyusunan jadwal kegiatan, daftar peserta, serta kebutuhan logistik yang diperlukan dalam pelaksanaan program. Dalam proses pelaksanaan, tenaga ini juga berperan sebagai fasilitator dalam berbagai kegiatan seperti penyuluhan, sosialisasi, pelatihan, dan kampanye gizi seimbang.
Dari sisi administrasi, tenaga pendukung diwajibkan mengumpulkan data kehadiran peserta, hasil evaluasi kegiatan, serta umpan balik yang diberikan masyarakat. Seluruh data tersebut kemudian disusun dalam bentuk laporan kegiatan harian, mingguan, atau bulanan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Kualifikasi yang dibutuhkan untuk posisi ini mencakup Warga Negara Indonesia, pria maupun wanita, dengan pendidikan minimal SMA atau sarjana.
Pelamar juga diharuskan memiliki kemampuan mengoperasikan komputer, memiliki komunikasi yang baik, berintegritas, bertanggung jawab, serta mampu bekerja dalam tim. Selain itu, pelamar diharapkan memiliki semangat belajar dan kemampuan analisis serta pemecahan masalah yang baik.
Secara khusus, pelamar diharapkan memahami konsep edukasi gizi atau kesehatan masyarakat, mampu merancang dan melaksanakan kegiatan promosi gizi, serta menguasai teknik komunikasi publik dan penggunaan media digital.
Tenaga Pendukung Graphic Designer & Multimedia Content
Posisi kedua adalah Tenaga Pendukung Graphic Designer & Multimedia Content sebanyak satu orang. Posisi ini memiliki peran penting dalam pengembangan media edukasi gizi yang kreatif, menarik, dan mudah dipahami oleh masyarakat luas.
Lingkup pekerjaan mencakup identifikasi kebutuhan media edukasi berdasarkan sasaran program, perencanaan anggaran kegiatan, hingga koordinasi dengan tim teknis terkait pengembangan konten. Tenaga ini juga bertanggung jawab dalam menyusun rencana kerja pengembangan media edukasi gizi dalam berbagai format, baik cetak, digital, maupun audiovisual.
Selain itu, tenaga pendukung juga harus mampu mengadaptasi materi edukasi ke dalam bentuk infografis, video, maupun desain visual yang menarik. Proses pengembangan konten dilakukan dengan melibatkan masukan dari para ahli atau validator agar informasi yang disampaikan tetap akurat dan sesuai dengan standar gizi nasional.
Dalam pelaksanaannya, tenaga ini juga menyusun naskah, storyboard, atau brief desain sebelum proses produksi media dilakukan. Setelah media selesai dibuat, dilakukan proses quality control untuk memastikan kualitas hasil akhir. Apabila diperlukan, perbaikan atau penyempurnaan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi.
Dari sisi administrasi, tenaga ini wajib menyusun laporan berkala, mendokumentasikan seluruh proses pengembangan media, serta mendukung pelaksanaan mekanisme administrasi sesuai prosedur yang berlaku.
Kualifikasi yang dibutuhkan antara lain Warga Negara Indonesia, pendidikan minimal SMA atau sarjana, serta pengalaman kerja minimal lima tahun di instansi pemerintah atau swasta. Pelamar juga diharapkan memiliki keterampilan desain grafis dan editing video menggunakan perangkat lunak seperti Adobe Illustrator, Canva, atau Adobe Premiere Pro. Kemampuan dalam menyusun materi edukasi digital seperti infografis, video, dan brosur menjadi nilai tambah penting.
Tata Cara Pendaftaran
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui formulir resmi yang telah disediakan oleh BGN. Calon pelamar diwajibkan mengisi formulir pendaftaran serta mengunggah dokumen persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku. Batas akhir pendaftaran ditetapkan pada hari Jumat, 27 Maret 2026 pukul 15.59 WIB.
Hanya pelamar yang memenuhi persyaratan yang akan dihubungi oleh pejabat pengadaan Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi melalui email atau telepon untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya. Informasi terkait format lamaran dan surat pernyataan juga telah disediakan melalui tautan resmi yang telah diumumkan.
Komitmen Penguatan Edukasi Gizi Nasional
Rekrutmen tenaga pendukung ini merupakan bagian dari paket pengadaan tahun anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Deputi Promosi dan Kerja Sama BGN. Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas edukasi gizi di Indonesia, khususnya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola makan sehat, seimbang, dan bergizi.
BGN menegaskan bahwa setiap proses pengadaan dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Hal ini menunjukkan komitmen lembaga dalam menghadirkan tata kelola yang profesional serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang gizi.
Dengan adanya tenaga pendukung yang kompeten di bidang edukasi dan desain multimedia, diharapkan program promosi gizi nasional dapat menjangkau masyarakat lebih luas dengan cara yang lebih kreatif, informatif, dan mudah dipahami.
Pada akhirnya, langkah ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang demi mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berkualitas.