By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Bulog Gandeng Gen Z, Peluang Bisnis Rantai Pasok Pangan dari Rumah
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Bulog Gandeng Gen Z, Peluang Bisnis Rantai Pasok Pangan dari Rumah

Ekonomi

Bulog Gandeng Gen Z, Peluang Bisnis Rantai Pasok Pangan dari Rumah

Syahrul Munir
By
Syahrul Munir
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
8 months ago
Share
3 Min Read
SHARE

inversi.id – Perum Bulog mendorong generasi muda, terutama Gen Z, aktif menjadi pelaku rantai pasok pangan nasional. Tujuannya: memperkuat distribusi, menjaga kestabilan harga, dan memastikan ketahanan pangan Indonesia tetap tangguh serta berkelanjutan.

Direktur Bisnis Perum Bulog Febby Novita menilai anak muda kini punya ruang besar untuk ikut menjaga ketahanan pangan dengan menjadi bagian dari distribusi bahan pokok secara mandiri dan fleksibel dari rumah.
“Gen Z bisa ikut menyalurkan beras SPHP, minyak goreng, gula, dan komoditas lain,” ujarnya dalam Nusantara Food Summit 2025 di Tangerang, sebagaimana keterangan di Jakarta, Senin.

Menurut Febby, dukungan platform digital membuat jaringan distribusi kian luas sekaligus membuka peluang cuan bagi anak muda, sembari berkontribusi pada perekonomian. “Tak perlu punya toko; cukup dari rumah, bermodalkan platform digital,” katanya.

Bulog membuka peluang kolaborasi di berbagai mata rantai:

  • On-farm: kerja sama dengan petani dan gapoktan.
  • Penggilingan: penyediaan bahan baku untuk pabrik penggilingan Bulog di sentra produksi.
  • Pergudangan: pengembangan gudang komoditas untuk memperkuat cadangan.

“Kapasitas gudang kami saat ini sekitar 3,8 juta ton, namun kebutuhan terus bertambah. Anak muda yang punya lahan bisa bangun gudang dan bekerja sama dengan Bulog,” tutur Febby.

Bulog juga mengelola jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) yang kini telah berkembang menjadi lebih dari 27.000 titik di seluruh Indonesia, ruang masuk yang menjanjikan bagi wirausaha muda pangan.

Febby menyebut situasi pangan nasional menunjukkan tren positif. Tahun 2025 ini Indonesia tidak melakukan impor beras, seiring dorongan peningkatan produksi dalam negeri. Bulog memainkan dua peran sekaligus: menyerap gabah/beras di hulu dan menstabilkan harga di hilir.
“Ketika harga naik di suatu daerah, Bulog harus turun melakukan operasi stabilisasi,” tegasnya.

Sepanjang tahun ini, produksi beras diproyeksikan 34 juta ton setara beras, sementara konsumsi sekitar 31 juta ton per tahun. Meski begitu, pemerintah tetap menjaga ketersediaan di semua wilayah, termasuk daerah sulit seperti pegunungan Papua, meski biaya distribusinya lebih tinggi.

Sebagai BUMN pangan, Bulog juga membuka kolaborasi komersial yang lebih dinamis: pemasaran ayam, telur, daging, cabai, dan komoditas pangan lain. “Ini momentum bagi generasi muda: dari petani menjadi founder, dari lokal menembus nasional,” ujar Febby.

Baca Juga :

Link Nonton The Player 2: Master of Swindlers Episode 3-4 Sub Indo
Link Nonton Agents of Mystery Sub Indo, Sinopsis dan Daftar Pemain

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN
Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat
Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite
TAGGED:Bulogdistribusi berasGen Z pangangudang komoditasketahanan panganRPK BulogSPHP
Share This Article
Facebook Email Print
Share
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
Previous Article Foto : Para siswa SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo Pendidikan Inovasi SMA Muhipo Dalam Olahraga, Akademik, dan Budaya
Next Article Toyota Bidik Investasi Bioetanol di RI, Dukung Mandatori E10
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

Bahlil Bongkar Faktanya! 87% Batu Bara PLN Sudah Aman, Tak Perlu Panik

PLN Ambil Tanggung Jawab Pemadaman di Pulau Jawa! Gangguan Listrik Karena Masalah Internal

Inflasi Stabil, Ekonomi Indonesia Tumbuh Solid dan Tahan Guncangan Global

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

Kabar Gembira 1 Juli! B50 Lolos Uji Alat Berat, Impor Solar C48 Siap Diakhiri

4 days ago
EkonomiTerkini

PLN Masih Cari 20 Juta Ton Batu Bara, Bahlil Jamin Indonesia Tak Akan Mati Lampu

4 days ago
EkonomiPildun 2026Terkini

Piala Dunia 2026 Diserbu Judol, Polisi Putar Otak Kejar Bandar

5 days ago
Ekonomi

Perang Reda, BBM Tetap Aman! Jurus Bahlil Ini Tuai Pujian

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index