INVERSI.ID – Ponsel legendaris era 2000-an, BlackBerry, kembali mencuri perhatian. Kali ini bukan dari kalangan profesional atau eksekutif, melainkan dari generasi muda Gen Z. Tren ini mencuat di media sosial, terutama TikTok, di mana tagar #blackberry telah digunakan lebih dari 127 ribu kali per 12 Juni 2025.
Fenomena ini menunjukkan antusiasme baru terhadap ponsel berkeyboard fisik yang ikonik. Ribuan video memperlihatkan Gen Z membeli BlackBerry bekas dari platform e-commerce atau memamerkan ponsel milik orang tua mereka yang telah dihias ulang. Tak sedikit yang menyebut suara keyboard fisik BlackBerry cocok untuk konten ASMR.
“Saya sudah muak dengan Apple, saya rela menyerahkan hampir segalanya demi sebuah BlackBerry!” tulis salah satu pengguna TikTok.
Apakah BlackBerry Masih Layak Digunakan?
Meski tampak keren secara estetika, pertanyaan terbesar tetap: apakah BlackBerry masih relevan secara fungsional?
Perlu diketahui, BlackBerry resmi menghentikan produksi ponsel pada 2016. Artinya, semua perangkat yang kini beredar di pasaran adalah produk lawas yang tidak lagi mendapatkan pembaruan sistem operasi. Selain rentan terhadap masalah keamanan, banyak aplikasi populer seperti WhatsApp, Telegram, dan Spotify juga tidak lagi berjalan optimal — bahkan sering tidak bisa digunakan sama sekali.
Spesifikasi Tertinggal Jauh
Dari sisi spesifikasi, perangkat seperti BlackBerry Classic hanya dibekali kamera 8 MP, penyimpanan internal 16 GB, dan RAM 2 GB. Bandingkan dengan ponsel masa kini seperti Samsung Galaxy Z Fold 6 yang sudah menawarkan kamera canggih, RAM 12 GB, dan penyimpanan minimal 512 GB.
Performa yang jauh tertinggal ini membuat BlackBerry tidak cocok untuk pengguna aktif yang membutuhkan aplikasi multitasking, media sosial, dan fitur modern lainnya.
Tantangan Kompatibilitas Jaringan
Masalah lain yang kerap dihadapi pengguna BlackBerry lawas adalah jaringan. Banyak operator seluler telah menghentikan dukungan untuk jaringan 3G — jaringan utama yang digunakan BlackBerry — dan beralih sepenuhnya ke 4G atau 5G.
Beberapa pengguna di forum Reddit mengeluhkan sulitnya mencari operator yang masih kompatibel. Akibatnya, perangkat sering kehilangan sinyal atau tidak bisa digunakan untuk telepon dan internet.***